www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Selama Pandemi Covid-19, Bank di Riau Beri Keringanan Kredit Rp11,18 Triliun
 
Cabuli 9 Muridnya di Ruang Kelas, Guru SD Ini Diamankan Aparat
Minggu, 17 November 2019 - 08:59:13 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

MEDAN - Seorang oknum guru Sekolah Dasar (SD) diamankan petugas Unit PPA Satreskrim Polres Karo, Sumatera Utara (Sumut). Pria berinisial AT (52) itu diduga melakukan pencabulan terhadap 9 orang anak di bawah umur.

Para korban terdiri dari siswi di salah satu SD Negeri yang ada di Kabanjahe. Kesembilan korban diantaranya EA (8), FK (7), SN (7), AE (7), NS (7), OE (8), LS (7), NB (10), dan SA (8).

Kapoles Karo AKBP Benny Hutajulu mengatakan, AT diamankan atas laporan dari ET orangtua dari salah satu korban. "Diamankan Sabtu 16 November 2019 sekira pukul 11.00 WIB. Di mana laporan yang masuk ke kita Jumat 15 November 2019," ujarnya saat dimintai konfirmasi, Minggu (17/11/2019).

Berdasarkan informasi dari ibu korban EA, pria yang juga wali kelas itu diduga mencabuli anaknya di ruang kelas. Peristiwa itu, terjadi pada Kamis (16/11) dikutip dari Detik.

Aksi biadab ini terungkap, berawal dari rasa ketakutan korban EA untuk sekolah. Ia meminta agar ibunya mengantar dan menjemputnya saat sekolah.

"Sehingga pelapor bertanya kenapa anaknya takut, dan anak pelapor menceritakan bahwa ada seorang guru telah melakukan perbuatan cabul terhadap dirinya," terang Benny.

Mengetahui apa yang terjadi sang anak, orang tua EA langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak sekolah. Laporan itu di tampung oleh Guru Agama yang bernama Debora Br Sitpu, dan pelapor menjelaskan kejadian tersebut kepada guru agama.

Selanjutnya guru agama menanyakan kepada murid-murid di kelas 1. Dari situ diketahui, sebanyak 9 orang murid perempuan mengaku pernah dilecehkan oleh terlapor.

"Selanjutnya pelapor bersama dengan murid yang mengalami pelecehan seksual bersama orangtuanya membuat laporan polisi Ke Polres Tanah Karo," jelasnya.

"Oknum guru tersebut melanggar Pasal 82 ayat (1) dari Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang. Hukumannya maksimal 15 tahun penjara," tandas Benny. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiBejat, Saat Orang Tua Ibadah Kebaktian Pemuda di Pekanbaru Cabuli Balita 4 Tahun
Pelaku pencurian yang diamankan.Barang Curian Dijual Via Medsos, Seorang Residivis di Inhu Diamankan Polisi
Tersangka RN diduga pengedar sabu sabu, ditangkap polisi dekat TPU Desa Muara Jaya, Kepenuhan, saat akan bertransaksi.Transaksi Sabu di Dekat TPU Muara Jaya, Petani Muara Dilam Rohul Diciduk Polisi
  Pemusnahan barang bukti sabu dengan cara diblender.Polres Rohil Musnahkan 123,92 Gram Barang Bukti Sabu dari 3 Perkara
Achmad YuriantoData Pasien Tes Covid-19 Dijual Online, Yurianto: Kita Serahkan ke Polisi
Polresta Pekanbaru saat membawa tersangka H (30) di RS Bhayangkara Polda Riau, Kamis (4/6/2020). Foto: RiauposMelawan Saat Ditangkap, Polresta Pekanbaru Tembak Tersangka Pembunuh Anak Tiri

 
Berita Lainnya :
  • Selama Pandemi Covid-19, Bank di Riau Beri Keringanan Kredit Rp11,18 Triliun
  • Gerindra Bengkalis Usulkan 3 Nama Maju di Pilkada, Termasuk Ahmad Syah Harrofie
  • 10 Merek Mobil Terlaris Januari–Juni 2020, Suzuki Bayangi Honda
  • Benarkah Nasi Padang Jadi Sumber Penularan Covid-19?
  • Didukung PAN, Halim-Komperensi Siap Melenggang di Pilkada Kuansing
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved