www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Seorang Warga Inhu Ditemukan Tewas, Diduga Kejang-kejang Saat Mandi di Sungai
 
Bikin Order Fiktif, Komplotan Ini Dulang Untung Rp1 Juta Per Hari dari Go-Food
Jumat, 25/10/2019 - 21:35:08 WIB
Polda Jatim tangkap komplotan pengorder fiktif Go-Food. FOTO: Merdeka
Polda Jatim tangkap komplotan pengorder fiktif Go-Food. FOTO: Merdeka

JAKARTA - Polisi membongkar transaksi fiktif yang terjadi pada aplikasi Go-Food. Dari modus transaksi fiktif ini, para pelaku berhasil meraup keuntungan Rp600 ribu hingga Rp1 juta per hari.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menyatakan, komplotan order Go-Food fiktif ini diketahui berasal dari kawasan Malang. Setidaknya, ada enam tersangka yang berhasil diringkus polisi dari kasus ini.

Di antaranya berinisial MZ (30), warga Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Malang; FG (29), warga Bandungrejo, Kecamatan Sukun, Malang; JA (23), warga Bandungrejo, Sukun, Malang. Lalu juga ada AA (37), warga Jodipan, Blimbing, Malang; TS (35), warga Sukun, Malang; dan terakhir AR (32), warga Kota Lama, Kedung Kandang, Kota Malang.

"Keenam tersangka kita tangkap dengan perannya masing-masing," ujarnya, Jumat (25/10/2019).

Ia menjelaskan, terkait dengan kasus ini, tersangka FG, TS, AR, dan JA berperan sebagai costumer fiktif. Mereka yang membuat akun dan order fiktif. Lalu, untuk tersangka MZ dan AA, berperan sebagai pemilik restoran fiktif dan telah memiliki akun Gobiz fiktif.

"Keenam orang yang telah berbagi peran ini kemudian melakukan tugasnya masing-masing," tandasnya, dilansir merdeka.

Dengan menggunakan akun-akun fiktif ini, para tersangka kemudian menggunakan Gopay yang memiliki voucher diskon pada aplikasi Go-Jek. Dengan voucher tersebut, para customer fiktif tidak perlu lagi membayar ke aplikasi Go-Jek senilai makanan yang dibeli. Namun dalam kasus ini pihak Go-food tetap membayar kepada akun restoran fiktif.

Dalam sehari, para tersangka dapat melakukan transaksi minimal 100 kali transaksi. Polisi menghitung, setidaknya mereka dapat meraup keuntungan bersih masing-masing Rp600 ribu hingga Rp1 juta setiap harinya.

"Dari pengakuan sementara para tersangka, mereka melakukan penipuan ini sejak Juli 2019. Nilai kerugian dari pihak aplikator terhitung puluhan juta," tegasnya.

Dari tangan para tersangka, polisi menyita 30 handphone, dan sisa keuntungan sebesar Rp12 juta.

Sementara itu, Alfianto Domy Aji, Regional Head Corporate Affais Go-Jek Wilayah Jatim & Bali Nusra, mengapresiasi pengungkapan order fiktif ini.

"Go-Jek berkolaborasi dengan Polda Jatim mengungkap pelaku order fiktif dan menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kesigapan dan kecepatan tim Cyber crime Polda Jatim dalam menindak tegas pelaku order merchant fiktif," tukasnya.

Terkait dengan kasus ini, polisi menjerat para tersangka dengan pasal 35 jo pasal 51 ayat 1 UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 tahun 2008 tentang ITE, dan/atau pasal 378 KUHP tentang penipuan. (*)




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Anggota TNI gadungan di Bantul tipu daya para janda.TNI Gadungan Tipu Para Janda dengan Modus Ini
Tersangka dan uang palsu yang dibeli dari E.Pria Ini Beli Uang Palsu Rp21 Juta Seharga Rp 5 Juta
Ilustrasi.110 Perkara Diterima LBH Pekanbaru, Mulai Penipuan Pinjol hingga Pencemaran Sungai Siak
  Pelaku saat diamankan dan diinterogasi.Spesialis Tipu Proyek Masjid, Satpol PP Gadungan Dijebak Warga di Hotel
Polda Jatim tangkap komplotan pengorder fiktif Go-Food. FOTO: MerdekaBikin Order Fiktif, Komplotan Ini Dulang Untung Rp1 Juta Per Hari dari Go-Food
IlustrasiIRT di Riau Ngaku Bisa Masukkan Kerja di Pemerintahan, Ternyata Penipu!

 
Berita Lainnya :
  • Seorang Warga Inhu Ditemukan Tewas, Diduga Kejang-kejang Saat Mandi di Sungai
  • Mendagri Instruksikan Percepatan Penanganan COVID-19 di Lingkungan Pemda
  • Cegah Covid-19, Ini Daftar Larangan PSBB
  • Terkait Korupsi Bupati Bengkalis, KPK Telusuri Aliran Dana ke DPRD
  • 17 Dokter Meninggal Selama Pandemi Corona di Indonesia, Berikut Daftarnya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved