www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Blue-E, Smart Card yang akan Gantikan Buku KIR
 
Tulang Keropos, Tersangka Karhutla PT SSS Ajukan Penangguhan Penahanan
Minggu, 13 Oktober 2019 - 12:38:32 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PEKANBARU - Makhfuzat Zein,SH.MH, penasehat Hukum tersangka AOH (53), perwakilan PT Sumber Sawit Sejahtera (PT SSS) yang telah ditetapkan tersangka oleh Polda Riau dalam kasus Karhutla, akan mengajukan permohonan penangguhan penahanan kliennya.

Permohonan itu mengingat AOH mengidap penyakit tulang keropos. Hasil diagnosa ini berdasarkan keterangan pemeriksaan tim medis. Sehingga perlu mendapatkan penanganan khusus guna menjaga kesehatan tubuh kliennya itu.

"Upaya mengajukan permohonan penangguhannya (AOH) ada, kan sesuai dengan KUHAP. Dimana tersangka kini berumur 53 tahun (tua) ditambah lagi, dia mengidap penyakit tulang keropos. Ini kan perlu penanganan khusus dari tim medis," ucap Zein kepada halloriau.com, Minggu (13/10/2019).

Lebih lanjut, Zen mengatakan pihak penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau tidak mendapatkan bukti-bukti yang kuat terkait penetapan tersangka kliennya dalam perkara tersebut. Menurut dia, apakah bukti itu dibakar atau memang orang suruhannya.

"Kalau kita menilai, dari hasil proses penyelidikan dan penyidikan pihak kepolisian. Keterlibatan secara langsung perusahaan (Karhutla), itu tidak ada ditemukan," terang Zen.

Meski demikian, sejatinya, Zen mengatakan berdasarkan Undang-Undang mengharuskan bahwa setiap pemilik areal konsesi perusahaan dan pemilik izin usaha itu, kata Zen harus menjaga arealnya dari tindak pidana kebakaran lahan.

"Jadi kita itu dituduhkan dengan adanya kelalaian terhadap lahan yang diberikan izin yang terjadi kebakaran di dalam itu. Namun, tidak ada indikasi kaitannya dengan kita," tegas Zen.

Sebelumnya, Satgas Gakkum Karhutla Polda Riau lalu telah menetapkan PT SSS sebagai tersangka kebakaran hutan. Sebagai perwakilannya, perusahaan mengutus dua orang yang diduga sebagai pihak yang bertanggung jawab sesuai akte kesepakatan bersama.

Dua orang itu, diantaranya AOH sebagai Pjs Manager Operasional (MO) PT SSS, kini sudah ditahan Polda Riau. Sementara tersangka satunya lagi inisial EBHL selaku Dirut PT SSS belum ditahan.

Penulis : Helmi
Editor : Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiDirektur PT DSI Ditetapkan Sebagai Tersangka Pembakar Lahan di Riau
Rokok merk Luffman yang berhasil digagalkan penyelundupannya.Ditpolairud Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Rokok Luffman Ilegal dari Luar Negeri
KPKKPK Periksa 4 Saksi Kasus Suap Proyek Jalan Bengkalis di Polda Riau
  Tersangka dan batang bukti.Bawa 15 Kg Sabu, Dua Orang Kurir Jaringan Internasional Terancam Hukuman Mati
Ilustrasi KarhutlaKejati Riau Akan Beri Hukuman Maksimal Bagi Tersangka Korporasi Karhutla
Pemusnahan puluhan kilogram narkoba oleh Polda Riau.Lindungi Generasi Bangsa, GRANAT Pekanbaru Apresiasi Polda Riau Ungkap Narkoba

 
Berita Lainnya :
  • Blue-E, Smart Card yang akan Gantikan Buku KIR
  • Ingin Jadi Boneka Ken, Remaja Pria Ini Dandan 4 Jam Sebelum Berangkat Sekolah
  • Fakultas Hukum UIR Terima Kunjungan Bawaslu Pekanbaru
  • Pemprov Riau Telah Salurkan BLT Covid-19 ke 11 Kabupaten dan Kota
  • Temukan Aplikasi Ini di HP Mu? Buruan Hapus Kalau Tak Mau Diserang Malware
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved