www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Fatwa Muhammadiyah: Tak Perlu Tarawih di Masjid Selama Corona
 
IRT di Riau Ngaku Bisa Masukkan Kerja di Pemerintahan, Ternyata Penipu!
Selasa, 01/10/2019 - 11:17:32 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PEKANBARU - Modus penipuan bisa menjamin kerja sebagai pegawai di pemerintahan kembali terjadi di Kota Pekanbaru. Seorang pelaku inisial FPD (33) berhasil ditangkap Polda Riau. Pelaku yang merupakan ibu rumah tangga ini berhasil meraup Rp480 juta, dan berencana kabur ke Jawa.

"Pelaku ditangkap di Kuansing. Lambat sedikit mungkin tak jumpa. Rencananya pelaku akan kabur ke Jawa setelah menjual harta bendanya," kata Kasubdit III Ditreskrimum Polda Riau AKBP M Khalid melalui Kanit Jatanras, Kompol J Sitanggang, Selasa (1/10/2019).

Terungkanya kasus ini saat pelaku bertemu dengan salah satu korban dan mengaku dapat memasukan bekerja sebagai pegawai di pemerintah dengan mudah. Sejatinya kata Sitanggang, pengakuan pelaku diperkuat kabar dari mulut ke mulut, bahwa sudah ada yang masuk bekerja.

"Jumlah korbannya sudah ada 53 orang dengan menyetor sejumlah uang yang diminta pelaku," sambung Sitanggang.

Selain itu, lebih meyakinkan lagi pelaku mengaku suaminya yang bekerja di kantor DPRD sebagai seorang sopir, mengenal dekat dengan para pejabat. Artinya dia bisa dengan sangat mudah membantu proses masuk bekerja di pemerintahan.

"Untuk keuntungan pelaku dari para korbanya hasil menipunya, sebesar Rp480 juta. Dan itu uangnya bervariasi mulai paling kecil Rp2 juta hingga Rp35 juta," tutur Sitanggang.

Usai menerima uang, pelaku mengatakan korban akan dipanggil bekerja tanpa harus menunggu lama. Namun janji tinggal janji, ucapan pelaku tak kunjung berujung. Tak pelak, korban mengambil jalur hukum untuk meminta keadilan.

"Upaya korban sudah habis, janji awal pelaku tak bisa dipegang. Usai melapor, kita langsung menyelidiki keberadaan pelaku. Saat itu tengah berada di Kuansing, rencananya akan ke Jawa (kabur,red)," terang Sitanggang.

Untuk diketahui, kasus ini terjadi pada bulan Juli 2019 lalu. Kini aparat tengah melakukan penyelidikan terhadap tersangka dan dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan.

Penulis : Helmi
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Anggota TNI gadungan di Bantul tipu daya para janda.TNI Gadungan Tipu Para Janda dengan Modus Ini
Pelaku saat diamankan dan diinterogasi.Spesialis Tipu Proyek Masjid, Satpol PP Gadungan Dijebak Warga di Hotel
Tersangka dan uang palsu yang dibeli dari E.Pria Ini Beli Uang Palsu Rp21 Juta Seharga Rp 5 Juta
  IlustrasiTarik Menarik dengan Jamret, IRT di Pekanbaru Terpental ke Jalan
IRT dan barang bukti sabu yang diamankan.IRT Pemilik Sabu di Rohil Diringkus Polsek Bangko
Secarik surat diduga ditulis ibu rumah tangga di Pekanbaru yang ditemukan tewas gantung diri. Foto: AntaraIRT di Bukit Raya Ditemukan Tewas Tergantung, Ada Secarik Surat Ditulis untuk Anaknya

 
Berita Lainnya :
  • Fatwa Muhammadiyah: Tak Perlu Tarawih di Masjid Selama Corona
  • Imbas Corona, Paket Pekerjaan Fisik DAK Kepulauan Meranti Rp91 Miliar Batal Dilelang
  • Akhirnya! Satu Pasien Positif Corona di Riau Sembuh dan Dipulangkan
  • Anggota DPR Achmad Gandeng Awal Bross Semprot Disinfektan 12 Fasilitas Umum di Rohul
  • Datangi KSOP, Masyarakat Minta TKI Non Meranti Tidak Diturunkan Lagi di Selatpanjang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved