www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Korban Bertambah, Wakil Presiden Iran Positif Terinfeksi Virus Corona
 
BC Dumai Gagalkan Penyelundupan Satwa Dilindungi Jenis Belangkas
Rabu, 11/09/2019 - 19:59:08 WIB
 BC Dumai ekspos penyelundupan satwa dilindungi, Belangkas.
BC Dumai ekspos penyelundupan satwa dilindungi, Belangkas.

DUMAI - Bea dan Cukai (BC) Dumai berhasil mengagalkan upaya penyelundupan satwa dilindungi jenis Belangkas di daerah Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (3/9/2019) Pukul 18.30 WIB.

Belangkas yang diamankan sebanyak 32 Box Fiber dengan total 2.943 Ekor Belangkas/Xiphosura jenis Carcinoscorpius rotundicauda (belangkas padi) dalam keadaan mati.

Penangkapan Berdasarkan Informasi masyarakat bahwa akan ada kegiatan penyelundupan satwa yang dilindungi dari Wilayah Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir yang akan dikirim ke Malaysia melalui pelabuhan di wilayah Panipahan.

Hal itu disampaikan Kepala BC Dumai Fuad Fauzi melalui Kasi PLI (Penyuluhan Layanan Informasi) BC Dumai Gatot Kuncoro didampingi jajarannya, dalam konferensi pers dikantor BC Dumai, Rabu (11/9/2019) pukul 19.00 WIB.

Hadir dalam kegiatan itu perwakilan kepala seksi BBKSDA wilayah Dumai Nurzaman, perwakilan Lanal Dumai dan undangan lainnya.

"Atas informasi tersebut pada tanggal 3 September 2019 tim BC Dumai melakukan patroli di perairan Panipahan untuk melakukan pemeriksaan sarana pengangkut yang melakukan kegiatan ekspor," ungkap Gatot.

Sekitar pukul 18.15 WIB tim patroli KPPBC TMP B Dumai mendekati kapal KM MITRA BAHARI JAYA - 89 GT 98 yang sedang melakukan pemuatan fiber ikan di dermaga Gudang PAIKIA yang informasinya akan melakukan ekspor hasil laut ke Malaysia.

Kemudian, katanya, tim patroli beserta petugas Hanggar KPPBC TMP B Dumai melakukan pemeriksaan muatan kapal tersebut dengan membuka fiber dan menemukan 32 box fiber yang berisi satwa yang dilindungi berupa Belangkas.

"Tim berkordinasi dengan petugas Karantina ikan dan BBKSDA Dumai dan menyatakan bahwa Belangkas! Xiphosura jenis Cacinoscorplus rotundicauda (belangkas padi) termasuk satwa yang dilindungi," jelasnya.

Tim juga melakukan pencarian terhadap pemilik 32 fiber box yang berisi satwa yang dilindungi berupa Belangkas tetapi tempat kediaman yang diduga pemilik barang telah kosong.

Kemudian 32 fiber box yang berisi satwa yang dilindungi berupa Belangkas dibawa ke KPPBC TMP B Dumai untuk proses lebih lanjut. Belangkas tanpa dilengkapi dengan dokumen yang dalam keadaan mati.

"Dari hasil pemeriksaan terhadap saksi-saksi bahwa pihak yang bertanggungjawab atas kepemilikan 32 box fiber yang berisikan belangkas tersebut belum ditemukan keberadaannya. Selanjutnya Tim Penindakan dan Penyidikan KPPBC TMP B Dumai membawa muatan berupa 32 Box Fiber yang berisikan Belangkas tersebut ke KPPBC TMP B Dumai untuk proses lebih lanjut," beber Gatot lagi.

Modusnya mengekspor Belangkas dengan fiber box yang biasanya digunakan untuk menyimpan ikan segar.

Perkiraan nilai barang sekitar Rp.147.150.000. Potensi kerugian negara Immateriil akibat perdagangan ilegal satwa yang dilindungi mengancam kepunahan dan mengakibatkan kerusakan ekosistem.

Pelaku diduga melanggar Pasal 21 ayat (2) UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya jo. Pasal 40 ayat 2. Ancaman 5 tahun penjara.

Tangkapan ini dilimpahkan ke BBKSDA Pekanbaru wilayah kerja Dumai untuk proses lebih lanjut.

Penulis: Bambang
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudistira memberikan keterangan pers terkait pengungkapan 7 Kg sabu.Seorang Napi Kendalikan 7 Kg Sabu dari Balik Jeruji Lapas Pekanbaru
Barang bukti yang diamankan.Lanal Dumai Gagalkan Penyelundupan 11,6 Kg Sabu dan 63 Ribu Butir Pil Ekstasi
Penangkapan 10 Kilogram sabu dan 30.000 butir pil ekstasi yang dikirim dari Malaysia ke Indonesia.BNN dan BC Dumai Ungkap Penyelundupan 10 Kg Sabu dan 30.000 Butir Ekstasi Jaringan Malaysia
  Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudistira memimpin konferensi pers penangkapan 7 kilogram sabu asal Malaysia di Mapolres Dumai, Selasa (25/2/2020).Sempat Terjadi Aksi Kejar-kejaran, Polres Dumai Gagalkan Transaksi 7 Kg Sabu Asal Malaysia
Tim gabungan BNN dan BC Dumai gagalkan upaya penyelundupan 10 kilogram sabu dan 30 ribu butir pil ekstasi asal Malaysia.10 Kg Sabu dan 30 Ribu Ekstasi Diamankan dari Kurir Narkoba saat Berbelanja di Alfamart Dumai
Ilustrasi pekerja tewas tertimpa cranePekerja Tewas Tertimpa Crane, Kontraktor Proyek Tol Pekanbaru-Dumai Dievaluasi

 
Berita Lainnya :
  • Korban Bertambah, Wakil Presiden Iran Positif Terinfeksi Virus Corona
  • Pengamat Ini Beri Saran Sebaiknya Ketua Golkar Riau Terpilih Kader yang "Berdarah-darah" Besarkan Partai
  • Lewati Fit and Proper Test di DPP PKS, Normansyah: Tinggal Tunggu Ridho Allah
  • DPRD Riau Sambut Baik Rencana Gubri Bakal Mutasi Kepsek Bermasalah
  • Dramatis! Olympiakos Singkirkan Arsenal
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved