www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Malam Ini Riau Berpotensi Hujan, BMKG: Waspada Angin Kencang dan Petir
 
Asap Karhutla di Riau, Alumni Unri Gugat Presiden Jokowi
Rabu, 11 September 2019 - 05:55:21 WIB
Ketua Divisi Hukum Ikatan Keluarga Alumni Unri Fitrianedia SH MKN dan Alumni FH Unri, Devi Indriani SG didampingi pengurus lainnya memegang draft gugatan Class Action, Selasa (10/9/2019). Gugatan ditujukan kepada Presiden, Menteri, Gubernur Riau hingga Bupati/Wali Kota.
Ketua Divisi Hukum Ikatan Keluarga Alumni Unri Fitrianedia SH MKN dan Alumni FH Unri, Devi Indriani SG didampingi pengurus lainnya memegang draft gugatan Class Action, Selasa (10/9/2019). Gugatan ditujukan kepada Presiden, Menteri, Gubernur Riau hingga Bupati/Wali Kota.

PEKANBARU - Wacana menggugat mulai presiden hingga ke level Pemerintah Daerah sampai bencana kabut asap tertangani dikonkritkan Divisi Hukum Ikatan Keluarga Alumni Universitas Riau. 

Gugatan class action akan dilakukan. Materi gugatan akan disesuaikan mengacu UU Nomor 32 tahun 2019 tentang PPLH dan Perma No 1 tahun 2002 tentang acara gugatan perwakilan kelompok. Untuk memperkuat materi gugatan, Divisi Hukum IKA Unri akan membuka posko pengaduan Korban Asap Karhutla.

Kesepakatan pengajuan gugatan ini diambil dalam rapat tim Divisi Hukum dan Advokasi IKA Unri, Selasa (10/9). IKA Fakultas Hukum Unri sebagai bagian dari IKA Unri ambil bagian untuk menyiapkan draft hukum gugatan. 

Dikatakan Ketua Divisi Hukum IKA Unri, Fitrianedi SH MKN didampingi Made Ali SH, Sucipto Sihite SH, Devi Indriani SH, Citra Lestari SH MH, Haris Marshal SH, Hapiz SH, bahwa draft gugatan class action sedang dimatangkan.

Untuk data-data awal sudah ada. Beberapa pengaduan masyarakat juga sudah dikumpulkan. Terutama para korban kabut asap akibat Karhutla. Untuk lebih melengkapi dan meluaskan lagi materi gugatan, akan dibuat posko pengaduan Korban Asap Karhutla.

Korban Asap Karhutla dapat menyampaikan pengaduannya ke nomor 082285356253 atau mendatangi Kantor IKA FH di Kampus Unri Gobah. 

"Mulai dari Presiden, Menteri KLH, Menteri BPN, Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan Nasional, Gubernur Riau sampai Bupati/Wali Kota se Riau sebagai tergugat dalam class action ini. Gugatan class action ini sesuai perundang-undangan bisa dilakukan oleh organisasi atau kelompok masyarakat. Kita ambil bagian untuk itu," tutur Notaris yang bertugas di Pekanbaru ini. 

Pemerintah digugat kata Nedi akibat kelalaiannya menjaga Kebakaran hutan dan lahan di Riau sehingga menyebabkan bencana kabut asap. Kabut asap sudah terjadi hampir dua bulan dan hingga hari ini kabut asap makin berbahaya. Sudah banyak korban berjatuhan katanya.

Gugatan class action sesuai perundang-undangan menuntut ganti rugi atas derita yang ditimbulkan. Sehingga nanti, sekecil apapun dampak kerugian harus diganti rugi oleh yang tergugat. 

"Gugatan class action ini kepada Presiden, Menteri sampai jajarannya di Pemerintah Daerah. Kami meminta hakim nanti dalam memutuskan perkara hukumnya, memerintahkan untuk memenuhi kerugian yang diderita para korban asap. Maka dari itu kami mengajak seluruh korban asap untuk mau ikut membuat pengaduan. Sehingga gugatan ini kuat dan membuat para tergugat dihukum sesuai ketentuan perundang-undangan," ucapnya mengakhiri. (rilis)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Terpidana ZJ dieksekusi di Rutan Sialang BungkukIkuti Putusan MA, Kejari Pekanbaru Eksekusi Oknum Dosen Universitas Riau
Anas MaamunICW Kecewa dan Kecam Grasi Annas Maamun
KarhutlaBerkas Kasus Karhutla PT SSS sudah P21, Polda Riau segera Limpahkan​ ke Kejaksaan
  Pemerhati Hukum Tata Negara Provinsi Riau, Azuan Helmi Azuan Helmi: Abaikan Putusan MA soal Iuran BPJS, Presiden Berpotensi Langgar Konstitusi
Ilustrasi kerusuhan di Papua.Tak Terbuka soal Keadaan Darurat Papua dengan Pemblokiran Internet, Jokowi Digugat
Jumpa pers terkait penegakan hukum kasus Karhutla di Riau.KLHK Bakal Terbitkan SPDP Baru Kasus Karhutla, Dorong Pemda di Riau Lebih Serius Lakukan Pengawasan

 
Berita Lainnya :
  • Malam Ini Riau Berpotensi Hujan, BMKG: Waspada Angin Kencang dan Petir
  • Begini Ceritanya hingga Pelajar Kuansing Tewas Tertimbun di Tambang Emas Ilegal
  • Bukan untuk Pasien Covid-19, Rumah Sakit Apung Nusa Waluya segera Layani Warga Pekanbaru
  • Umrah Pertama Dimulai November, Arab Saudi akan Tentukan Negara Mana Saja yang Bisa Kirim Jemaah
  • Cuaca Tak Menentu, Jangan Lupa Minum Air yang Cukup Agar Tetap Fit
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved