www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Timo Werner Cetak Rekor-rekor Baru Usai Hattrick ke Gawang Mainz
 
Kisah 3 Pemuda Keji Perkosa Gadis Baduy; Dibacok hingga Dua Tangan Putus, Diperkosa setelah Tewas
Jumat, 06 September 2019 - 12:10:26 WIB
  AMS alias E adalah otak pembunuhan dan pemerkosaan. Salah satu tersangka berstatus pelajar. FOTO: Detikcom.
AMS alias E adalah otak pembunuhan dan pemerkosaan. Salah satu tersangka berstatus pelajar. FOTO: Detikcom.

SERANG - Peristiwa pembunuhan dan pemerkosaan remaja gadis Baduy berusia 13 tahun jadi ramai diberitakan karena kondisi jasad korban yang mengenaskan. Kedua tangannya putus karena dibacok para pelaku. Insiden pada Jumat (30/8/2019) lalu itu mengundang kemarahan warga Baduy Luar, Lebak, Banten.

Tiga lelaki pelaku peristiwa bejat itupun ditangkap polisi. Perbuatan ketiganya, barangkali memang lebih keji dari binatang.

Sesudah berbuat keji, ketiga pelaku sempat melarikan diri. Namun pelarian ketiganya berakhir setelah ditangkap polisi. Ketiga pelaku berinisial AMS alias E (20), AR (16), dan F (19) ditangkap di dua lokasi berbeda yakni di Palembang dan Lebak.

Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto mengatakan pelaku berinisial AMS alias E ditangkap di Palembang pada Rabu (5/9). Sementara AR dan F ditangkap di Desa Nayagati, Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

Peristiwa pembunuhan dan pemerkosaan ini terjadi di sebuah gubuk di ladang perkebunan di Cisimeut, Lebak.

Diketahui, ketiga pelaku telah mengintai korban selama satu bulan. Seorang pelaku sempat berpura-pura menawarkan handphone saat korban sedang berada di ladang di Cisimeut, Lebak.

"Desa itu bersebelahan, (pelaku) sering melihat ada warga Baduy. Pura-pura jual handphone. Pemantauan sudah satu bulan," kata Kapolres Lebak AKBP Dani Arianto di Mapolda Banten, Jl Syekh Nawawi Al Bantani, Serang, Kamis (5/9/2019).

Sepekan sebelum terjadi peristiwa pembunuhan dan pemerkosaan, ketiga pelaku juga sempat mendatangi saung korban. Pelaku selalu menawarkan handphone, tapi korban selalu menolak. Ternyata hal ini dilakukan untuk mengetahui untuk melihat situasi untuk melancarkan niat jahat mereka.

Dikutip dari detikcom, AMS alias E merupakan otak dari kasus ini. Polisi menduga pembunuhan dan pemerkosaan ini diduga dilakukan secara terencana. Ketiga pelaku pembunuhan dan pemerkosaan gadis Baduy dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana.

"Iya, makanya ancamannya seumur hidup. Kita upayakan itu (Pasal 340 KUHP)," ucap Dani.

Kasus ini terungkap saat kakak korban menemukan jasad adiknya pada Jumat sore sekitar pukul 15.30 WIB. Saat pulang ke saung, kakak korban melihat bercak darah dan begitu membuka pintu mendapati adiknya tewas bersimbah darah. Pihak keluarga dan tetua adat mengizinkan polisi mengautopsi jenazah korban agar kasus ini bisa dilakukan penegakan hukum.

Perilaku ketiga pelaku memang luar biasa keji. Pelaku membunuh karena korban memberontak dan berteriak saat akan diperkosa. Lalu ketiganya memperkosa korban secara bergantian.

"Dibawa ke gubuk, terjadi perkosaan. Korban teriak, langsung goloknya dibacokkan. Korban tangkis pakai tangan kanan, putus, (tangkis) tangan kiri juga putus," kata Dirkrimum Polda Banten Kombes Novri Turangga di Mapolda Banten, Jl Syekh Nawawi Al Bantani, Serang, Banten, Kamis (5/9/2019).

Karena korban masih melawan dengan sisa-sisa tenaganya, para pelaku akhirnya membacok leher korban saat berteriak. Kejinya lagi, mereka malah memperkosanya bergiliran setelah nyawa sang gadis melayang.

"Dalam keadaan sudah tidak bernyawa dan berlumuran darah," katanya.

Kepala desa untuk daerah Baduy, Jaro Saija, peristiwa pembunuhan ini merupakan kejadian luar biasa bagi warga Baduy. Sebelumnya tidak ada peristiwa yang menewaskan warganya yang dibunuh dengan cara mengenaskan.

"Kejadian luar biasa, bagi warga Baduy, kami merasakan ngeri. Soalnya yang melakukan seperti ini bukan pikiran manusia, pikiran setan," ungkap Saija di Lebak, Banten, Minggu (1/9/2019). (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
  AMS alias E adalah otak pembunuhan dan pemerkosaan. Salah satu tersangka berstatus pelajar. FOTO: Detikcom.Kisah 3 Pemuda Keji Perkosa Gadis Baduy; Dibacok hingga Dua Tangan Putus, Diperkosa setelah Tewas
Ekspos kasus pembunuhan guru SD di Inhu yang dipicu hutang piutang.Hutang Bir Guru di Inhu yang Tewas Dibacok Golok Ikan Ternyata Rp500 Ribu, Selama Ini Ngumpet di Rumah Mertua
Polisi Kumpulkan Saksi Pembacokan Kawanan Rampok Rp70 Juta Milik Nasabah BNI
  Korban Iwan Bin Timin dan pelaku saat diringkus.Senggol Istri Orang, Pria di Inhil Kena Bacok Sang Suami
Terjadi di Inhil: Teman Tega Bunuh Teman Sendiri Cuma Gara-gara HP
Korban saat jalani perawatan di RSUD Arifin Achmad.Rampok Beringas Bacok Warga Pekanbaru Pakai Samurai, Rp70 Juta Melayang

 
Berita Lainnya :
  • Timo Werner Cetak Rekor-rekor Baru Usai Hattrick ke Gawang Mainz
  • Tetap Bekerja Saat PSBB, Berikut Panduan yang Diberikan Kemenkes
  • Jelang Arus Balik, Kakorlantas: yang Sudah Mudik Dilarang Kembali
  • Jangan Bunuh Laba-laba yang Ada di Rumah, Apa Sebabnya?
  • 7 Pesona Tante Ernie, Sosok 'Pemersatu Bangsa' yang Mendadak Trending di Sosial Media
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved