www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Hallo Food, Aplikasi Lokal Karya Anak Kepulauan Meranti
 
Korupsi di Bapemaspemdes Inhu, Tiga ASN Didakwa Rugikan Negara Rp1,9 Miliar
Jumat, 23/08/2019 - 10:43:44 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PEKANBARU - Tiga oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa  (Bapemaspemdes) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) diadili dugaan korupsi dana pembinaan dan pengawasan usaha ekonomi desa. Ketiganya didakwa merugikan negara Rp1,9 miliar.

Ketiga terdakwa adalah Suratman, Syafri Beni dan Bariono. Sidang perdana digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, Kamis (22/8/2019), dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

JPU, Rionald Febri Rinando, dalam dakwaannya kegiatan  pembinaan dan pengawasan usaha ekonomi desa dianggarkan Pemkab Inhu pada 2012 sampai 2014 silam. Ketika itu Suratman menjabat sebagai Kepala Bapemaspemdes Inhu selaku kuasa Pengguna Anggaran (PA).

Syafri Beni merupakan Sekretaris Bapemaspemdes Inhu selaku  Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), dan Bariono yang merupakan Kasubbid Usaha Ekonomi Desa pada Bapemaspemdes. Dalam proyek bermasalah itu, Bariono menjabat Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

"Terdakwa menyuruh melakukan atau turut melakukan perbuatan melawan hukum dan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi," ujar JPU di hadapan majelis hakim yang diketuai Saut Maruli Tua Pasaribu.

JPU menyebutkan, ketiga terdakwa melakukan penyelewengan honor tenaga pendamping desa, dana transportasi pendamping desa dan dana pengelolaan Usaha Ekonomi Desa-Simpan Pinjam UED-SP) pada Kantor Bapemaspemdes Inhu tahun anggaran 2012, 2013 dan 2014. Akibat perbuatan itu, negara dirugikan Rp1.939.950.000.

"Ketiga terdakwa dijerat dalam ?Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 3 Undang-undang (UU) Nomor 30 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana," tutur JPU.

Atas dakwaan itu, ketiga terdakwa menyatakan mengajukan nota keberatan atau eksepsi. Majelis hakim mengagendakan persidangan pada pekan depan.

Penulis: Linda Novia
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
KPK36 Perkara Kasus Korupsi Dihentikan KPK Penyelidikannya
IlustrasiDugaan Korupsi Pemukiman Transmigrasi di Inhil, Tiga Tersangka segera Diadili
Kejati Riau.Kasatker di BWSS III Riau Dipangil Jaksa Klarifikasi Perkara Lain, Bukan Soal Embung
  IlustrasiBersalah atas Kasus Mark Up Mamin MTQ Inhu, Direktur CV Listra Tahanan Kota
Zulhas.KPK Tak Ambil Pusing Klaim Zulhas soal Alih Fungsi Hutan di Riau
Wakil Bupati Bengkalis, Muhammad.Wabup Bengkalis Mangkir untuk Kedua Kalinya dari Panggilan Polda Riau sebagai Tersangka

 
Berita Lainnya :
  • Hallo Food, Aplikasi Lokal Karya Anak Kepulauan Meranti
  • Bupati Suyatno Hadiri Jejamu Toluk Gong Raja Bejamu
  • Hari Peduli Sampah, DLHK Riau Apresiasi Bank Sampah RAPP
  • Tenti Ekasari Terpilih Sebagai Ketua GenPI Riau, Bupati Sukiman Beri Ucapan Selamat
  • Penuhi Permintaan Masyarakat, Bupati Instruksikan Jalan Desa Suka Damai Langsung Dikerjakan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved