www.halloriau.com
Hukrim
BREAKING NEWS :
Jubir Covid-19 Riau Ungkap Kekhawatiran, Masyarakat Masih Banyak Melanggar Protokol Kesehatan
 
Tawuran 2 Kelompok Warga di Pekanbaru, Begini Kronologinya
Jumat, 17 Mei 2019 - 07:39:25 WIB
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto memimpin kegiatan pengamanan dan penyisiran pasca tawuran dua kelompok pemuda di kawasan Jembatan Siak IV, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau, Kamis (16/5/2019).
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto memimpin kegiatan pengamanan dan penyisiran pasca tawuran dua kelompok pemuda di kawasan Jembatan Siak IV, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau, Kamis (16/5/2019).

PEKANBARU - Aparat kepolisian masih menyelidiki kasus tawuran dua kelompok pemuda di kawasan Jembatan Siak IV, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau, Kamis (16/5/2019).

Tawuran itu mengakibatkan dua orang pemuda terluka senjata tajam.

Lalu, apa pemicu tawuran dua kelompok pemuda ini?

Berikut penjelasan Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis.

Sekitar pukul 19.00 WIB, seorang pemuda bernama Memo Riski mengendarai sepeda motor menyenggol Robi Antonio, yang sedang berjalan kaki hendak memasang lampu colok di depan Masjid Istiqomah di Jalan Sembilang, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru. Atas kejadian itu, terjadi keributan antara Memo dan Robi.

"Keributan tersebut dapat diselesaikan oleh kedua belah pihak secara damai," sebut Sunarto seperti dikutip dari Kompas.

Namun, sekitar pukul 19.40 WIB, lanjut dia, datang lebih kurang 10 orang pemuda dari kelompok Pemuda Pesisir dari Jalan Pesisir, melakukan pengeroyokan terhadap Robi Antonio. Korban mengalami luka di bagian lengan sebelah kanan akibat senjata tajam.

Setelah itu, para Pemuda Pesisir mendatangi seorang pemuda bernama Adityo, yang baru selesai melaksanakan shalat magrib di Masjid Istiqomah.

Saat itu, Adityo dipukul secara bersama-sama yang mengakibatkan luka robek di bagian kepala akibat hantaman benda tumpul.

Melihat adanya keributan, warga di sekitar lokasi kejadian langsung menolong Adityo dan kemudian mengejar pelaku pengeroyokan.

Para pelaku berhasil melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor.

Namun, salah satu sepeda motor pelaku tertinggal dan warga yang geram langsung membakar sepeda motor merek Yamaha NMax warna hitam.

Selanjutnya, sambung Sunarto, datang Pemuda Bom Lama dari Jalan Sembilang Ujung, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai Pesisir, dengan membawa parang dan benda tajam lainnya langsung mendatangi Jalan Siak IV untuk mencari pelaku pengeroyokan terhadap Adityo. 

Aksi saling serang kedua kelompok pemuda tersebut tak bisa dihindari. Kedua kubu tawuran yang sebagian membawa senjata tajam dan kayu. Empat orang korban terluka Sunarto mengatakan, dalam peristiwa tawuran itu ada empat orang korban luka-luka. 

"Dua orang dirawat di RS Ibnu Sina atas nama Rudi Antonio (26) dan Adityo (24). Dua korban di rawat di RSUD Arifin Ahmad atas nama Firmansyah (44) dan Revi alias Eket (32)," kata Sunarto. 

Sebelumnya, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto mengatakan bahwa saat ini masih dilakukan penyelidikan terhadap pelaku yang melukai para korban tersebut. "Masih kami selidiki siapa pelakunya. Tim reserse sedang bekerja. 
Untuk situasi saat ini sudah kondusif," ungkap Susanto pada wartawan di lokasi kejadian, Kamis. 

Diberitakan sebelumnya, dua kelompok pemuda terlibat tawuran di kawasan Jembatan Siak IV, Kelurahan Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Riau, Kamis (16/5/2019) malam. Saat tawuran terjadi, situasi mencekam. Dimana kedua kubu saling serang yang sebagian membawa senjata tajam. 

Jembatan Siak IV yang menjadi penghubung Kecamatan Rumbai Pesisir ke pusat Kota Pekanbaru, ditutup karena warga juga ketakutan melintas. Apalagi, keributan terjadi persis di pangkal jembatan dalam kondisi gelap, karena tidak ada lampu penerangan jalan. Beruntung polisi dari jajaran Polresta Pekanbaru, Brimob Polda Riau dan TNI Kodim 0301/Pekanbaru cepat datang dan berhasil menguasai lokasi kejadian. 

Petugas mengamankan dua orang pemuda dan dua senjata tajam jenis samurai dan parang. Pasca tawuran itu, petugas tampak berjaga-jaga dengan dilengkapi rompi body protector dan membawa senjata api. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Ilustrasi.Kejati Riau Bakal Sidik Dugaan Penyimpangan Dana PMBRW, Staf Kelurahan Diminta Persiapkan Laporan
IlustrasiKejam, Balita 18 Bulan di Marpoyan Damai Pekanbaru Dianiaya Ayah Tirinya hingga Tewas
Barang bukti yang diamankan.Polisi Grebek Kedai di Kampung Dalam, Satu Tersangka Masih Diburu
  Ilustrasi.Dewan Kecam Pembunuhan Balita 1,5 Tahun di Pekanbaru, Ayah Tiri Korban Berbuat Keji
Ilustrasi.Kejari Pekanbaru Kembali Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi PT PER
IlustrasiHendak Pesta Sabu, Dua Warga Logas Diringkus Polisi

 
Berita Lainnya :
  • Jubir Covid-19 Riau Ungkap Kekhawatiran, Masyarakat Masih Banyak Melanggar Protokol Kesehatan
  • Riset Terbaru: Resiko Menularkan Covid-19 Lebih Besar daripada Ketularan
  • Kali Ini Pura Agung Jagatnatha Dikunjungi PB GNP Covid-19, Silaturahmi & Salurkan Kebutuhan Pokok
  • Holy Basil, Ratu Herbal yang Menenangkan Hati dan Kendalikan Gula Darah
  • KPU: Pasien Positif Covid-19 Bisa Nyoblos di Pilkada 2020
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Beli Rumah untuk Curi Minyak
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved