www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Pekanbaru Berlakukan PPKM Level 4 pada 26 Juli, Semua Layanan Publik Tutup Total
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Kelenteng Hock Tjiek Kiong Bantu Warga Terdampak Covid-19
Jumat, 16 Juli 2021 - 10:30:50 WIB
Atan Malik, Ketua Kelenteng Hock Tjiek Kiong Bukit Batu bagikan sembako secara simbolis kepada perwakilan warga yang terdampak Covid-19.
Atan Malik, Ketua Kelenteng Hock Tjiek Kiong Bukit Batu bagikan sembako secara simbolis kepada perwakilan warga yang terdampak Covid-19.

BUKIT BATU - Kelenteng Hock Tjiek Kiong merupakan salah satu kelenteng tertua yang terletak di Desa Bukit Batu, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis. Biasanya setiap perayaan hari besar Dewa Ching Cui Co Se yang jatuh pada hari ke 6 bulan ke 6 (lak gwe lak) Imlek selalu dihadiri oleh umat Kong Hu Cu, baik dari dalam kota maupun dari luar kota untuk melakukan Puja Bhakti kepada Dewa Ching Cui Co Se. Pada tahun ini, Hari Besar Dewa Ching Cui Co Se jatuh pada tanggal 15 Juli 2021.

Pandemi Covid-19 yang mewabah sejak tahun lalu telah berpengaruh ke berbagai sektor, termasuk kegiatan-kegiatan keagamaan. Hal ini juga berdampak pada perayaan Hari Besar Dewa Ching Cui Co Se yang mana biasanya ratusan orang hadir untuk merayakan hari kebesaran tersebut dan Desa Bukit Batu serta Ibu Kota Sungai Pakning, Kabupaten Bengkalis menjadi bergairah karena dikunjungi oleh warga dari luar kota.

Kepala Desa Sukajadi yang diwakili oleh Sekretaris Desa Surya MY ditemui wartawan menceritakan, Kelenteng Hock Tjiek Kiong ini telah berdiri sejak pemerintahan Datuk Laksamana Raja Di Laut, pada saat itu penduduk  masyarakat Tionghoa ada sekitar ratusan KK. Kelenteng ini dibangun sebagai tempat beribadah bagi warga yang beragama Kong Hu Cu, pada waktu itu pada hari kebesaran Dewa selalu ada pertunjukan wayang atau sandiwara dari negeri Singapur. Awalnya kelenteng ini terletak di tepian sungai bukit batu dan karena abrasi akhirnya kelenteng ini dipindah ke daratan.

Atan Malik, Ketua Yayasan Kelenteng Hock Tjiek Kiong menyampaikan bahwa sudah dua tahun ini kita tidak merayakan hari kebesaran Dewa Ching Cui Co Se karena pandemi Covid-19 yang sedang mewabah.

Namun memperhatikan kondisi warga yang sangat membutuhkan akibat dari dampak pandemi ini kami dari Yayasan Kelenteng Hock Tjiek Kiong dan beberapa donatur terpanggil untuk memberikan bantuan berupa sembako kepada warga Desa Bukit Batu dan Desa Sukajadi yang membutuhkan. Ada sekitar 400 Paket sembako yang terdiri dari Beras dan Mi Instant yang kami salurkan.

Pembagian sembako ini kami lakukan dengan mematuhi protokol kesehatan. Paket sembako tersebut kami salurkan secara simbolis selama dua hari, pada hari pertama kami salurkan kepada perwakilan 20 orang untuk Desa Bukit Batu dan pada hari ke dua kami salurkan kepada perwakilan 20 orang untuk Desa Sukajadi, sedangkan sisanya kami distribusikan melalui Kepala Desa, dan RT serta RW setempat sehingga hal ini bisa mencegah kerumunan dan tujuan dan niat baik dari donatur bisa tercapai.

Atan Malik juga mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Pengurus Kelenteng Hock Tjiek Kiong, Donatur baik dari Bukit Batu maupun dari luar kota seperti Kota Pekanbaru dan sebagainya serta kepada Upika Kecamatan Bukit Batu, warga Bukit Batu dan Sukajadi serta semua pihak yang telah bersama-sama membantu terselenggaranya kegiatan baksos ini sehngga bisa berjalan dengan lancar dan mematuhi protokol kesehatan.

Kapolsek Bukit Batu, Kompol Hendrik Sitompul, SH yang turut hadir pada penyerahan sembako secara simbolis tersebut berpesan kepada perwakilan warga yang menerima sembako untuk tetap mematuhi prokol kesehatan seperti mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak. Menurut Kapolsek Bukit Batu tersebut, saat ini kondisi penyebaran Covid-19 sudah sangat mengkhawatirkan. Kapolsek Bukit Batu juga mengucapkan terimakasih kepada Ketua Yayasan Hock Tjiek Kiong yang peduli terhadap warga sekitar dengan memberi bantuan sembako dan pelaksanaanya juga tetap mematuhi protokol kesehatan dengan pendistribusian secara simbolis ke pewakilan warga sehingga terhindar dari kerumunan warga.*


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
Walikota Pekanbaru FirdausPekanbaru Berlakukan PPKM Level 4 pada 26 Juli, Semua Layanan Publik Tutup Total
IlustrasiGawat! Corona Riau Pecah Rekor 1.215 Kasus Positif
Dinas Perikanan Bengkalis8 ASN Diskan Bengkalis Positif Covid-19, Kadis Pertimbangkan untuk WFH Sebagian ASN
Kepala Rutan Rengat Refin Tua Simanullang FGD Kanwil Kemenkumham Riau, Kepala Rutan Rengat: Kami Rutin Razia
Antusias masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19. Mereka sempat berkerumun, namun sempat dibubarkan petugasAntusias, Vaksinasi Massal di Kepulauan Meranti Menimbulkan Kerumunan
  Ade Agus HartantoPertanyakan Tujuan PPKM, Anggota DPRD Riau: Kenapa Berlaku Malam Saja?
dokumentasiHari Ini, Nihil Warga Pambang yang Diswab Antigen
(foto: cnn indonesia) Dokter: Setelah Isoman 10 Hari Tak Perlu Lagi Tes Covid-19, Virus Sudah Mati
Polsek Bangko adakan patroli gabungan berskala besar pada Jumat (23/7/2021) malam. Polsek Bangko Patroli Gabungan PPKM dan Bagikan Semboko ke Warga yang Isoman
(Istimewa) Terpapar Covid-19 Saat Hamil, Dokter di Surabaya Meninggal, Bayinya Selamat
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Balai PPW Riau Monev Program Pamsimas dan IPAL Pesantren di Bengkalis
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved