www.halloriau.com  
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Gubernur Riau Dukung Kolaborasi Para Pihak, API Riau Dongkrak 23 UKM Fesyen di Riau
 
Pentingnya Kemamputelusuran untuk Pastikan Produksi Kelapa Sawit Berkelanjutan
Rabu, 15 Desember 2021 - 13:17:45 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Setelah empat tahun berinvestasi, dan terlepas dari segala kendala yang muncul semasa pandemi global, Sinar Mas Agribusiness and Food telah mencapai 95 persen kemamputelusuran hingga ke perkebunan untuk seluruh rantai pasoknya.

Komitmen Perusahaan terhadap rantai pasok yang sepenuhnya dapat ditelusuri dilandasi pada keyakinannya bahwa kemamputelusuran mengetahui rantai pasoknya menciptakan landasan yang diperlukan untuk mendukung penerapan praktik produksi berkelanjutan pada tingkat industri.

“Kemamputelusuran membantu kami membangun hubungan dan kepercayaan yang lebih kuat dengan pemasok. Informasi dari proses tersebut juga memungkinkan kami untuk memperluas dan secara ambisius namun tetap realistis akan upaya intervensi kami, terutama dengan petani swadaya,” kata Anita Neville, Chief Sustainability and Communications Officer, Sinar Mas Agribusiness and Food, dalam diskusi panel online Perusahaan bertemakan Menuju Industri Sawit yang Berkelanjutan melalui Transformasi Rantai Pasok, Rabu (15/12/2021).

Anita menambahkan, pihaknya percaya upaya ini tidak hanya baik bagi bisnis kami tetapi juga mendukung penguatan industri vital Indonesia ini membantu industri ini menjadi lebih produktif, efisien dan kompetitif, melalui penerapan praktik produksi yang diakui dan berkelanjutan.

Sejak 2015, Sinar Mas Agribusiness and Food telah mencapai 100 persen kemamputelusuran di semua pabrik pemasok yang memasok minyak kelapa sawit ke enam kilang Perusahaan. Memiliki pandangan yang komprehensif dari semua pemasok, sub-pemasok Perusahaan dan hubungan di antara mereka, memungkinkan Perusahaan berkolaborasi dan berinvestasi untuk membuat seluruh rantai pasok lebih tangguh dan berkelanjutan.

Upaya kemamputelusuran lainnya yakni Sinar Mas Agribusiness and Food melakukan pemantauan dan penilaian rutin terhadap pemasok minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan minyak inti sawit (PKO), untuk memastikan mereka memahami dan mematuhi prinsip-prinsip keberlanjutan dalam Kebijakan Sosial dan Lingkungan GAR (KSLG).

“Berkat program SMART REACH, Remote Engagement, Assessment and Conference (call) from Home melalui konferensi video, sejak Maret 2020 hingga Oktober 2021, kami berhasil melakukan penilaian terhadap sekitar 72 Pabrik Kelapa Sawit (PKS). Jumlah ini meningkat dua kali lipat dibandingkan total kunjungan langsung kami ke lapangan pada periode yang sama di tahun lalu,” kata Wahyu W Wijayanti, Head of Traceable and Transparent Production.

Kemamputelusuran juga merupakan pendorong komersial yang kuat. Pelanggan semakin cerdas dan ingin mengetahui asal bahan baku mereka. Untuk mengamankan volume yang dapat ditelusuri, pelanggan bahkan bersedia membayar harga kompetitif, berkomitmen untuk pembelian berskala besar atau membuat kontrak kerjasama jangka panjang. Kolaborasi antara pelanggan, pemasok, dan pemangku kepentingan industri lainnya sangat penting untuk mencapai industri minyak kelapa sawit berkelanjutan secara keseluruhan.

Lebih dari 40 persen perkebunan kelapa sawit di Indonesia dikelola oleh sekitar dua juta petani swadaya. “Sebagai pengusaha, kami memahami manfaat jangka panjang dari pemetaan rantai pasok ini. Kami akan memenuhi permintaan konsumen akan kemamputelusuran produk sekaligus berpartisipasi dalam menciptakan industri sawit yang lebih berkelanjutan dengan membantu petani swadaya yang membutuhkan dukungan untuk menerapkan praktik pertanian yang lebih baik,” kata Sulianto, Sustainability Manager, PT Sugih Riesta Jaya, pemasok pihak ketiga Sinar Mas Agribusiness and Food.

Upaya ini, serta komitmen lain dalam KSLG diakui oleh berbagai pemangku kepentingan, dan melalui sistem pelaporan dan pengungkapan seperti CDP, perusahaan dapat mengukur kinerjanya. “Melaporkan praktik terbaik dalam mengelola risiko lingkungan melalui platform CDP memungkinkan perusahaan untuk mengidentifikasi, mengukur, mengelola, dan mengkomunikasikan tindakan mereka untuk mengatasi isu-isu perubahan iklim, mengelola risiko hilangnya hutan, dan memastikan keamanan pasokan air. Sinar Mas Agribusiness and Food dalam tiga tahun terakhir memperoleh nilai tingkat leadership untuk program hutan CDP, yang merefleksikan posisi kepemimpinannya dalam sektor minyak sawit,” kata Rini Setiawati, Senior Manager, Forest, CDP.(rilis)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Sebanyak 23 pelaku UKM Fesyen di Riau mengikuti pelatihan desain fesyen kerjasama API Riau, Wiyasa dan PT APR, Rabu (19/1/2022), di Pekanbaru.Gubernur Riau Dukung Kolaborasi Para Pihak, API Riau Dongkrak 23 UKM Fesyen di Riau
Forum Mahasiswa Pemerhati Hukum Riau melakukan aksi unjuk rasa di Kejati Riau.Kejati Riau Didesak Ungkap Aktor Intelektual Korupsi RSUD Bangkinang
Ilustrasi.Minyak Goreng Harga Rp14 Ribu Ludes di Toko-toko Ritel Pekanbaru
  Ilustrasi.BPS Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA Sederajat, Cek Kualifikasinya!
Ketua Komisi V DPRD Riau Eddy YatimEddy Yatim Soal Minyak Goreng Subsidi: Jangan Ada yang 'Bermain'!
Pameran Alfa Scorpii di Pasar Fajar Jalan Fajar, Pekanbaru.Pameran di Pasar Fajar, DP Yamaha Gear 125 Cuma Rp2 Jutaan
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Jasa Raharja Riau Kunjungi Metro Riau Group
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved