www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
Jelang Harlah ke-25 LLMB: Momentum Konsolidasi, Perkuat Persatuan Lintas Suku di Riau
 
Digelar di Ska Co-Ex Pekanbaru 6-8 Agustus
SIEXPO 2026, Forum Strategis Lahirkan Kebijakan Dukung Keberlanjutan Industri Sawit
Selasa, 04 Agustus 2026 - 14:38:10 WIB
Suasana pameran sawit. Foto sawitindonesia.com
Suasana pameran sawit. Foto sawitindonesia.com

PEKANBARU - Sawit Indonesia Expo and Conference (SIEXPO) 2026 dirancang bukan hanya sebagai tempat pameran teknologi pertambangan dan pertanian sawit terkini, tetapi juga sebagai forum strategis untuk melahirkan kebijakan yang mendukung keberlanjutan industri sawit dari hulu hingga hilir.

SIEXPO 2026 diproyeksikan akan dihadiri ribuan peserta, meliputi pelaku usaha, asosiasi petani kelapa sawit, akademisi, investor, serta perwakilan negara sahabat. Selain pameran teknologi, konferensi tiga hari ini juga akan membedah isu-isu hangat seputar produktivitas lahan, serangan Ganoderma, dan digitalisasi tata kelola sawit.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas menyatakan apresiasi tinggi atas undangan pembukaan ajang SIEXPO 2026. Perhelatan industri kelapa sawit berskala nasional dan internasional ini dijadwalkan berlangsung pada 6–8 Agustus 2026 di Ballroom Ska Co-Ex, Pekanbaru, Provinsi Riau.

Dalam pertemuan bersama panitia yang diwakili Ketua Pelaksana SIEXPO 2026, Qayuum Amri dan Ketua Dewan Pengarah, Dr Gulat Manurung di Jakarta, Menteri PPN/Kepala Bappenas mengapresiasi undangan untuk membuka SIEXPO 2026.

Event bertemakan “Kolaborasi, Inovasi, dan Resiliensi Industri Sawit” ini, dijelaskan Dr Gulat, sejalan dengan transformasi industri sawit nasional melalui hilirisasi yang bernilai tambah tinggi, penguatan posisi petani swadaya, serta penerapan praktik berkelanjutan yang diakui dunia.

Sebagai salah satu daerah dengan luas perkebunan sawit terbesar di Indonesia, Riau menjadi lokasi yang ideal untuk mempertemukan para pemangku kepentingan guna merumuskan solusi atas tantangan global, seperti regulasi perdagangan internasional dan akselerasi transisi energi melalui biodiesel.

Sementara itu, Ketua Pelaksana SIEXPO 2026, Qayuum Amri menyampaikan bahwa rencana kehadiran Menteri PPN/Kepala Bappenas RI memberikan suntikan optimisme besar bagi industri ini.

“Kehadiran Menteri PPN/Kepala Bappenas akan memperkuat sinergi antara regulasi makro pemerintah dengan realita di lapangan. SIEXPO 2026 dirancang bukan hanya sebagai tempat pameran teknologi pertambangan dan pertanian sawit terkini, tetapi juga sebagai forum strategis untuk melahirkan kebijakan yang mendukung keberlanjutan industri sawit dari hulu hingga hilir,” ungkapnya dilansir haisawit.com.

SIEXPO yang kali ini memasuki tahun ke empat, lanjutnya menjadi salah satu pameran industri sawit yang secara konsisten membuka ruang bagi pelaku usaha kecil yang mana tahun ini, sekitar 20 booth disiapkan khusus bagi UMKM dan koperasi. Penyelenggara menargetkan jumlah pengunjung mencapai 8.000 orang, meningkat dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya yang mencatat sekitar 6.000 pengunjung. 

Selain itu, penyelenggaraan SIEXPO selama ini juga mampu menciptakan nilai ekonomi melalui transaksi bisnis yang terjadi selama maupun setelah pameran. Dari jumlah peserta pameran tahun ini meningkat menjadi 185 booth, dibandingkan sekitar 150 booth pada tahun lalu.

Ratusan peserta tersebut akan menampilkan beragam solusi bagi industri sawit, mulai dari produsen AI, alat berat, pupuk, bioproduk, teknologi pabrik kelapa sawit, oleochemical, benih sawit, drone, digitalisasi, logistik, kendaraan Listrik, hingga perangkat keselamatan kerja.

SIEXPO 2026 dirancang sebagai wadah yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perusahaan perkebunan, produsen alat berat, penyedia teknologi digital, produsen benih, pupuk, pestisida, hingga pelaku UMKM dan koperasi.

Tidak hanya perusahaan besar, penyelenggara juga kembali memberikan ruang bagi UMKM, koperasi petani, pesantren, dan perguruan tinggi agar dapat memperluas akses pasar serta membangun kemitraan dengan pelaku industri lainnya. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem sawit yang lebih inklusif.

Salah satu daya tarik SIEXPO 2026 adalah hadirnya beragam inovasi dan solusi modern yang mendukung produktivitas industri sawit. Pengunjung dapat menemukan berbagai teknologi mulai dari mekanisasi perkebunan, digitalisasi, drone, biomassa, biofuel, hingga penerapan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin banyak digunakan dalam operasional perkebunan maupun pabrik kelapa sawit.

Selain area pameran, penyelenggara juga menghadirkan konferensi selama tiga hari yang menghadirkan sekitar 20 narasumber dari kalangan pemerintah, akademisi, praktisi, dan pelaku usaha. Berbagai isu strategis akan dibahas, mulai dari hilirisasi, keberlanjutan, teknologi rendah karbon, hingga transformasi digital di industri sawit.

Ketua Pelaksana SIEXPO 2026 Qayuum Amri mengatakan sektor pupuk menjadi salah satu komponen penting dalam rantai industri sawit. Produktivitas tanaman sangat dipengaruhi oleh penerapan pemupukan yang tepat, baik dari sisi jenis, dosis, maupun teknologi aplikasinya.

“SIEXPO tidak hanya mempertemukan produsen dan pembeli, tetapi juga menjadi ruang berbagi inovasi teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi budidaya sawit dan mendukung peningkatan produktivitas kebun,” ujarnya dilansir sawitindonesia.com.

Melalui partisipasi perusahaan-perusahaan tersebut, pengunjung akan memperoleh kesempatan untuk mengenal berbagai teknologi pemupukan yang dirancang guna meningkatkan produktivitas tanaman sekaligus mendukung efisiensi biaya operasional perkebunan.

Selain menjadi ajang promosi produk, SIEXPO 2026 juga diharapkan memperkuat kemitraan antara produsen pupuk dengan perusahaan perkebunan, koperasi, maupun petani swadaya. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperluas akses petani terhadap produk-produk nutrisi tanaman yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Panglima Pucuk DPP LLMB Riau, Kepri dan Sumut, Dt Besar Ismail Amir (baju putih) didampingi Panglima Harian DPP LLMB, Dt Erfan Panca Putra dan Sekjen DPP LLMB, Datuk Jufrizal.(foto: barkah/halloriau.com)Jelang Harlah ke-25 LLMB: Momentum Konsolidasi, Perkuat Persatuan Lintas Suku di Riau
Tol Pekanbaru-Kuansing masuk kajian Kementerian PU.(foto: mcr)Tol Pekanbaru-Kuansing Masuk Kajian, Pacu Jalur hingga Investasi Jadi Pertimbangan
Tim Wasev Mabesad turun ke Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Desa Pangkalan Terap Jadi Sasaran TMMD, Infrastruktur Dasar Mulai Dibenahi
  Jejak Jovi sang gajah veteran.(foto: mcr)Jejak Jovi Sang Gajah Veteran: 28 Tahun Mengawal Konflik Manusia dan Satwa Liar
Veda Ega Pratama.(foto: int)Peluang Veda Ega Pratama Juara Rookie of the Year, Simak Jadwal Moto3 Inggris 2026 Akhir Pekan ini
Tiga titik jalan Sontang-Duri berangsur diperbaiki.(foto: mcr)Jalan Sontang-Duri Mulai Ditimbun, Tiga Titik Kritis Tunggu Anggaran Rp10 Miliar
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved