www.halloriau.com


Ekonomi
BREAKING NEWS :
RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 dan RUPSLB Tahun 2024 BRK Syariah Berjalan Lancar
 
Kick Off Tanam Perdana Percepatan PSR Mitra Gapki, Produksi Sawit Riau Diharap Meningkat
Senin, 18 September 2023 - 15:40:25 WIB

KAMPAR - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) melakukan Kick Off Tanam Perdana Percepatan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Jalur Kemitraan Binaan Gapki di Kebun Koperasi Berkat Ridho Bersama mitra binaan PT Buana Wiralestari.

Kegiatan kick off, Senin (18/9/2023) yang dihadiri Dirjen Pertanian mewakili Menteri Pertanian, BPDPKS dan Gubernur Riau ini, berlangsung di Desa Kijang Makmur, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar, Riau.

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Gapki, Eddy Martono mengatakan Program PSR khususnya jalur kemitraan menjadi salah satu program utama Gapki. Selain membantu petani untuk meremajakan tanaman yang sudah tua, rusak dan tidak produktif, juga sekaligus untuk meningkatkan produktivitas dan dan produksi kelapa sawit secara nasional.

"Dalam 5 tahun terakhir, produksi sawit secara nasional relatif stagnan, sementara konsumsi dalam negeri terus meningkat. Mau tidak mau, kita harus meningkatkan produktivitas dari luas tanaman yang ada, karena saat ini tidak diizinkan lagi adanya pembukaan lahan baru untuk perkebunan," kata Eddy.

"Kami mengharapkan, dengan diadakannya acara ini, upaya meremajakan sawit rakyat melalui PSR jalur kemitraan binaan GAPKI dapat lebih di percepat," ucapnya.

Dirjen Pertanian, Andi Nur Alam Syah STP MT

Eddy menuturkan, kick off tanam perdana percepatan PSR jalur kemitraan binaan Gapki di Kabupaten Kampar ini diharapkan sebagai langkah awal untuk percepatan PSR jalur Kemitraan khususnya untuk anggota GAPKI.

"Kami tentunya mengharapkan kepada anggota Gapki yang sudah berperan sebagai perusahaan inti untuk terus melanjutkan kemitraannya dengan membantu petani plasma untuk melakukan peremajaan kebun sawitnya," harapnya.

Masih kata Eddy, pada kesempatan Gapki sebagai asosiasi perusahaan perkebunan, mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah yang melalui Kementan, BPDPKS dan Pemerintah daerah telah memberi kesempatan kepada perusahaan anggota GAPKI untuk turut berperan dalam program PSR jalur kemitraan ini.

"Semoga program ini dapat berjalanan sesuai dengan yang kita inginkan," sebutnya.

Sementara itu, Dirjen Pertanian, Andi Nur Alam Syah STP MT mengungkapkan, kemitraan antara perkebunan besar dengan perkebunan rakyat menjadi kunci mengurangi ketimpangan, khususnya pencapaian produksi dan produktivitas tanaman kelapa sawit.

"Peningkatan produksi dan produktivitas kelapa sawit terus difasilitasi dengan pemanfaatan dana BPDPKS melalui program PSR sejak tahun 2017 dengan menyasar kebun-kebun sawit rakyat dengan tanaman tua (lebih dari 25 tahun), produktivitas rendah dan sudah waktunya diremajakan," ujar Andi Nur.

Ketua Umum Gapki, Eddy Martono

Andi Nur menyatakan, upaya peningkatan produksi dan produktivitas perkebunan sawit rakyat, tentu bukan hal yang mudah. Berbagai tantangan masih dihadapi khususnya dari aspek mendorong minat pekebun memanfaatkan program, aspek legalitas lahan, dan aspek kelembagaan pekebun serta dukungan stakeholder yang belum dirasakan optimal.

"Saya berharap momentum ini dapat mendorong sinergi multi pihak dalam mengakselerasi dan memacu semangat, memperkuat perkelapasawitan nasional," ucapnya.

"Dan tentunya dalam rangka mendorong peningkatan daya saing dan pemulihan ekonomi nasional di sentra-sentra kelapa sawit melalui program-program pemerintah serta memanfaatkan seluruh potensi yang dapat dimanfaatkan," terangnya.

Terpisah, Direktur Utama BPDPKS, Edy Abdurrachman menegaskan, program PSR telah bergulir sejak tahun 2016 dan telah memberikan peningkatan produktivitas pekebun sawit baik plasma dan swadaya.

"Target PSR yang ditetapkan pemerintah pusat sebagaimana arahan presiden Jokowi yakni sebesar 500 ribu ha per tiga tahun. Belum tercapainya target replanting ini mendorong terbitnya Permentan No 3 tahun 2022, di mana di dalamnya tertulis program PSR melalui jalur kemitraan di samping PSR yang telah berjalan melalui jalur kedinasan," terangnya.

Diharapkan, lanjut Edy Abdurrachman, PSR jalur kemitraan menjadi entry point dalam peningkatan PSR, dan sejak 2016 hingga Agustus tahun ini BPDPKS telah menyalurkan dana PSR sebesar Rp8,8 triliun kepada 13.032 pekebun, dengan luasan lahan lebih dari 295.000 hektar.

"Hingga saat ini masih ada 17 proposal yang sedang diverifikasi dengan luasan lebih dari 5.000 hektar yang sedang masuk pendaftaran secara online," ungkapnya.

"Kami harapkan program ini tidak hanya meningkatkan produktivitas petani sawit tapi juga menjadi entry point bagi tata kelola industri sawit yang berkelanjutan atau indonesian sustainability palm oil (ISPO)," tukasnya.

Penulis: Budy
Editor: Barkah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pj Gubernur Riau, SF Hariyanto saat memimpin RUPSLB BRK Syariah.(foto: sri/halloriau.com)RUPS Tahunan Tahun Buku 2023 dan RUPSLB Tahun 2024 BRK Syariah Berjalan Lancar
Pelantikan Risnandar Mahiwa sebagai Pj Walikota Pekanbaru.(foto: mimi/halloriau.com)Saksikan Pelantikan Pj Wako Pekanbaru, TAF Harap Risnandar Mahiwa Lanjutkan Program Strategis
Ketua DPD AMPI Riau yang juga anggota DPD RI terpilih, Sewitri (foto:int)Golkar Dituding Bakal Khianati Prabowo-Gibran, Sewitri: Bicara Jangan Asal-asalan
  Pj Walikota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa bersama Pj Gubernur Riau, SF Hariyanto usai pelantikan.(foto: sri/halloriau.com)Risnandar Mahiwa Resmi Jabat Pj Wako Pekanbaru, Ini Harapan Pj Gubri SF Hariyanto
Sekdako Pekanbaru, Indra Pomi Nasution dan sejumlah pejabat mulai datang ke Gedung Daerah Riau jelang pelantikan Risnandar Mahiwa sebagai Pj Walikota Pekanbaru.(foto: sri/halloriau.com)Jelang Pelantikan Pj Wako Pekanbaru, Sejumlah Pejabat Mulai Hadir di Gedung Daerah
Ucapan Wan Abu Bakar (kanan) soal jangan sampai Riau dipimpin oleh orang luar Riau diketahui menyinggung beberapa pihak tak terkecuali Edy Natar Nasution (kiri) (foto:int)Perkara 'Jangan Pilih Orang Luar Riau', Pengamat: Yang Dimaksud Bukan Edy Natar
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Silaturahmi Tanoto Foundation Riau Bersama Jurnalis
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2024 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved