www.halloriau.com
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Tak Hanya Kaya Vitamin, Nanas Sangat Baik untuk Kecantikan Kulit
 
Gubri Minta DPR RI Perjuangkan DBH Kelapa Sawit
Jumat, 26 Februari 2021 - 13:57:28 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar berharap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia ikut memperjuangkan dana bagi hasil (DBH) kelapa sawit, terutama bagi daerah-daerah penghasil kelapa sawit di Indonesia. Pasalnya, hingga saat ini daerah penghasil sawit juga masih memperjuangkan hal tersebut.

"Saat ini di Indonesia ada 25 provinsi penghasil sawit yang sedang berjuang untuk bisa mendapatkan DBH kelapa sawit," kata Gubri dikutip dari riaupos.

Menurut Gubri, selama ini daerah hanya menerima DBH dari sektor minyak dan gas. Sedangkan dari sektor kelapa sawit, daerah belum mendapatkannya. Padahal, kelapa sawit juga mendatangkan pendapatan untuk negara.

"Masa iya DBH minyak dan gas (Migas) kita dapat, sedangkan kelapa sawit tak dapat. Sementara jalan kita di sini hancur," ujarnya.

Syamsuar mengatakan, sebagai provinsi dengan hasil kelapa sawit terbesar di Indonesia, hingga saat ini Provinsi Riau dan beberapa provinsi penghasil kelapa sawit lainnya belum sepenuhnya bisa menikmati hasil kelapa sawit tersebut . Terutama dari bidang pungutan ekspor kelapa sawit dan turunannya yang selama ini dikelola oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

"Dana pungutan ekspor kelapa sawit itu hingga saat ini juga belum ada alokasinya ke Riau, juga daerah penghasil lainnya. Untuk hal ini, perlu dukungan dari semua pihak agar dana tersebut bisa teralokasikan ke daerah," kata Syamsuar.

Menurutnya, untuk mendapatkan DBH tersebut, kuncinya adalah mengubah Undang-undang Nomor 33/2004 tentang Dana Perimbangan bersama para anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI.

"Untuk mendapatkan DBH tersebut, kuncinya adalah mengubah undang-undang tersebut. Dan semua provinsi penghasil kelapa sawit sudah sepakat untuk membahas itu bersama perwakilannya masing-masing di DPD dan DPR RI," sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan Riau, Zulfadli mengatakan, Provinsi Riau merupakan salah satu daerah penghasil sawit terbesar di Indonesia. Bahkan, ekspor CPO Indonesia 20 persennya berasal dari Riau.

"Berdasarkan data statistik CPO di Indonesia 40 juta metrik per ton, 20 persennya itu dari Riau,"  katanya.

Karena Riau memiliki potensi sawit cukup tinggi, maka di sisi lain Riau juga perlu adanya pembangunan infrastruktur, seperti jalan dan lainnya.

"Karena itu, kami berharap kepada pemerintah pusat ada kebijakan DBH sawit bagi daerah penghasil sawit, termasuk Riau. Dana tersebut nantinya bisa digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan juga pembangunan infrastruktur," ujarnya. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
Tak Hanya Kaya Vitamin, Nanas Sangat Baik untuk Kecantikan Kulit
Puluhan Orang Terjaring Razia Prokes Covid-19 di Rohil
Ditpolair Polda Riau Turunkan Tim Evakuasi Warga Terdampak Banjir
  Habib Rizieq Emosi Pertanyaannya Dipotong Jaksa: Saya Bertanya Fakta!
Polres Pelalawan Gulung Sindikat Pembobol Brankas Antar-Provinsi dan Kabupaten
Radhar Panca DahanaInnalillah, Budayawan Radhar Panca Dahana Tutup Usia di Umur 56
Komentar Anda :

 
 
Potret Lensa
SKK Migas Kunker dan Koordinasi ke WK Rokan dan PT CPI
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved