www.halloriau.com  
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Ada 7.297 Kuota, Gubri Ingin Guru Honorer di Riau Manfaatkan Peluang PPPK
 
Pengamat: Sawit RI Masih Dominasi Pasokan Minyak Nabati Global di 2023
Kamis, 24 November 2022 - 07:17:08 WIB
ilustrasi
ilustrasi

JAKARTA - Pengamat ekonomi Eko Listiyanto menilai minyak kelapa sawit Indonesia masih akan mendominasi pasokan minyak nabati global di 2023, meski terdapat ekspektasi penurunan harga komoditas tersebut. "Minyak sawit masih akan mendominasi dibanding minyak nabati lain," kata Eko dalam pernyataan di Jakarta, Rabu (23/11/2022).

Menurut dia, potensi CPO Indonesia sangat besar karena masih berkontribusi sekitar 58 persen atau setara 46,5 juta metrik ton kepada total pasokan minyak sawit dunia yang mencapai 79,16 juta metrik ton. Produksi itu tercatat lebih baik dari rata-rata pasokan minyak nabati utama lainnya seperti biji bunga matahari (20,14 juta metrik ton), rapeseed (31,53 juta metrik ton) dan kedelai (61,9 juta metrik ton).

Dominasi ini diperkirakan akan berlanjut di 2023, meski harga produk ekspor andalan tersebut tidak akan setinggi tahun ini, karena momen puncak kenaikan harga komoditas sudah melandai. Ekonom Universitas Indonesia Telisa Falianty juga menilai gangguan maupun guncangan yang terjadi pada industri kelapa sawit Indonesia bisa mempengaruhi pasokan CPO dunia.

Oleh karena itu, proses hukum yang bisa mengganggu keberlangsungan industri kelapa sawit harus diselesaikan karena bisa berdampak pada perubahan regulasi dan kebijakan yang tidak menguntungkan. "Contohnya regulasi larangan ekspor CPO dan turunannya pada 28 April 2022, menyebabkan berbagai dampak seperti turunnya harga CPO dunia, kekurangan suplai CPO global, dan kelebihan suplai CPO domestik," katanya.

Menurut dia, perekonomian nasional belum bisa lepas dari industri kelapa sawit karena produksinya mencakup 82 persen dari total produksi tanaman perkebunan dan sektor ini melibatkan tenaga kerja dalam jumlah besar. "Sebab proses pengolahan kelapa sawit membutuhkan proses yang panjang, sehingga banyak tenaga kerja terlibat pada industri tersebut. Selain itu, buruh tani dan pekerja lepas juga sangat terdampak," katanya.

Sementara itu, anggota Komisi IV DPR Daniel Johan menyakini industri kelapa sawit nasional akan tetap maju sepanjang hukum ditegakkan dengan baik."Penegakan hukum sesuatu yang memang harus dilakukan, yang penting dijalankan dengan profesional dan bukan dicari-cari. Penegakan hukum harus menjadi bagian utuh dari kepastian hukum," sebutnya, seperti yang dilansir dari republika.

Ia mengingatkan industri sawit juga sangat strategis di mata dunia, karena menyangkut berbagai produk strategis seperti pangan, sandang dan energi dunia. "Pertumbuhan Indonesia saat ini masih bisa positif dan neraca perdagangan bisa surplus, karena sawit salah satunya. Jadi, bila industri ini terguncang maka kebalikannya yang akan terjadi," kata Daniel. (*)

  Berita Terkait

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ilustrasi.(int)Ada 7.297 Kuota, Gubri Ingin Guru Honorer di Riau Manfaatkan Peluang PPPK
Seorang Polantas di lokasi kejadian kecelakaan maut Bus PMH vs motor di Simpang Pasar Pagi Arengka, Pekanbaru.(foto: bayu/halloriau.com)Bus PMH vs Motor di Simpang Pasar Pagi Arengka Pekanbaru, Satu Orang Tewas
Dirjen Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika menyerahkan penghargaan kepada Head of Government Relations APRIL, Henky Setiawan Budyanto.(foto: istimewa)Terapkan Prinsip Industri Hijau, APRIL Kembali Terima Penghargaan dari Kemenperin
  Ilustrasi.(int)Dapat Dana Hibah dari AS, Riau Bakal Bangun Jalan dan Dermaga Baru di Pulau Rupat
Dekan FEB UIR Dr Hj Eva Sundari SE MM CRBC, Wakil Direktur I Pascasarjana UIR Dr H Efendi Ibnususilo SH MH dan Wakil Dekan III FEB UIR Dr H Zulhelmy SE MSi AK CA ACPA saat menerima SK Mendikbudristekdikti untuk Prodi Magister Akuntansi.(foto: istimewa)Direstui Mendikbud, UIR Resmi Memiliki Prodi Magister Akuntansi
SVP-Head of Region Sumatera IOH, Fahd Yudhanegoro (kiri) dalam Collabonation Tour Medan.(foto: istimewa)Collabonation Tour Medan Hadirkan Isyana Sarasvati, Kunto Aji, dan Tuan TigaBelas
Komentar Anda :

 
 
Potret Lensa
JNE Pekanbaru bersilaturahmi ke kantor Halloriau.com
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2022 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved