www.halloriau.com  
Ekonomi
BREAKING NEWS :
Ukraina Klaim Luncurkan Serangan Roket dan Artileri Usir Militer Rusia dari Snake Island
 
The Economist Soroti Indonesia Produsen CPO tapi Langka Minyak Goreng
Senin, 04 April 2022 - 10:42:52 WIB
Crude Palm Oil. (Ist)
Crude Palm Oil. (Ist)

JAKARTA - Kelangkaan minyak goreng di Indonesia menjadi sorotan media asing. Apalagi, kelangkaan itu terjadi di negara produsen kelapa sawit (CPO) terbesar dunia.

The Economist menyoroti masyarakat di Jawa Tengah hingga Kalimantan Timur yang harus mengantre untuk membeli minyak goreng sawit murah.

"Di Kalimantan Timur, di Pulau Kalimantan, yang menghasilkan hampir dua perlima minyak sawit Indonesia, setidaknya dua ibu rumah tangga meninggal saat mengantre," beber The Economist seperti dikutip CNN Indonesia, Senin (4/4).

Diketahui, pada Februari lalu, Pemerintah Indonesia mematok harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng Rp14 ribu per liter untuk minyak kemasan dan Rp11.500 untuk minyak curah.

Dalam semalam, rak-rak di berbagai pasar dan ritel kosong di berbagai daerah di Indonesia. Saat minyak goreng sawit kosong, kebanyakan orang Indonesia kehilangan akses karena minyak nabati impor merupakan barang mewah yang tak terjangkau.

Lucunya, pada saat HET minyak goreng kemasan dicabut, secara ajaib minyak goreng kemasan muncul kembali. Namun kini, harga naik lebih dari tiga kali lipat.

Anggota Ombudsman RI Yeka Hendra Fatika menyalahkan kenaikan harga minyak goreng pada beberapa faktor, termasuk perang Rusia-Ukraina dan pandemi covid-19.

Per Februari 2022, harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) melonjak sebesar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemerintah pada Januari memberlakukan kewajiban pasar domestik (DMO) 20 persen untuk semua produsen yang diharapkan dapat menekan harga eceran.

Namun, hanya berlangsung sebulan, setelah pemasok menolak dengan keras, pemerintah menghapus DMO, demi mengenakan pungutan ekspor yang lebih tinggi pada CPO.

Minyak goreng di bawah skema DMO awal dijual dengan harga tetap, yang menurut produsen menyulitkan untuk menutupi biaya produksi. "Perbedaan besar antara harga CPO dan DMO lah yang mengakibatkan pembelian panik dan penimbunan yang terjadi," terang Yeka.

Sementara, Arie Rompas dari Greenpeace Indonesia menilai pemerintah harus mengejar oligarki industri yang sering menimbun pasokan. Pada 2019, Indonesia memproduksi 47,1 juta ton CPO, di mana 76 persen di antaranya diekspor.

Eddy Hartono dari Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) mengatakan 20 persen DMO awal mestinya sudah melebihi permintaan lokal. Oleh karena itu, ia menduga minyak 'hilang' sepanjang rantai distribusi.

Memang, pada pertengahan Maret, pemerintah menemukan jutaan ton minyak goreng ditimbun oleh konglomerat. Kejaksaan Negeri di Jakarta, yang menyelidiki kelangkaan minyak goreng, mengatakan mereka sedang menyelidiki peran kartel.*


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
IlustrasiUkraina Klaim Luncurkan Serangan Roket dan Artileri Usir Militer Rusia dari Snake Island
Gubernur Riau Syamsuar dalam rakor Gubernur se-Sumatera di PekanbaruRakor Gubernur se-Sumatera, Gubri Minta Pusat Pertimbangkan Rencana Hapus Honorer
Jokowi tiba di MoskowTiba di Moskow dalam Misi Perdamaian, Jokowi Langsung ke Kremlin Bertemu Vladimir Putin
  Wamendagri John Wempi WetipoDukung Prioritas Pembangungan 2023, Ini Pesan Wamendagri untuk Pemerintah Daerah
Tim Inafis Polresta Pekanbaru melakukan evakuasi jasad yang ditemukan di semak-semak di Kecamatan Bukit RayaPria Tua di Pekanbaru yang Tewas di Semak-semak Sudah Seminggu Tak Pulang karena Pikun
IlustrasiTersangka Korupsi Penyertaan Modal Rp4,2 Miliar, Eks Bupati Inhil Indra M Adnan Ditahan
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Penandatanganan MoU dan Penghargaan Desa Bebas Api Asian Agri
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2022 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved