www.halloriau.com
14:00 - Kecelakaan Maut Terjadi Lagi di Tol Pekanbaru-Dumai, 5 Orang Tewas 2 Luka Berat | 13:28 - Riau Akan Distribusikan 15.240 Vaksin Covid-19 untuk 3 Daerah Ini | 12:32 - Abaikan Prokes Covid-19, Kerumunan Warga Penerima BLT Dibubarkan | 18:21 - Kadiskes Riau: Rapid Test Antigen Swab Syarat Perjalanan Keluar Daerah | 18:21 - Penahanan Yan Prana, Kejati Beralasan Tersangka Menghilangkan Barang Bukti | 16:00 - Setdaprov Riau, Yan Prana Jaya ditahan Jaksa Penyidik Pidsus Kejati Riau
 
Sawit dan Hilirisasi Takkan Berhenti Walau Pandemi
Rabu, 28 Oktober 2020 - 15:01:17 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Meskipun sempat dilemahkan pandemi Covid-19, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto, mengaku optimistis sawit masih akan menjadi komoditas ekspor andalan di Indonesia sepanjang tahun ini.

Seperti halnya tahun lalu, nilai ekspor sawit sepanjang tahun 2020 diproyeksikan akan mencapai US$20 miliar (atau sekitar Rp300 triliun). Lebih lanjut Airlangga menyebutkan, di tengah pandemi Covid-19 ini, komoditas sawit masih mampu bertahan. Tidak hanya itu, sektor pertanian pun menempati peringkat pertama dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.

"Peringkat pertama untuk memulihkan ekonomi nasional. Jadi, komoditas hilirisasi sudah berjalan," jelasnya.

Komoditas hilirisasi dari kelapa sawit yang sudah berjalan adalah program biodiesel 30 persen (B30). Menurutnya, program biodiesel ini akan terus dikembangkan hingga tahun 2021 mendatang yang serapannya akan mencapai 9,2 juta kiloliter dalam bentuk Fatty Acid Methyl Ester (FAME).

"B30 tahun depan terus dilaksanakan. Artinya, dipersiapkan tahun depan 9,2 juta kiloliter," jelasnya. Lanjutnya, pada Juli 2021 mendatang, pemerintah Indonesia akan mengembangkan program biodiesel 40 persen (B40).

Deputy CEO PT Kilang Pertamina Internasional, Budi Santoso Syarif, mengatakan, campuran pada B40, yakni B30 ditambah dengan D100 sebesar 10 persen. "Strategi sudah jelas dari pak Menteri dan lainnya. B40 Komposisi B30, D100 10 persen," ungkapnya dilansir wartaekonomi.

Lebih lanjut Budi menyebut, berjalannya proyek biodiesel ini merupakan bentuk ketahanan energi serta dapat menekan defisit transaksi berjalan. Dampaknya, secara mikro, harga untuk sawit akan menjadi stabil. "Juga disampaikan pungutan US$55 per ton. Program ini akan terus berlanjut. Sebelum tahun 2015 diperuntukkan untuk oleochemical, tetapi ke depan lebih ke biodiesel, ke depan D100, bisa sejahterakan 16 juta jiwa petani," jelasnya.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Gubernur Riau Syamsuar.Kata Gubri Terbukti Sumber Kehidupan Bukan hanya dari Sawit
IlustrasiCegah Karhutla, Perusahaan Sawit di Riau Proaktif Ambil Langkah Preventif dengan Masyarakat
IlustrasiAkibat 1,4 Juta Hektar Kebun Sawit di Riau Tanpa Izin, Pemprov Kehilangan Pendapatan Rp107 Triliun
  Bengkalis Bedelau.RTRW Bengkalis Belum Kelar, Warga Terkendala Dirikan Pabrik Kelapa Sawit
Gubernur Riau Syamsuar.Jangan Tergantung pada Sawit, Gubri Minta Seluruh Bupati Kembangkan Tanaman Pangan di Riau
  Ketua Umum DPP Apkasindo Gulat Manurung, Ketua DPW Apkasindo Riau Santha Buana, dan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar.Apkasindo Siap Bantu Penanggulangan Karhutla di Riau

BERITA LAINNYA    
SMS Donasi XL Axiata Salurkan Bantuan dan Buka Layanan Gratis
Polres Kepulauan Meranti Ringkus 4 Terduga pelaku pengedar narkoba, dua diantaranya bawah umurPolres Meranti Ringkus 4 Terduga Pengedar Narkoba, Dua Diantaranya Bawah Umur
Susana media meeting di Pekanbaru, Senin (18/1/2021).
Pertumbuhan Ekonomi Riau di Triwulan IV 2020 Dekati Arah Positif
  IstSembilan Santri di Bengkalis Positif Covid-19
Dara Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2019, dr Atika Fitri yang saat ini bertugas sebagai dokter umum di Rumah Sakit  MMC Jakarta sudah mengikuti vaksinasiCerita Dara Kepulauan Meranti 2019, dr Atika Usai Disuntik Vaksin Sinovac
dr Syaipul Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Dumai
Covid-19 Dumai: Tambah 22 Kasus Baru, 13 Sembuh
Komentar Anda :

 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved