www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Pemkab Bahas Penerapan New Normal di Siak
 
MPA Asian Agri, Jaga Karhutla Sembari Berwirausaha
Kamis, 05 Maret 2020 - 07:21:20 WIB
Ketua MPA Desa Tambak, Junaidi saat melakukan persiapan untuk melakukan pemanenan madu kelulut di Desa Langgam pada 4 Maret 2020
Ketua MPA Desa Tambak, Junaidi saat melakukan persiapan untuk melakukan pemanenan madu kelulut di Desa Langgam pada 4 Maret 2020

LANGGAM - Setahun belakangan ini, Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Tambak binaan Asian Agri, selain dikenal sebagai kelompok patroli api juga dikenal sebagai MPA penghasil madu.

Sebab, selain mendapatkan pelatihan pencegahan dan pemadaman karhutla,  MPA ini juga didukung perusahaan untuk dapat memiliki penghasilan tambahan sembari menjalankan tugas patroli api.

“Dalam rangka menumbuhkan kemandirian MPA, maka selain mendapatkan pelatihan karhutla,   Asian Agri juga mendorong MPA binaannya untuk dapat berwirausaha. Adapun usaha yang dipilih adalah budidaya madu karena kita melihat potensi madu di Langgam cukup tinggi, maka muncul ide bagaimana kita bisa menjaga hutan sekaligus memberikan nilai ekonomis,” ujar Hafiz Hazalin Sinaga, Manager Fire Free Village Program Asian Agri pada saat berkunjung ke lokasi peternakan lebah kelulut milik MPA Desa Tambak, Kecamatan Langgam, Rabu (4/3/2020.

“Awalnya kita bantu 10 kotak lebah, dan pakannya untuk menumbuhkan minat MPA berusaha sembari menjalakan patrolinya, alhamdulillah sekarang sudah mulai kelihatan hasilnya. Kedepan kita juga berharap usaha ini bisa terus berkembang dan menjadi sentra madu di Langgam,” imbuh Hafiz melalui rilisnya.

Sementara itu Ketua MPA, Junaidi menyampaikan terima kasihnya dengan adanya program MPA yang mendukung pemuda untuk peduli lingkungan dan berpenghasilan.

“Sebelum ada MPA kegiatan kami selaku pemuda desa kurang terarah, dengan adanya MPA selain kami melakukan patroli dalam rangka pencegahan karhutla, sekarang kami juga mendapatkan penghasilan tambahan dari budidaya madu ini,” ujar Junaidi.

Menurutnya, dari 47 sarang lebah yang mereka miliki, yang sudah siap panen adalah 25 sarang yang mampu menghasilkan 3 kg madu trigonal dengan harga jual per-kg nya Rp400.000. 

Pada kesempatan yang sama, crew leader MPA, Zulkatap menyampaikan bahwa selain mendapatkan penghasilan dari budidaya lebah, MPA juga sudah memiliki usaha baru penyewaan mesin pompong. 

“Selain lebah, saat ini MPA juga sudah memiliki 4 unit mesin pompong yang  dibeli dari hasil Award DBA (Desa Bebas Api) binaan Asian Agri. Dimana  mesin tersebut sehari-harinya disewakan untuk umum dengan tarif 150.000 perhari per pompong. Alhamdulillah usaha pompong ini juga berbuah manis dimana setiap harinya selalu ada yang menyewa,” imbuh Zulkatap.

Pada kesempatan tersebut, Zulkatap juga menjelaskan bahwa, sekalipun saat ini MPA berwirausaha, namun tugas pokok mereka patroli api tetap berjalan sesuai jadwal. Dimana mulai pagi sampai malam   tetap ada yang berpatroli untuk mencegah terjadinya karhutla di desa mereka.

“Sekalipun kami berwirausaha, namun tugas pokok kami tetap berjalan. Untuk menunjang tupok tersebut kami juga sudah melakukan pembelian sepeda motor untuk berpatroli serta membangun  posko MPA,” jelas Zulkatap.

Asian Agri, sebagai salah satu perusahaan perkebunan besar,  secara berkesinambungan melakukan beragam upaya pencegahan Karhutla  Dimana sejak 1994,  Asian Agri  sudah menerapkan kebijakan tanpa bakar /zero burning.

Selain itu, pada tahun 2016, Asian Agri juga  bergabung dengan Fire-Free Alliance untuk bekerja sama dengan para mitra bersama-sama menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. 

Asian Agri juga  aktif melaksanakan program Desa Bebas Api (DBA) dan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang bertujuan untuk memberdayakan dan mendorong desa menerapkan kebijakan tanpa bakar dalam mengelola lahan serta menjaga desa  terbebas dari api.(rilis)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Drs Listyo Sigit MSi menyerahkan Maklumat Bersama Penegakan Hukum Karhutla kepada Sustainability Operation Asian Agri, Putu Grhyate Yonata Aksa pada acara Sosialisasi Penegakan Hukum Karhutla di Pekanbaru, Kamis (27/2/2020). Foto ISTAsian Agri Terima Maklumat Penegakan Hukum Karhutla
Ilustrasi kelapa sawit.PT Astra Agro Lestari Sebut Kebunnya Belum Terkena Dampak Karhutla
  Tumbang Perdana secara simbolis oleh Camat Kerinci Kanan, M Hassanal Lutfi didampingi Regional Head Asian Agri Wilayah Riau, Pengarapen Gurusinga dan Head Partnership Asian Agri, Rudy.Tumbang Perdana Tandai Peremajaan Sawit Rakyat di Siak
Pembagian masker ke anak sekolahAsian Agri Bagikan Masker Gratis ke Warga dan Murid Sekolah di Pangkalan Kerinci

 
Berita Lainnya :
  • Pemkab Bahas Penerapan New Normal di Siak
  • Alex Rins Dinilai Punya Potensi Juara Dunia MotoGP
  • Ibu Tiga Anak di Rohul Akan Diadili karena Curi 3 Tandan Buah Sawit
  • Juni 2020, Aceh Akan Dilintasi Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan
  • Saat Bercinta, Ternyata Ini Lho yang Dipikirkan Wanita
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved