www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Bak Film Laskar Pelangi, Tenaga Pengajar di Desa Terpencil Inhil Sabar Ajari Murid di Sebuah Gubuk
 
Sempat Naik, Minggu Ini Harga TBS Kelapa Sawit Turun Rp 1,85/Kg
Rabu, 04/12/2019 - 08:18:41 WIB

PEKANBARU - Sempat naik pekan lalu, pekan ini Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di Riau mengalami penurunan di semua kelompok umur.

Untuk periode 4 -10 Desember 2019 ini, harga TBS Kelapa Sawit kelompok umur 10 - 20 tahun mengalami penurunan tertinggi sebesar Rp 1,85 per kilogram (Kg).

Kasi Pengolahan dan Pemasaran Perkebunan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Provinsi Riau, Tengku Neni Mega Ayu mengatakan penurunan untuk kelompok umur 10-20 tahun itu pada penetapan ke 47 bulan Desemberr 2019 ini mencapai 0,10 persen dari pekan lalu.

"Atas penurunan itu harga TBS periode saat ini menjadi Rp 1.813,27 per kilogram (Kg). Penurunan harga TBS periode ini disebabkan faktor internal dan eksternal," ujar Tengku Neni, dikutip dari Tribunpekanbaru, Rabu (4/12/2019).

Untuk faktor internal penurunan tipis harga TBS periode ini lebih disebabkan oleh kenaikan biaya-biaya perusahaan seperti biaya pemasaran, biaya angkut, biaya olah dan biaya penyusutan.

"Sedangkan untuk harga jual CPO, PTPN V mengalami kenaikan sebesar Rp 40,00/Kg, Sinar Mas Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 7,29/Kg, Astra Agro Lestari Group mengalami penurunan harga sebesar Rp 109,09/Kg, Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp 64,44/Kg, dan PT. Musim Mas mengalami kenaikan sebesar Rp 163,00/Kg dari harga minggu lalu," ucap Tengku Neni.

Sementara itu untuk harga jual kernel, Astra Agro Lestari Group mengalami kenaikan sebesar Rp 270,00/Kg, dan Asian Agri Group mengalami kenaikan sebesar Rp 36,00/Kg dari harga minggu lalu.

Selanjutnya dari faktor eksternal, penurunan harga TBS periode ini disinyalir karena harga CPO telah menyentuh level jenuh belinya (overbought) yang mengakibatkan koreksi harga.

"Faktor lain yang juga mempengaruhi adalah penurunan kinerja ekspor dan pergerakan menurun minyak nabati jenis lain seperti minyak kedelai," ungkap Tengku Neni. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Bak Film Laskar Pelangi, Tenaga Pengajar di Desa Terpencil Inhil Sabar Ajari Murid di Sebuah Gubuk
  • Event Lovely Yamaha Lexi, Masyarakat Tumpah Ruah Saksikan Kemeriahan Acara
  • Kapal Karam Hanya Mengangkut 18 Orang, 14 Dipastikan Selamat, 3 dalam Pencarian
  • BKPP Rohul Simulasi CAT SKD CPNS, Ruangan di Convention Hall Islamic Disterilkan
  • Pengurus DPD LAN Riau Dilantik, Siap Jadi Mitra Strategis Pemerintah Perangi Narkoba
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved