www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Blue-E, Smart Card yang akan Gantikan Buku KIR
 
Wapres: Kontribusi Sawit untuk Devisa Capai Rp270 Triliun
Kamis, 31 Oktober 2019 - 15:24:48 WIB
Wapres Maruf Amin meresmikan pembukaan konferensi Indonesian Palm Oil Conference 2019 di Nusa Dua, Bali, Rabu (31/10/2019).
Wapres Maruf Amin meresmikan pembukaan konferensi Indonesian Palm Oil Conference 2019 di Nusa Dua, Bali, Rabu (31/10/2019).

NUSADUA - Wakil Presiden, Maruf Amin mengatakan sawit sebagai komoditas yang bernilai strategis mampu berkontribusi sebesar Rp270 triliun untuk devisa negara. Untuk itu, Indonesia patut bersyukur atas tumbuh suburnya sawit sehingga menjadikan neraca perdagangan Indonesia lebih baik.

“Sawit sebagai komoditas yang bernilai strategis mampu  berkontribusi sebesar Rp270 triliun untuk devisa negara. Keberhasilan ini tidak terlepas  karena kerja para pelaku usaha sawit  yakni para petani dan pengusaha khususnya Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI),” kata Wapres Maruf Amin saat meresmikan pembukaan konferensi Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2019 and 2020 Price Outlook di Nusa Dua, Bali, Rabu (31/10/2019).

IPOC 2019 merupakan konferensi yang diselenggarakan oleh Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI). Kegiatan ini dihadiri sekitar 1.500 peserta dari 18 negara.

Dikatakan, pembangunan perkebunan kelapa sawit mampu mendorong perekonomian dan menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru seperti di Sumatera Utara, Riau dan Kalimantan. Banyak  Provinsi di Indonesia perekonomian bertumbuh karena digerakkan oleh sawit.

Bahkan, kata Wapres keberadaan sawit mampu menggerakkan perekonomian di daerah inggiran. Karena itu, kedepan peran komoditas ini harus terus ditingkatkan. Apalagi karena adanya peningkatan permintaan dunia akan energi berkelanjutan.

Dalam kesempatan ini Wapres juga mengingatkan, pesan Presiden Jokowi tahun lalu untuk perbaikan sawit. Menurut Wapres Presiden Jokowi punya 5 pesan penting untuk perbaikan industri sawit yakni  memaksimalkan produktivitas,  peremajaan sawit, perluasan ekspor, pengembangan industri hilir dan keberlanjutan dari program B20 terus dilanjutkan.

Pengembangan kelapa sawit ke depan difokuskan pada peningkatan produktivitas lahan dan daya saing. Karena  itu Program peremajaan Perkebunan Sawit Rakyat (PSR) dan yang didukung oleh BPDP-KS harus mampu menuntaskan target  185 ribu hektar.“ Berbagai masalah yang menghambat seperti adminintrasi harus segera di selesaikan khususnya oleh Kementan,” tegas Wapres.

Wapres  mengharapkan, industri perlu konsisten memberikan penghargaan bagi KUD yang punya produktivitas tinggi. Hal ini  akan jadi pemicu bagi kelompok lain untuk meningkatkan produktivitas.

Wapres berpendapat sertifikat Indonesia Sustainability Palm Oil (ISPO) menjadi bagian penting untuk mengatasi kampanye antisawit. Komitmen GAPKI untuk mensyaratkan semua anggotanya telah tersertifikasi ISPO pada akhir 2020  merupakan langkah sangat baik. Melalui sertifikasi ini pesan yang negatif yang diarahkan kepada sawit bisa dikurangi dengan data dan fakta terkait komitmen ISPO.“ISPO merupakan bagian penting dari perbaikan tata kelola perkelapa sawit,” kata Wapres.

Lebih jauh Wapres mengingatkan tentang pentingnya peningkatan produktivitas, hilirisari melalui peningkatan industri untuk oleofood, oleokimia dan sebagainya. "Peningkatan ini diharapkan mampu mendorong petani swadaya bermitra dengan perusahaan," katanya.

Strategi peningkatan penggunaan Biodisel dalam negeri untuk memperkuat pasar domestik dan mengurangi impor minyak bumi harus tetap dilakukan.

Kebijakan B20 saat ini mampu menyerap 4 juta ton minyak sawit dan diperkirakan akan meningkat menjadi 6,4 juta ton yang mampu terserap tahun ini. Sehingga pada awal 2020 bulan Januari 3 juta ton akan bertambah untuk diserap.

Upaya memperkuat pasar domestik dilakukan dengan langsung bekerjasama dengan PLN untuk menciptakan green gasoline dan green avtur.(rls)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Ilustrasi.Gapki Sebut Konsumsi Minyak Sawit Domestik Masih Positif
IlustrasiPekan Ini, Harga TBS Kelapa Sawit Kembali Naik Jadi Rp1.617,61/Kg
IlustrasiEkspor Meningkat Picu Naiknya Harga Sawit Riau Pekan Ini
  TBS Sawit.Sepekan ke Depan Harga TBS Sawit Riau Turun, Berikut Daftar Harganya...
IlustrasiHarga TBS Kelapa Sawit di Riau Naik Jadi Rp1.571,37/Kg
PT EDI dan SAI anak perusahaan Astra Group, terus berkontribusi ikut membangun Kabupaten Rohul dengan programnya di berbagai sektor. PT EDI dan SAI Terus Berkontribusi Ikut Bangun Kabupaten Rohul

 
Berita Lainnya :
  • Blue-E, Smart Card yang akan Gantikan Buku KIR
  • Ingin Jadi Boneka Ken, Remaja Pria Ini Dandan 4 Jam Sebelum Berangkat Sekolah
  • Fakultas Hukum UIR Terima Kunjungan Bawaslu Pekanbaru
  • Pemprov Riau Telah Salurkan BLT Covid-19 ke 11 Kabupaten dan Kota
  • Temukan Aplikasi Ini di HP Mu? Buruan Hapus Kalau Tak Mau Diserang Malware
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved