www.halloriau.com
HalloSawit
BREAKING NEWS :
Bupati Sukiman Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Covid-19 di 2 Kecamatan
 
Peremajaan Lahan Sawit, Pemerintah Akan Beri Rp25 Juta/Hektar ke Petani
Kamis, 26 September 2019 - 06:16:23 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Pemerintah telah menyiapkan dana untuk peremajaan lahan sawit. Melaui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) kelapa sawit, petani akan diberikan dana Rp 25 juta per hektare (Ha) untuk peremajaan kebun sawitnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, dana tersebut digulirkan untuk petani dengan lahan maksimal 4 Ha. Selain itu, program ini juga dikhususkan untuk lahan sawit berusia di atas 25 tahun, atau belum 25 tahun namun ada kesalahan dalam penanaman bibitnya.

"Peremajaan itu dilakukan untuk membiayai maksimum 4 Ha. Kalau ada 6 Ha, yang dibayar 4 Ha saja. Itu ada dana Rp 25 juta per Ha diberikan melalui BPDP kepada petani yang ikut peremajaan. Siapa? Kalau dia punya kebun di atas 25 tahun, atau belum 25 tahun tapi bibitnya salah, sehingga produktivitasnya rendah sekali," terang Darmin dikutip dari Detik.

Darmin menegaskan, Rp 25 juta itu akan dipakai untuk penebangan pohon tua atau tidak produktif. Setelah itu, petani harus membersihkan lahan dan menanam bibit yang bersertifikat. Sehingga, petani tersebut bisa menghasilkan 9-10 ton kelapa sawit per Ha dan dapat dibeli oleh BPDP Kelapa Sawit.

"Sehingga tidak ada cerita setelah ditanam, berbuah hanya 2 ton per hektare per tahun. Saat ini dengan bibit bagus bisa 9-10 ton per hektare, sehingga hasilnya akan dibeli oleh BPDP," ujar dia.

Darmin mengatakan, hingga saat ini sudah ada 84.000 Ha lahan sawit yang siap diremajakan mulai pekan depan. Lahan tersebut sudah masuk verifikasi BPDP Kelapa Sawit.

"Kalau sudah masuk verifikasi, dia akan buka rekening dan BPDP akan kirim uang Rp 25 juta/Ha. Saat ini dari 84.000 Ha, sudah 43% sudah disalurkan. Jadi kami tidak benar-benar tunggu. Mulai minggu depan kami siapkan agar peremajaan itu jalan continue saja. Tapi sekarang baru berani Sumatera Utara karena sudah jelas mulai hujan," ucap Darmin.

Darmin mengatakan, peremajaan lahan sawit ini dilakukan secara bertahap agar bisa terkendali.

"Kami terus lakukan per daerah, kami tidal berani langsung semua daerah, nanti tidak terkontrol lagi," pungkasnya. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiAkibat Kampanye Negatif, Pengusaha Sawit Kesulitan Dapat Kredit Bank
TBS Sawit.Periode Ini, Harga TBS Sawit Riau Kian Anjlok
TBS Sawit.Stok Melimpah Sementara Permintaan Turun, Harga Sawit Riau Ikut Turun
  IlustrasiHarga TBS Kelapa Sawit di Riau Turun Jadi Rp1.401,53/Kg
IlustrasiHarga TBS Kelapa Sawit di Riau Pekan Ini Turun Jadi Rp1.660,62/Kg
IlustrasiSepekan ke Depan Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Naik Rp1.863,83/Kg

 
Berita Lainnya :
  • Bupati Sukiman Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Covid-19 di 2 Kecamatan
  • Peduli Masyarakat Terdampak Pandemi, XL Axiata Bagikan Sembako di Padang
  • Alhamdulillah, Pasien Covid-19 di Pekanbaru Sembuh Semua, Ini Pesan TAF Buat Tenaga Medis dan Pemko
  • Diduga Hendak Bunuh Diri, Gadis Remaja Ditemukan Pingsan di Taman Pelabuhan BSL Bengkalis
  • Kasus Positif Covid-19 di Inhu Nihil, OTG 4 Orang, PDP Masih Dirawat 1 Orang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved