www.halloriau.com
HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
Ahli Epidemiologi Riau Rekomendasikan Beberapa Langkah Penanganan Covid19
 
Saipul Jamil Kembali Terancam Sanksi Pidana UU Anak
Minggu, 19 Juni 2016 - 09:23:46 WIB
Saipul Jamil
Saipul Jamil

JAKARTA - Pedangdut Saipul Jamil kembali berpotensi terancam sanksi pidana dalam Undang-Undang Perlindungan Anak. Hal tersebut lantaran dua anggota tim kuasa hukum Saipul berinisial BN dan K, telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap ke R, Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Utara, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berkaitan dengan hal tersebut, kuasa hukum DS, Osner Johnson Sianipar, secara tegas menyatakan bahwa dengan adanya kasus ini, Jaksa Penuntut Umum dapat mengajukan banding atas putusan tersebut untuk mengaktifkan kembali ancaman pidana dalam Undang-Undang Perlindungan Anak.

"Jaksa kan masih banding. Itu bisa langsung banding dan bisa dinilai putusan itu tidak tepat. Kita bisa kembalikan ke posisi semula yaitu Undang-Undang Perlindungan Anak," paparnya saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta dikutip Okezone.

Tak cukup sampai di situ, Osner rupanya juga menyoroti alasan Majelis Hakim saat memberikan keringanan hukuman untuk Saipul Jamil. Dalam putusannya, Majelis Hakim menyebutkan bahwa saat putusan dibacakan, DS telah memberikan maaf kepada mantan suami Dewi Persik itu.

Menurut Osner, hal tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai alasan yang meringankan. Pasalnya, selama proses penyelesaian perkara berlangsung, pihak Saipul Jamil sama sekali tidak menunjukkan itikad baik untuk meminta maaf secara langsung kepada DS. Alih-alih meminta maaf, mereka justru melaporkan DS ke Polda Metro Jaya atas tuduhan pemalsuan akta kelahiran.

"Hal-hal yang meringankan SJ ketika DS sudah memaafkan SJ, itu kan justru meringankan DS. Walaupun dia korban dia itu masih mau memaafkan. Harusnya bunyinya hal-hal yang memberatkan SJ adalah pelaku tidak pernah datang kepada DS atau keluarganya untuk meminta maaf baik lisan atau tertulis," ujar Osner.

"Jangankan meminta maaf, justru SJ melakukan penyerangan. Malah bilang DS mencari popularitas. Apalagi sampai melaporkan DS ke Polda Metro Jaya tentang pemalsuan data. Ada bukti autentik akta kelahiran. Dia lahir 22 Maret 1998. Lalu mendapatkan KTP, juga 22 Maret 1998. Apa yang dipalsukan?" sambungnya. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Kolase penampakan oknum guru Turidi dan keluarga korban.Bejatnya Guru Ganteng Ini, Setubuhi Siswinya hingga 20 Kali di Sekolah
Saipul JamilAtur Suap Panitera PN, Saipul Jamil Cs Gunakan Kode "Sampah" dan "Terminal"
Beredar Video Mesum Sesama Pria Mirip Saipul JamilGeger!! Beredar Video Mesum Sesama Pria Mirip Saipul Jamil
  Pamit Mau Nonton Slank, Remaja 13 Tahun Malah Disekap Pacar 3 Hari
Pemeran Video Mesum Sesama Jenis Dipastikan Pihak Saipul Jamil Bukan Dirinya
Saipul JamilSaipul Jamil Kembali Terancam Sanksi Pidana UU Anak

 
Berita Lainnya :
  • Ahli Epidemiologi Riau Rekomendasikan Beberapa Langkah Penanganan Covid19
  • KPID Riau Siap Sukseskan Pilkada Serentak di 9 Kabupaten Kota
  • Bikin Heboh, Beredar Rekaman Sepasang Warga Binaan Bermesraan di Lapas Bangkinang
  • Semester I 2020, Ekspor Riau Naik 6,96 Persen
  • Ayo Buruan, Kuliah di AMIK Selatpanjang Gratis dan Dapat Uang Saku, Kuota Terbatas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Potret Lensa
    AFFCO Riau Lepas Finalis KBANNOVATION 2109
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved