www.halloriau.com
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
14:00 - Kecelakaan Maut Terjadi Lagi di Tol Pekanbaru-Dumai, 5 Orang Tewas 2 Luka Berat | 13:28 - Riau Akan Distribusikan 15.240 Vaksin Covid-19 untuk 3 Daerah Ini | 12:32 - Abaikan Prokes Covid-19, Kerumunan Warga Penerima BLT Dibubarkan | 18:21 - Kadiskes Riau: Rapid Test Antigen Swab Syarat Perjalanan Keluar Daerah | 18:21 - Penahanan Yan Prana, Kejati Beralasan Tersangka Menghilangkan Barang Bukti | 16:00 - Setdaprov Riau, Yan Prana Jaya ditahan Jaksa Penyidik Pidsus Kejati Riau
 
Karyawan Bank Muammalat Sikat Tabungan Nasabah Rp 8 Miliar
Senin, 18 Januari 2016 - 06:03:29 WIB
<font size="2">Ilustrasi</font>.
Ilustrasi.

MATARAM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Barat (NTB) sedang menangani kasus pembobolan tabungan 19 nasabah Bank Muammalat cabang Mataram sebesar Rp 8 miliar oleh karyawan bank berinisial DN.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nusa Tenggara Barat (NTB), Yusri mengaku sudah memanggil manajemen Bank Muammalat dari pusat dan cabang Mataram untuk membahas penyelesaian pembayaran ganti rugi kepada nasabah yang dirugikan.

"Mudahan minggu ini sudah dibayar seluruhnya. Kami sudah bertemu dengan tim dari kantor pusat Bank Muammalat beberapa hari lalu," ujarnya di Mataram, seperti dilansir Antara, Minggu, (17/1/2016).

Ia mengatakan, pihaknya tidak ingin masalah penyelesaian ganti rugi dana nasabah yang dibobol tersebut berlangsung lama karena bisa menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap bank syariah itu.

"Mungkin akan berpengaruh juga pada industri perbankan syariah lainnya. Makanya secepatnya dibayarkan. Minggu depan itu sudah selambat-lambatnya," kata Yusri.

Atas kejadian pembobolan tabungan nasabah tersebut, kata Yusri, pihaknya meminta bank syariah pertama di Indonesia itu memperkuat manajemen resikonya.

"Harapannya kasus Bank Muammalat ini menjadi pembelajaran bagi bank lain sehingga memperkuat manajemen risikonya," ucapnya.

Kasus pembobolan tabungan yang ada di rekening 19 nasabah tersebut dilaporkan oleh nasabah pada pertengahan Desember 2015. Namun proses penyelesaian hingga saat ini masih berlangsung di bawah pengawasan OJK NTB.

Pihak Bank Muammalat cabang Mataram juga telah melapor ke Kepolisian Daerah NTB terkait dugaan keterlibatan orang dalam perusahaan berinisial DN. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
 

BERITA LAINNYA    
IlustrasiKecelakaan Maut di Tol Pekanbaru-Dumai Kembali Renggut 1 Nyawa
Kapolsek Iptu Budi Ikhsani dan tim Gugus Covid Rambah Hilir, komite sekolah dan Kepsek SMN 2 Rambah Hilir, monotoring 3 sekolah terkait penerapan prokes di sekolah.
Tim Gugus Covid 19 Rambah Hilir Monitoring Kesiapan Sekolah Gelar Belajar Tatap Muka
Kadiskes Pekanbaru M Noer86 Nakes di Pekanbaru Divaksin Covid-19
  Showroom HSH PekanbaruDihantam Pandemi Corona, Honda di Riau Lepas 2.479 Unit Sepanjang 2020
Sudah 5 hari Tim SAR mencari Intum warga Rohil yang  hilang.Lima Hari, Tim SAR Masih Cari Lansia yang Hilang di Rohil
IlustrasiLewat APBN, Dinas ESDM Riau Ajukan Permohonan Pasang Rooftop Panel Surya di Sekolah
Komentar Anda :

 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved