www.halloriau.com
HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
Wajib Pajak Kucing-kucingan, Pemkab Kepulauan Meranti Harus Rela Kehilangan Rp 300 Juta Lebih
 
Empat Hari Menikah, Anik Malah Menghilang
Sabtu, 10 Oktober 2015 - 14:46:32 WIB

SLEMAN - Seorang perempuan bernama Anik Siyamtini (20) menghilang di Ngipiksari, Kaliurang Selatan, Hargobinangun, Pakem, Sleman setelah dinikahi Jamali. Hilangnya pengantin baru itu terjadi sejak pertengahan Agustus 2015 lalu. Suami korban, Jamali (31) sudah berupaya mencari tahu keberadaan istrinya itu hampir dua bulan, namun tidak kunjung ditemukan.

Jamali menceritakan, ia menikah dengan Anik pada Selasa 11 Agustus 2015 di Sidorejo Jemowo Boyolali, Jawa Tengah. Berselang empat hari kemudian, atau tepatnya pada Sabtu 15 Agustus 2015, ia memboyong istrinya ke rumahnya yang berada di Ngipiksari Kaliurang Selatan, Hargobinangun, Pakem Sleman, untuk menjalani tradisi ngunduh mantu

Sehari berikutnya, atau tepatnya pada Minggu 16 September 2015, kakak korban datang ke rumahnya sekira pukul 11.00 WIB. Kedatangannya hari itu untuk mengantar sebuah motor Yamaha jenis Jupiter warna hijau putih yang akan dipakai korban untuk keperluan sehari-hari.

"Pada Senin17 September 2015 sekira pukul 11.00 WIB, istri saya pamit ke warung pakai motor," terang dia, Jumat 9 Oktober 2015.

Setelah istrinya pamit, kemudian ia menyusul ke warung yang dimaksud. Tetapi saat tiba di sana, ia tak menemukan istrinya.

Ia menghubungi nomor ponsel istrinya, namun tidak diangkat. Ia juga mengirim pesan singkat dan dijawab istrinya sedang menambal ban dengan alasan ban kempes.

"Saat mau saya susul, dia jawab katanya bannya kempes dan mengatakan tidak usah disusul dengan alasan sudah membawa uang. Bunyi smsnya, ga usah nyusul dah bawah uang," kata Jamali.

Beberapa menit kemudian, ia mencoba menghubungi lagi namun ponsel istrinya sudah tidak aktif. Ia terus berusaha mencari tahu keberadaan perempuan yang baru dinikahinya itu, namun tak kunjung ditemukan.

Keesokan harinya, ia pergi ke Boyolali tapi pihak mertuanya juga tidak mengetahui keberadaan sang istri. "Tapi mertua saya melarang melapor polisi. Tapi saya tetap melapor sebagai pemberitahuan," ucapnya.

Kapolsek Pakem Kompol Sudaryanto membenarkan adanya pemberitahuan orang hilang di Ngipiksari, Hargobinangun. Namun, suami korban tidak membuat laporan tersebut secara resmi. Jamali hanya sekedar memberitahukan kepada petugas kepolisian di Mapolsek.

"Iya memang datang ke Mapolsek tapi tidak melapor secara resmi. Kalau melapor pasti kami tangani," kata Sudaryanto. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Sedih, Mempelai Wanita Meninggal 30 Menit sebelum Akad Nikah
 Empat Hari Menikah, Anik Malah Menghilang
  Kejaksaan Agung Bantah Pembebasan 10 WNI Ditukar Mary Jane
 Polisi Duga Motif Penculikan Bocah Tia Terkait Penjualan Organ

 
Berita Lainnya :
  • Wajib Pajak Kucing-kucingan, Pemkab Kepulauan Meranti Harus Rela Kehilangan Rp 300 Juta Lebih
  • Kota Dumai akan Uji Coba Belajar Tatap Muka, Sekolah Wajib Ajukan Proposal Protokol Kesehatan Covid-19
  • Sempat Ditahan, Kini Dua Tersangka Korupsi di Disdik Riau Malah Jadi Tahanan Kota
  • Pernyataan Resmi Telkomsel: SMS dan Telepon Tidak Bisa Sama Sekali, Layanan Akses Data Menurun
  • Masuk Kategori OTG, Dua Pasien Covid-19 di Dumai ‎Isolasi Mandiri
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Potret Lensa
    AFFCO Riau Lepas Finalis KBANNOVATION 2109
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved