www.halloriau.com
HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
Dobrak Kesenjangan Digital, Telkom Hadirkan IndiHome Lite
 
Meresahkan, KPI Awasi Goyang Oplosan Yuk Keep Smile
Senin, 30/12/2013 - 09:36:26 WIB
Goyang oplosan di YKS
Goyang oplosan di YKS

Setelah joget Caisar, kini tren goyang oplosan yang dipopulerkan artis Soimah pada program Yuk Keep Smile (YKS) di TransTV. Belakangan orang tua mulai prihatin dengan joget oplosan yang dinilai terlalu vulgar karena mulai diikuti anak-anak.

Gerakan joget itu sendiri sebenarnya simpel. Ketika lagu sudah memasuki bagian reff, sekelompok orang membuat barisan berjejer dan menghadap ke kanan atau ke kiri secara bergantian. Kemudian, tangan kanan berada di kening, dan tangan kiri di pinggang belakang, dan bagian panggul ditonjolkan ke depan. 

Pinggul kemudian diayun-ayunkan naik turun. Badan pun ikut bergerak maju mundur. Gerakan ini berulang dilakukan sampai bagian reff lagu selesai.

"Anak saya juga sudah pinter joget-joget seperti itu, padahal itu gerakannya agak vulgar," curhat seorang bapak, Rian, seperti dilansir merdeka.com, Senin (30/12/2013).

Meski belum mendapat laporan dari warga, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) rupanya terus memantau fenomena tayangan yang menampilkan berbagai jenis joget termasuk goyang oplosan tersebut.

"Terus terang kita sedang mengawasi dan memantau tayangan itu," kata Komisioner KPI, Agatha Lily, saat dihubungi.

Peluang anak terpengaruh pada tayangan itu, kata Lily, bisa saja terjadi. Bagaimana tidak, acara itu tayang setiap hari mulai pukul 19.30 WIB sampai lebih kurang empat jam.

Lily menambahkan, KPI sendiri pernah menegur tayangan YKS maupun program serupa di stasiun televisi lain. Bahkan ada yang dilarang tayang oleh KPI. 

"Karena mereka melakukan lempar-lempar tepung. Itu kita tegur keras karena di dalamnya ada candaan kasar dan berlebihan," tambahnya.

Maka itu, menurutnya, tak menutup kemungkinan pula bagi KPI menindaklanjuti tayangan goyang oplosan jika mendapat laporan dari masyarakat.

"Kalau ada laporan akan kita kaji langsung misalnya tak sesuai aturan yang ada. Dan kalau ternyata berlebihan akan kita sampaikan teguran kepada yang bersangkutan," tutupnya.(*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Ilustrasi287.965 Peserta yang Tidak Hadir Dikenai Sanksi Tak Bisa Ikuti Tes CPNS Berikutnya
Kondisi gawai dan headset yang rusak tersambar petir. FOTO: Merdeka.Pelajar Luka-luka Tersambar Petir saat Main HP sambil Dicas
Ratusan siswa SMP N 1 Turi Sleman dilaporkan hanyut terbawa arus saat susur Sungai Sempor Sleman. Foto: KompasRatusan Pelajar SMPN di Selaman Hanyut Terseret Arus saat Susuri Sungai
  Pencarian korban susu sungai SMPN 1 Turi.Tim SAR Temukan 2 Korban Lagi, Siswa Susur Sungai yang Tewas Jadi 8 Orang
Muhamad Alipudin saat ditemui di Sekretariat BPD HIPMI Jaya, Jakarta (21/2/2020) pada acara pendaftaran Calon Ketua BPD HIPMI Jaya 2020-2023Muhamad Alipudin Komit Bawa HIPMI Jaya dan Anggotanya Naik Kelas
IlustrasiBKN Temukan Joki Pakai Teknologi Canggih di Seleksi CPNS 2019

 
Berita Lainnya :
  • Dobrak Kesenjangan Digital, Telkom Hadirkan IndiHome Lite
  • Meningkat, 20 Hotspot Terpantau Hari Ini di Riau
  • Rossi Kecelakaan dalam Tes MotoGP Qatar, Vinales Posisi Teratas
  • PGN Jaga Ketahanan Pasok Gas Jawa Timur
  • Api Lahap 3,5 Hektare Lahan di Dua Desa Pulau Rangsang Meranti
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    AFFCO Riau Lepas Finalis KBANNOVATION 2109
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved