www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
5 Atlet Dayung Riau Masih Jalani Isolasi, Kondisinya Membaik
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
KKB Papua Ancam PON XX? Polri Serius Tambah 1.600 Personel Brimob
Selasa, 14 September 2021 - 08:45:23 WIB
KKB Papua
KKB Papua

PEKANBARU - Markas besar kepolisian RI menurunkan 1.600 personel atau 16 Satuan Setingkat Kompi (SSK) untuk membantu pengamanan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX.

Diketahui, Pekan Olahraga Nasional (PON) XX direncanakan akan berlangsung pada Oktober 2021 mendatang.

Hal itu untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

"Back up pasukan 16 SSK untuk bantu PAM PON," kata Asops Kapolri Irjen Imam Sugianto kepada wartawan, Kamis (9/9/2021), seperti yang dilansir dari tribunnews.

Ia menuturkan ribuan personel yang diturunkan nantinya Bawah Kendali Operasi (BKO) Brimob Nusantara.

"Dari Brimob Nusantara," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepolisian RI telah memetakan ancaman utama pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang direncanakan akan berlangsung pada Oktober 2021 mendatang.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal menyampaikan kelompok kriminal bersenjata (KKB) dan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh Komine Nasional Papua Barat (KNPB) merupakan dua hal yang menjadi ancaman utama.

Ia menyampaikan pihaknya mengantisipasi dengan mengelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota). Simulasi itu terus dilakukan menjelang pelaksanaan PON XX.

"Ancaman utama yang ada di Provinsi Papua adalah gangguan dari Kelompok KKB dan KKP, perlu diantisipasi juga aksi demonstrasi yang ditunggangi oleh KNPB untuk mencoba menggagalkan atau membuat rusuh pada saat pelaksanaan PON XX Papua," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal kepada wartawan, Minggu (5/9/2021).

Ia menerangkan pengamanan ini nantinya akan ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua.

Mereka bersiap untuk melakukan skenario penjagaan hingga kemungkinan terburuk.

Lebih lanjut, Musthofa menyampaikan pihaknya juga telah menyiapkan skenario pengaturan lalu lintas.

Tak hanya itu, mereka juga menyiapkan skenario pengawalan para kontingen atlet yang tiba di Papua.

Hal ini untuk mencegah adanya kemacetan, kecelakaan lalu lintas maupun adanya aksi unjuk rasa masyarakat yang mencoba menolak kegiatan PON Papua XX.

"Persoalan yang diangkat adalah bagaimana cara dari tim pengamanan untuk melakukan penanganan terhadap warga yang melanggar Prokes," tukas dia.

Penangkapan 2 Anggota KKB Papua
Pada Selasa (7/9/2021), dilakukan penangkapan dua orang yang diduga anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang berada di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, di Distrik Oksibil.

TNI pun mengamankan 5 pucuk senjata dari dua orang tersebut.
"Personel Koramil 1715-05/Batom beserta dengan Linmas Distrik Batom berhasil menangkap dua orang anggota KKB Ngalum Kupel pimpinan Lamek Taplo," ujar Danrem 172/PWY, Brigjen Isak Pangemanan, melalui keterangan tertulis, Selasa.

Penangkapan 2 orang tersebut berawal dari laporan masyarakat yang curiga terhadap kehadiran mereka di sungai dengan perahu kecil.

Menurut Isak, dua orang tak dikenal itu menggunakan perahu jenis Johnson dari arah PNG menuju ke Mongham yang merupakan basis KKB.

Namun, perahu yang digunakan kedua orang tersebut rusak ketika berada di Kampung Muara.

Menerima laporan tersebut, empat anggota Koramil bersama beberapa pemuda dan anggota Linmas, bergerak menuju lokasi dengan menggunakan perahu.

Kemudian berhasil menangkap dua orang tersebut dan terungkap identitas mereka.

"Personel kami kemudian melakukan pengepungan di pertengahan sungai Oksip – Mongham dan berhasil menangkap dua orang anggota KKB bernama Yulian Uropmabin (36) dan Kapol Uropmabin (42)," kata Isak.

Mereka pun dibawa ke Koramil dan dilakukan pemeriksaan.
Didapati beberapa barang bukti, di antaranya 35 butir amunisi 5,56 mm, dua butir GLM, dua buah ponsel, enam buah senjata tajam, satu buah solar cell, lima buah flasdisk, satu buah Bendera OPM, tiga buah Bendera "Buka".

Kemudian, dua buah Bendera "Buka" kecil, satu buah ketapel, satu lembar FC KK, satu buku kartu kesehatan, dua lembar tiket pesawat, saru buah buku saku, delapan buah tas, dan satu buah tenda payung.

Sementara itu, di antara 5 pucuk senjata yang diamankan, di antaranya dua pucuk senjata api jenis M-16.

M-16 tersebut salah satunya dilengkapi dengan pelontar granat, dan satu pucuk senapan laras panjang rakitan.

Kini, kedua orang yang diduga anggota KKB tersebut ditahan di Koramil 1715-05/Batom.

Sebelumnya, aparat keamanan TNI dan Polri juga berhasil meringkus dua anggota KKB Papua yang diduga hendak memasok senjata.

Dua orang berinisial AT dan DT ditangkap Kepolisian Daerah Papua di Sentani dan Doyo Lama, Kabupaten Jayapura, pada Jumat (3/9/2021).

Masing-masing punya peran, AT sebagai penyedia dana untuk DT, sementara DT berperan mencari senjata dan amunisi yang diduga dibawa ke KKB.

Dari pemeriksaan, aparat menemukan uang senilai Rp 28 juta, tiga pucuk senjata laras panjang, enam magasin, dan 73 butir amunisi di rumah DT di daerah Genyem.

Tiga pucuk senjata itersebut meliputi satu pucuk senjata jenis M16 dan dua pucuk senjata jenis SS1.

Diduga amunisi yang diperoleh DT berasal dari Papua Nugini (PNG).

"Diduga mereka membawa 73 butir amunisi dan tiga pucuk senjata api dari jalur tikus di perbatasan Jayapura dan Papua Nugini," ungkap Kombes Faizal Ramadhani, Direskrimum Polda Papua.

Menurut dia, aparat keamanan sudah memantau DT selama satu bulan sebelum akhirnya menangkapnya.

Setelah diyakini DT telah memegang senjata api, penangkapan dilakukan pada Jumat sekitar pukul 10.00 WIT di Sentani, Kabupaten Jayapura.*


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Jubir Satgas Covid-19 Riau Indra Yovi5 Atlet Dayung Riau Masih Jalani Isolasi, Kondisinya Membaik
Bapenda Provinsi Riau menggelar penertiban dan sosialisasi pajak kendaraan bermotor (PKB) di pintu masuk Kota Dumai. Bapenda Riau Gelar Penertiban dan Sosialisasi Pajak Kendaraan Bermotor di Dumai
Viani Limardi Tak Terima Dituding Gelembungkan Dana Reses, Viani Akan Tuntut PSI Rp1 T
ilustrasiHarga Sawit Riau Turun Tipis, Minggu Ini Dibanderol Rp2.787/Kg
Sugeng Pranoto DPRD Riau Segera Serahkan Perda Pajak Daerah, Bakal Gratis Mutasi Kendaraan
  Jokowi menanam mangrove bersama masyarakat Bengkalis. Tanpa Alas Kaki, Jokowi Ikut Tanam Mangrove di Bengkalis
PS Kepulauan Meranti berfoto bersama sebelum menjamu PS Bengkalis di Stadion Kaharuddin Nasution, PekanbaruDitahan Imbang PS Bengkalis, PS Askab Kepulauan Meranti Segel Tiket Perempat Final Piala Gubri 2021
Foto bersama disela-sela penyerahan tabung oksigen.Hari Perdamaian Sedunia, The Premiere Hotel Pekanbaru Donor Darah dan Sumbang Tabung Oksigen
Tersangka pengedar sabu.Sebulan Baru Nikah, Pasutri Ini Diringkus karena Pakai dan Edarkan Sabu
Plt Ketua KONI Riau Raja Marjohan Yusuf (keenam kiri) dan jajaran disambut dalam suasana persaudaraan saat tiba di Papua. Foto IstDayung Riau Berpotensi Tambah Medali PON Papua
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Bapenda Gelar Penertiban dan Sosialisasi Pajak Ranmor
 
 
 
 
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved