www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Pertanyakan Tujuan PPKM, Anggota DPRD Riau: Kenapa Berlaku Malam Saja?
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Ini 15 Syarat Terbaru Penerima Vaksin Covid-19 untuk Genjot Vaksinasi
Rabu, 21 Juli 2021 - 13:58:39 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Hasil evaluasi pelaksanaan PPKM Darurat Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono di konferensi pers Sabtu 17 Juli 2021 menunjukkan kasus Covid-19 belum terkendali. Karenanya, pemerintah berencana terus menggenjot vaksinasi Covid-19 untuk mempercepat kekebalan kelompok (Herd Immunity) di masyarakat.

Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan mempercepat dengan memperpendek stok vaksin. Saat ini stok vaksin yang dimiliki pemerintah sekira 74 juta vaksin Covid-19 di seluruh daerah. Dengan jumlah vaksin yang terus bertambah, diharapkan vaksinasi bisa semakin masif dan menjangkau semua masyarakat di berbagai wilayah Tanah Air.

Masyarakat yang ingin divaksinasi tentu bisa segera mendaftarkan diri ke posko vaksinasi terdekat sesuai wilayah masing-masing. Namun, perlu diingat ada beberapa syarat yang harus dipenuhi untuk memastikan seseorang layak untuk divaksinasi. Syarat tersebut daitur dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/2/2021 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Adapun syarat penerima vaksin Covid-19 yang telah diperbarui dikutip dari ojezone adalah:

1. Tidak terkonfirmasi covid-19. Jika pernah positif corona, sudah sembuh minimal tiga bulan sejak terkonfirmasi.

2. Berusia di atas 18 tahun. Sementara masyarakat lansia sudah bisa mendapat vaksin covid-19.

3. Tekanan darah di bawah 180/110 mmHg.

4. Bagi ibu hamil, vaksinasi ditunda sampai melahirkan. Sementara Ibu menyusui boleh divaksinasi.

5. Jika memiliki riwayat alergi berat seperti sesak napas, bengkak, dan urtikaria seluruh badan atau reaksi berat lainnya karena vaksin, maka vaksinasi diberikan di rumah sakit.

6. Jika memiliki riwayat alergi berat atau mengalami gejala sesak napas, bengkak, dan urtikaria seluruh badan setelah divaksinasi covid-19 sebelumnya, maka tidak diberikan lagi untuk vaksinasi dosis kedua.

7. Orang mengidap penyakit kronik (seperti penyakit paru obstrujtif kronis dan asma, penyakit jantung, gangguan ginjal, dan penyakit hati atau liver) yang sedang dalam kondisi akut atau yang belum terkendali maka vaksinasi tidak dapat diberikan.

8. Bila dalam pengobatan TBC lebih dari dua minggu, maka vaksinasi dapat diberikan.

9. Jika menyandang dan sedang mendapat pengobatan penyakit kanker, maka vaksinasi tidak dapat diberikan, kecuali ada surat rekomendasi dari dokter yang merawat.

10. Bila sedang mendapat pengobatan gangguan pembekuan darah, defisiensi imun, dan penerima produk darah atau transfuse, maka vaksinasi ditunda dan dirujuk.

11. Bagi penderita penyakit autoimun sistemik, maka vaksinasi ditunda dan dikonsultasikan kepada dokter yang merawat.

12. Pemilik riwayat penyakit epilepsi, vaksinasi dapat diberikan jika dalam keadaan terkontrol.

13. Jika menyandang penyakit diabetes melitus yang minum obat teratur, vaksinasi dapat diberikan.

14. Untuk orang dengan HIV yang minum obat teratur, vaksinasi dapat diberikan.

15. Bila mendapat vaksinasi lain selain vaksin covid-19 kurang dari satu bulan terakhir, maka vaksinasi ditunda sampai satu bulan setelah vaksinasi sebelumnya.

Selain itu ada juga pertanyaan skrining tambahan untuk sasaran lansia dengan usia 60 tahun ke atas:

- Apakah Anda mengalami kesulitan untuk naik 10 anak tangga?

- Apakah Anda sering merasa kelelahan?

- Apakah Anda memiliki paling sedikit 5 dari 11 penyakit (hipertensi, diabetes, kanker, penyakit paru kronik, serangan jantung, gagal jantung, kongesti, nyeri dada, asma, nyeri sendi, stroke, dan penyakit ginjal)?

- Apakah Anda mengalami kesulitan berjalan kira-kira 100 sampai 200 meter?

- Apakah Anda mengalami penurunan berat badan yang bermakna dalam setahun terakhir?

Jika terdapat tiga atau lebih jawaban "iya", maka vaksin tidak dapat diberikan.(rilis)

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
Ade Agus HartantoPertanyakan Tujuan PPKM, Anggota DPRD Riau: Kenapa Berlaku Malam Saja?
dokumentasiHari Ini, Nihil Warga Pambang yang Diswab Antigen
(foto: cnn indonesia) Dokter: Setelah Isoman 10 Hari Tak Perlu Lagi Tes Covid-19, Virus Sudah Mati
Polsek Bangko adakan patroli gabungan berskala besar pada Jumat (23/7/2021) malam. Polsek Bangko Patroli Gabungan PPKM dan Bagikan Semboko ke Warga yang Isoman
(Istimewa) Terpapar Covid-19 Saat Hamil, Dokter di Surabaya Meninggal, Bayinya Selamat
  IlustrasiGawat! Corona Riau Pecah Rekor 1.215 Kasus Positif
Dinas Perikanan Bengkalis8 ASN Diskan Bengkalis Positif Covid-19, Kadis Pertimbangkan untuk WFH Sebagian ASN
Kepala Rutan Rengat Refin Tua Simanullang FGD Kanwil Kemenkumham Riau, Kepala Rutan Rengat: Kami Rutin Razia
Antusias masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19. Mereka sempat berkerumun, namun sempat dibubarkan petugasAntusias, Vaksinasi Massal di Kepulauan Meranti Menimbulkan Kerumunan
IlustrasiCerita Pasien Kritis Covid-19 Selamat dari Kematian Setelah Bersedekah Tiap Hari
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Balai PPW Riau Monev Program Pamsimas dan IPAL Pesantren di Bengkalis
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved