www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Pertanyakan Tujuan PPKM, Anggota DPRD Riau: Kenapa Berlaku Malam Saja?
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Ditanya Kenapa Vaksin Nusantara Dianggap Bahaya, Jawaban Terawan Mengejutkan!
Rabu, 16 Juni 2021 - 23:23:20 WIB
Terawan Agus Putranto
Terawan Agus Putranto

JAKARTA - Vaksin Nusantara menjadi pembahasan panas di ruang rapat Komisi VII DPR RI. Di momen itu, vaksin Covid-19 besutan Terawan Agus Putranto dikorek habis-habisan oleh wakil rakyat, termasuk Adian Napitupulu.

Adian yang sedari awal mengikuti rapat sampai pada kesimpulan bahwa, "Dari perdebatan panjang tentang vaksin Nusantara ini, saya menangkap ada ... seolah-olah kita ini anti-riset. Seolah-olah riset itu sesuatu yang berbahaya, tidak menguntungkan, merugikan, menjadi beban untuk negara, menjadi beban republik ini sendiri," katanya, Rabu (16/6/2021).

Ia pun mengutarakan kembali soal dana riset di konsorsium Lembaga Eijkman yang hanya Rp11 miliar, dengan Rp7 miliar dalam proses 'cita-cita'. Begitu juga dalam kasus vaksin Nusantara, ia bertanya kenapa ada pihak yang begitu takut dengan adanya riset ini.

"Apa sih yang dikhawatirkan dari proses riset ini? Mungkin pak dokter (Terawan) bisa sampaikan ke kita, apa sih kekhawatiran negara kalau riset ini dilanjutkan? Misalnya ada kerugian yang sangat besar di situ, membahayakan negara, membahayakan penduduk, bisa memecah belah persatuan dan kesatuan, atau apa yang membuat sepertinya ada sesuatu yang super penting, yang membuat vaksin Nusantara harus dihentikan?" tanya Adian bergelora.

Terawan dengan cukup santai menjawab pertanyaan tersebut. "Ya, saya tidak tahu. Itu pendapat dari beliau beliau (pihak yang menolak vaksin Nusantara)," jawab Terawan.

Ia melanjutkan bahwa sebagai seorang ilmuwan, dirinya cukup menyayangkan adanya anggapan-anggapan demikian. Sebab, bagi Terawan suatu riset itu adalah demokrasi ilmiah.

"Kalau dari saya selaku ilmuwan, saya menyayangkan saja. Karena menurut saya, riset itu 'democration', riset itu merupakan hal yang sangat demokrasi ilmiah di situ. Yang paling penting ethical, etiknya memenuhi syarat atau tidak," papar eks Menteri Kesehatan tersebut.

Pada kesempatan itu pun Terawan dengan gamblang mengutarakan alasannya melibatkan pihak Amerika Serikat dalam pengembangan vaksin Nusantara. Menurutnya, adanya pihak AS akan menguntungkan vaksin Nusantara dalam hal standarisasi bertaraf Internasional dan kualitasnya diakui di mata dunia.

"Perlu diingat, kami tidak bekerja sendiri. Sengaja, saya menggandeng Amerika supaya apa? Supaya standardisasinya sama dan tujuannya apa di kemudian hari? Apa yang kami kerjakan di Indonesia ini bukan sekadar standar Indonesia tapi standarnya juga mengacu pada luar sehingga kita juga nantinya diakui," ungkap dia.

Terawan menegaskan sekali lagi, "Untuk pendapat-pendapat yang menghebohkan, saya tidak mengerti karena saya dalam lingkup seorang ilmuwan," ujarnya, dikutip okezone. 

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
Ade Agus HartantoPertanyakan Tujuan PPKM, Anggota DPRD Riau: Kenapa Berlaku Malam Saja?
dokumentasiHari Ini, Nihil Warga Pambang yang Diswab Antigen
(foto: cnn indonesia) Dokter: Setelah Isoman 10 Hari Tak Perlu Lagi Tes Covid-19, Virus Sudah Mati
Polsek Bangko adakan patroli gabungan berskala besar pada Jumat (23/7/2021) malam. Polsek Bangko Patroli Gabungan PPKM dan Bagikan Semboko ke Warga yang Isoman
(Istimewa) Terpapar Covid-19 Saat Hamil, Dokter di Surabaya Meninggal, Bayinya Selamat
  IlustrasiGawat! Corona Riau Pecah Rekor 1.215 Kasus Positif
Dinas Perikanan Bengkalis8 ASN Diskan Bengkalis Positif Covid-19, Kadis Pertimbangkan untuk WFH Sebagian ASN
Kepala Rutan Rengat Refin Tua Simanullang FGD Kanwil Kemenkumham Riau, Kepala Rutan Rengat: Kami Rutin Razia
Antusias masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19. Mereka sempat berkerumun, namun sempat dibubarkan petugasAntusias, Vaksinasi Massal di Kepulauan Meranti Menimbulkan Kerumunan
IlustrasiCerita Pasien Kritis Covid-19 Selamat dari Kematian Setelah Bersedekah Tiap Hari
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Balai PPW Riau Monev Program Pamsimas dan IPAL Pesantren di Bengkalis
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved