www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Toyota Space Kembali Hadir di Pekanbaru, Ada Test Drive hingga Program Trade In
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Di Antara Banjir dan Harapan, Warga Kuansing Menanti Terwujudnya Kawasan Transmigrasi Baru
Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:30:37 WIB
Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi (keempat dari kiri) menerima cinderamata dari plt Bupati Kuansing Muklisin (kelima dari kiri). Foto: Humas Kementrans
Wakil Menteri Transmigrasi, Viva Yoga Mauladi (keempat dari kiri) menerima cinderamata dari plt Bupati Kuansing Muklisin (kelima dari kiri). Foto: Humas Kementrans

JAKARTA – Banjir musiman masih menjadi persoalan yang terus dihadapi sebagian masyarakat yang bermukim di bantaran Sungai Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Setiap musim hujan tiba, luapan sungai tidak hanya menggenangi permukiman, tetapi juga merendam lahan pertanian dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Di tengah kondisi tersebut, muncul harapan baru setelah Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengusulkan agar Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi mengajukan pembukaan kawasan transmigrasi baru.

Usulan itu dipandang bukan sekadar sebagai program perpindahan penduduk, tetapi juga menjadi peluang untuk menyediakan permukiman yang lebih aman dari ancaman banjir, lahan usaha yang produktif, serta infrastruktur yang lebih memadai bagi masyarakat.

Bagi warga yang selama bertahun-tahun hidup berdampingan dengan banjir, program tersebut diharapkan dapat membuka jalan menuju kehidupan yang lebih baik.

Kuansing Punya Sejarah Panjang Program Transmigrasi

Kabupaten Kuantan Singingi bukanlah daerah yang asing dengan program transmigrasi. Sejak dekade 1980-an, ribuan keluarga transmigran telah menetap dan membangun kehidupan di sejumlah wilayah, seperti Simandolak, Teluk Kuantan, Lipat Kain, hingga Singingi.

Program tersebut telah melahirkan berbagai kisah keberhasilan. Banyak keluarga transmigran yang berhasil meningkatkan taraf hidup dan membesarkan anak-anak mereka hingga menjadi petani, pelaku usaha, aparatur sipil negara, bahkan pemimpin daerah.

Salah satu contohnya adalah Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kuansing Muklisin, yang berasal dari keluarga transmigran. Perjalanan hidupnya menjadi gambaran bahwa program transmigrasi pernah menjadi sarana mobilitas sosial bagi masyarakat.

Diharapkan Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Pemerintah daerah melihat pembukaan kawasan transmigrasi baru tidak hanya sebagai solusi bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir, tetapi juga sebagai peluang menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Kuantan Singingi.

Namun, realisasi program tersebut memerlukan sejumlah persiapan. Pemerintah harus memastikan lahan yang diusulkan memiliki status hukum yang jelas, bebas dari sengketa, serta sesuai dengan rencana tata ruang wilayah.

Pemenuhan persyaratan tersebut dinilai penting agar pembangunan kawasan transmigrasi dapat berjalan tanpa menimbulkan persoalan hukum maupun sosial di kemudian hari.

Harapan akan Kehidupan yang Lebih Baik

Apabila seluruh tahapan dapat dipenuhi, kawasan transmigrasi baru diharapkan tidak hanya menyediakan hunian bagi masyarakat, tetapi juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti sekolah, layanan kesehatan, jaringan jalan, serta akses ekonomi yang lebih baik.

Bagi masyarakat yang selama ini hidup di kawasan langganan banjir, harapan mereka sederhana, yakni memiliki tempat tinggal yang lebih aman, akses pendidikan yang tidak lagi terganggu genangan air, serta kesempatan membangun kehidupan yang lebih sejahtera.

Pada akhirnya, program transmigrasi tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan penduduk. Lebih dari itu, program ini diharapkan menjadi awal baru bagi masyarakat untuk memperoleh kehidupan yang lebih layak, aman, dan berkelanjutan.(Rls)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Agung Toyota Riau hadirkan Toyota Space.Toyota Space Kembali Hadir di Pekanbaru, Ada Test Drive hingga Program Trade In
Mentan, Amran saat berkunjung ke Riau.(foto: angga/halloriau.com)Bukan Sekadar Harga Tinggi, Mentan Minta Tata Niaga TBS Sawit Riau Dikawal Ketat
Ilustrasi kasus DBD di Inhu melonjak tajam (foto/int)Waspada DBD di Inhu, Kasus Melonjak Lebih dari 7 Kali Lipat dalam Sebulan
Mentan Amran minta harga TBS sawit Riau dijaga.(foto: mimi/halloriau.com)Peringatan Keras Mentan Amran: Harga TBS Sawit Riau Tak Boleh di Bawah Rp3.000!
Dampingi Mentan Amran, SF Hariyanto Pastikan Bantuan Beras untuk Warga Pekanbaru Tersalurkan
  Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai bantu padamkan kebakaran Gedung Kelas MAN 1 Dumai (foto/ist)

Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Bergerak Cepat Bantu Padamkan Kebakaran MAN 1 Dumai
Antrean solar di SPBU jadi biang kemacetan di Kota Pekanbaru.(ilustrasi/AI/halloriau.com)Antrean Solar Biang Macet di Pekanbaru, DPRD Riau Minta Pemerintah Cek Distribusi BBM Pertamina
Ilustrasi remaja 14 tahun bacok tukang ojek di Bengkalis (foto/detiksumut)Kesal Tarif Dinaikkan Sepihak, Pelajar Bacok Tukang Ojek di Bengkalis
Ketua Komisariat Hima Persis PNP PSDKU Pelalawan, Muhammad Farma Chaniago (foto/Andy)HIMA Persis PNP PSDKU Pelalawan Dukung Pengawasan Ketat Distribusi BBM Subsidi
Mentan, Amran Sulaiman turun ke Pekanbaru.(foto: mimi/halloriau.com)Mentan Turun Langsung Bagikan Bantuan Pangan Beras untuk 619.290 Penerima di Riau
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved