www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Rekomendasi Laptop Kuliah Terbaik 2026: Murah, Ringan, dan Awet Seharian
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Ompreng Program Makan Bergizi Gratis Diduga Berasal dari China dan Mengandung Bahan Berbahaya, BGN Lakukan Penelusuran
Jumat, 29 Agustus 2025 - 09:42:42 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

PEKANBARU – Viral di media sosial bahwa nampan atau ompreng yang digunakan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga mengandung lemak babi dan bahan berbahaya lainnya. Selain itu, produk tersebut disebut-sebut berasal dari China, bukan diproduksi di Indonesia.

Isu ini mencuat melalui unggahan akun X (sebelumnya Twitter), pada Senin (25/8/2025), yang menyebut bahwa ompreng MBG berasal dari industri rumahan di Chaoshan, Provinsi Guangdong, China. Produk tersebut diduga dilabeli palsu dengan tulisan "Made in Indonesia" dan mencantumkan logo SNI (Standar Nasional Indonesia), padahal sepenuhnya dibuat di luar negeri.

Unggahan tersebut mengutip laporan investigasi Indonesia Business Post yang menyebutkan bahwa ompreng tersebut diproduksi menggunakan stainless steel tipe 201, yang mengandung kadar mangan tinggi dan dilarang digunakan untuk kontak langsung dengan makanan di China. Selain itu, dalam proses fabrikasi ditemukan dugaan penggunaan pelumas berbasis lemak babi.

BGN: Belum Ada Pengadaan Resmi Ompreng MBG

Menanggapi informasi tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan bahwa pihaknya tengah memverifikasi kebenaran laporan tersebut.

"Sedang check and recheck (diperiksa kembali)," ujar Dadan saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (26/8/2025).

Dadan juga menegaskan bahwa hingga saat ini, BGN belum pernah melakukan pengadaan ompreng untuk Program MBG.

“BGN kan belum pernah mengadakan,” jelasnya.

BSN: Sudah Ada Standar SNI untuk Ompreng MBG

Terkait peredaran ompreng MBG, Badan Standardisasi Nasional (BSN) telah menetapkan SNI 9369:2025 yang mengatur tentang wadah bersekat dari baja tahan karat. Standar ini ditetapkan pada 18 Juni 2025 melalui Keputusan Kepala BSN Nomor 182/KEP/BSN/6/2025.

Deputi Bidang Pengembangan Standar BSN, Hendro Kusumo, mengatakan bahwa standar tersebut disusun untuk menjamin keamanan dan mutu produk yang digunakan dalam Program MBG.

“Standar ini bertujuan memastikan nampan aman digunakan, tidak mudah rusak, dan tidak mengandung bahan berbahaya,” kata Hendro, dikutip dari Antara.

Penetapan standar ini dilakukan oleh Komite Teknis 77-02: Produk Logam Hilir, sebagai bagian dari upaya BSN dalam melindungi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak penerima manfaat Program MBG.

Pemerintah Diminta Usut Tuntas Asal dan Mutu Produk

Seiring viralnya dugaan tersebut, sejumlah pihak mendesak agar pemerintah segera menelusuri asal usul ompreng yang beredar dan memastikan tidak digunakan dalam distribusi Program MBG hingga keamanannya benar-benar terverifikasi.

Sumber: tribunnews


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Rekomendasi Laptop Kuliah Terbaik 2026: Murah, Ringan, dan Awet Seharian
PGN mengadirkan program TAMASYA untuk dukung tumbuh kembang anak di Batam (foto/ist)PGN Hadirkan Program TAMASYA untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak Sejak Dini
Harga TBS sawit mitra plasma Riau pekan ini naik.(ilustrasi/int)CPO Menguat, Harga TBS Kelapa Sawit Petani Plasma Riau Pekan ini Ikut Terdongkrak
ist.BRK Syariah Perkuat Digitalisasi Layanan Kesehatan, Integrasikan SIPD E-BLUD dan CMS untuk Seluruh Puskesmas di Inhil
Demo BEM Universitas Riau memanas, massa desak masuk gedung DPRD Riau.Gerimis Tak Surutkan Aksi, Mahasiswa dan Polisi Bertahan di DPRD Riau
  Ketua Komisi III DPRD Riau, Edi Basri.(foto: int)Kinerja BUMD Jadi Sorotan, DPRD Riau Ingatkan Jabatan Direksi Bukan Ajang Prestise
Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid.(foto: int)Kasus 'Jatah Preman' PUPR Riau, KPK Hadirkan Pakar Pidana Unsoed sebagai Saksi Ahli
Sebaran titik panas di Sumatera dan Riau sore ini.(infografis/halloriau.com)Sumsel Dominasi Hotspot Sumatera, Riau Terpantau Punya 10 Titik Panas Sore ini
Program terpujilah GURU.Telkomsel Perkuat Kompetensi Digital Guru, Program Terpujilah GURU Hadir di Batam
Kapolres Pelalawan lakukan pemadaman karhutla di KM 73 Pangkalan Kerinci.(foto: andi/halloriau.com)Karhutla Riau Meledak, Luas Lahan Terbakar Tembus 15 Ribu Hektare
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved