www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Pakar Teknik Yakin Pj Gubernur Riau Mampu Atasi Jalan Rusak di Pekanbaru
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Komunitas Poyo Harmony, Berdayakan Anak Muda Melalui Musik dari Barang Rongsokan
Rabu, 09 Agustus 2023 - 16:56:30 WIB
Penampilan Syaipul Bahri bersama anak komunitas, penerima SATU Indonesia Award 2021 beberapa tahun lalu (foto/ist)
Penampilan Syaipul Bahri bersama anak komunitas, penerima SATU Indonesia Award 2021 beberapa tahun lalu (foto/ist)

Baca juga:

PEKANBARU - Sekelompok anak muda berganti-gantian memukul ember cat, potongan besi, dan galon bekas. Suara yang timbul saling bersahut-sahutan menjadi sebuah lagu. Penonton semakin semangat, karena kelompok ini juga atraktif dengan bergoyang mengikuti irama lagu.

Suasana itu ditampilkan Syaipul Bahri, penerima Penerima SATU Indonesia Award 2021 tingkat Provinsi dengan tema “Penyelamat Generasi Milenial Lewat Musik Rongsokan” kepada awak media awal Agustus lalu.

"Semua alat yang dimainkan anak-anak muda ini barang rongsokan, bahkan ada drum bekas untuk memandikan jenazah yang kita pinjam dari desa," sebut Syaipul Bahri, pria kelahran Tanjung Batu, Karimun, Kepulauan Riau (Kepri) mengawali ceritanya.

Syaipul tergerak membuat komunitas musik, sebab ia khawatir anak-anak di sekitar tempat tinggalnya di Desa Tanjung Sari Poyo akan terpengaruh hal-hal negatif. Itu sudah mulai terlihat, banyak anak muda yang cuma nongkrong di jalan bahkan ikut balap liar.

“Waktu itu sekitar tahun 2015, saya kemudian berinisiatif mengajak anak-anak muda sekitar membuat kelompok musik. Awalnya hanya beberapa anak saja yang mau. Karena keterbatasan alat musik, lalu saya berinisiatif memanfaatkan barang-barang rongsokan. Kemudian terbentuklah komunitas yang diberi nama Poyo Harmony,” kata Syaipul yang kini berprofesi sebagai guru PNS di Kabupaten Meranti, Riau.

Alat musik yang dipakai seperti besi bekas, bambu bekas, ember cat bekas, drum bekas, dan galon pecah. Namun ada juga alat musik saron dan biola.

Kemudian perlahan Syaipul yang memang memiliki skill bermusik, mengajari anggota Poyo Harmony. Setelah menemukan formasi yang tepat, dirinya memberanikan tampil ke berbagai kegiatan.

Siapa sangka ternyata Poyo Harmony ini menarik perhatian dan dijadikan Binaan Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Karimun. Bukan itu saja Poyo Harmony kemudian mampu menyabet penghargaan bidang lingkungan dari Astra yakni Penerima SATU Indonesia Award 2021 tingkat Provinsi dengan tema “Penyelamat Generasi Milenial Lewat Musik Rongsokan”.

Bahkan komunitas seni yang diberi nama Poyo Harmony yang digerakkan Syaipul ini tidak hanya sekali mendapat penghargaan dari Astra, sebelumnya tahun 2018 juga pernah mendapatkan Awards dari Astra dari bidang pendidikan.

Pernah Dipandang Sebelah Mata

Usaha Syaipul mengarahkan pemuda di kampungnya untuk bermusik ternyata sempat dipandang sebelah mata. Bahkan warga sekitar sempat meremehkan.

“Awal-awal jelas anggota komunitas yang bukan pemusik, dipandang sebelah mata. Apalagi alat yang dipakai juga barang rongsokan. Saya memang bisa bermain musik, seperti biola, saron, gitar, dan lainnya. Pelan-pelan kita berlatih, saya juga tonton video di Youtube, semua autodidak. Alhamdulillah, komnunitas kami tampil diberbagai event, hingga jadi binaan Lanal Karimun,” sebut Syaipul.

“Mereka yang pernah meremehkan, akhirnya juga memuji. Karena anak-anak di Poyo Harmony bekerja keras dan pantang menyerah. Bahkan pernah saat penerimaan keanggotaan baru, sampai luar desa juga ikut mendaftar,” sebut bapak anak satu ini.

Seiring berjalannya waktu, Syaipul lulus sebagai guru PNS di SDN 14 Bandul, Kecamatan Tasik Putri Putih, Kabupaten Meranti, Riau. Meski begitu dirinya masih menjaga komunikasi dengan anggota-anggota yang ada di komunitas.

Terakhir dirinya mendengar anggota Poyo Harmony ada 50 orang. Sampai sekarang masih di bawah binaan Lanal Tanjung Balai Karimun.

"Saya bersyukur Poyo Harmony masih eksis hingga saat ini, meski saya tidak berada di sana. Karena dari awal orientasi saya bukan uang, tapi lebih membangun desa dan mengajak generasi agar terhindar dari hal negatif,” ujarnya.

Syaipul berharap kisah ini bisa menginspirasi daerah lainnya. Mengajak anak-anak muda untuk berkegiatan positif, jangan berorientasi pada materi. Terpenting menjaga semangat untuk terus berkarya, manfaatkan sumber daya yang ada di sekitar. 

Penulis: Riki Ariyanto

 
    Berita Terkait

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Guru Besar Fakultas Teknik UIR, Prof Sugeng Wiyono.(foto: mcr)Pakar Teknik Yakin Pj Gubernur Riau Mampu Atasi Jalan Rusak di Pekanbaru
Ketua TP PKK Rohil dalam momen HKG ke-52 PKK.(foto: afrizal/halloriau.com)TP PKK Rohil dan Serukan Penanaman Cabai Serentak
Israel telah melakukan pembantaian terhadap keluarga-keluarga di Jalur Gaza.Jumlah Korban Tewas di Gaza Capai 30.534 Orang
Sekdakab Bengkalis saat hadiri HUT ke-105 Damkar.(foto: zulkarnaen/halloriau.com)Momen HUT ke-105 Damkar, Sekdakab Bengkalis Ajak Petugas Raih Profesionalisme Demi Keamanan Masyarakat
BRK Syariah.(ilustrasi/int)Hasil Seleksi Pimpinan BRK Syariah, Pansel Tunggu Nilai UKK
  Mendagri dan Pj Gubri.(foto: mcr)Mendagri Dorong Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 2024
Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso.(foto: zulkarnaen/halloriau.com)Gebyar AKS, Kabupaten Bengkalis BERAKSI Cegah Stunting
Rania Abu Anza (tengah) ibu dari bayi kembar Naeem dan Wissam, yang terbunuh dalam serangan udara Israel semalam, meratapi kematian mereka menjelang pemakaman mereka di Rafah di Jalur Gaza selatan pada tanggal 3 Maret 2024, saat konflik antara Israel dan kelompok militan Palestina, Hamas, terus berlanjut. (AFP/MOHAMMED ABED)Duka Rania di Gaza, Bayi Kembarnya Tewas akibat Serangan Israel
Ketua TP PKK Pelalawan, Sella Pitaloka saat menaman cabai serentak.(foto: andi/halloriau.com)HKG ke-52, Ketua TP PKK Pelalawan Ikut Gerakan Menanam Cabai Serentak
Ekspos pengungkapan kasus judi online higgs domino di Dumai.(foto: bambang/halloriau.com)Polisi Bongkar Judi Online Higgs Domino Beromzet Rp18 Miliar di Dumai
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
SF Hariyanto Resmi Jabat Pj Gubernur Riau
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2022 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved