www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Security PT SLS Juara 3 Lomba PBB se-Pelalawan Sempena HUT ke-43 Satpam
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Vaksinasi Booster Dosis Keempat Perlindungan Tambahan untuk Kelompok Rentan
Sabtu, 26 November 2022 - 14:19:45 WIB

PEKANBARU - Pemerintah menggenjot cakupan vaksinasi Covid-19 baik dosis lengkap atau booster. Itu upaya mitigasi peningkatan kasus dan munculnya subvarian baru XBB. 

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah mengizinkan pemberian vaksinasi booster Covid-19 dosis kedua, atau suntikan keempat. Terutama ke Lansia berusia di atas 60 tahun.

Itu disampaikan Juru bicara Covid-19 Kementerian Kesehatan, M Syahril. Ia menyebutkan kebijakan itu dilakukan untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap kelompok rentan. Guna mengurangi tingkat keparahan, bahkan kematian akibat Covid-19.

Dikutip dari mediacenter.riau.go.id, vaksin yang bisa digunakan untuk dosis booster kedua yaitu vaksin yang telah mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) dari Badan POM. Serta rekomendasi ITAGI serta memperhatikan vaksin yang tersedia di masing-masing daerah.

"Adapun vaksinasi Covid 19 booster kedua untuk Lansia, bisa diberikan sekurang-kurangnya enam bulan sejak booster pertama diberikan. Sementara bagi lansia yang belum booster pertama segera dapatkan booster pertama, Kami mengimbau agar para Lansia dipastikan vaksinasi primernya harus dilengkapi dulu," kata dr Syahril.

Lebih lanjut, ia menekankan agar percepatan vaksinasi booster kedua Lansia berjalan beriringan dengan vaksinasi primer dan booster pertama. Pelaksanaannya juga harus merata di seluruh Indonesia. Sebab masih ada beberapa daerah yang cakupan vaksinasi primer dan booster masih dibawah 70 persen dari populasi.

"Percepatan vaksinasi baik primer maupun booster perlu dilakukan mengingat pasien Covid 19 yang meninggal sebagian besar adalah masyarakat yang belum divaksinasi, Lansia dan orang dengan penyakit penyerta," ungkap dr Syahril.

Untuk itu, pihaknya mendorong agar daerah yang cakupan vaksinasinya belum mencapai target kekebalan kelompok yakni minimal 70 persen dari populasi terus digencarkan.

dr. Syahril juga mengajak masyarakat yang belum vaksinasi maupun yang belum melengkapi dosis primer juga booster terutama pada lansia agar segera melakukan vaksinasi di fasilitas pelayanan kesehatan atau di pos pelayanan vaksinasi terdekat.

"Mengingat faktor risikonya yang tinggi, kami mengimbau kepada masyarakat yang memang belum divaksinasi ataupun vaksinasinya belum lengkap, agar secepatnya dilengkapi. Jangan menunda dan jangan pilih-pilih vaksin, karena vaksinasi terbaik adalah vaksinasi yang dilakukan sekarang juga," ujar dr. Syahril. (*)

   


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Security PT SLS Juara 3 Lomba PBB HUT ke-43 Satpam.(foto: andi/halloriau.com)Security PT SLS Juara 3 Lomba PBB se-Pelalawan Sempena HUT ke-43 Satpam
Mendagri Tito Karnavian melantik Pj Gubernur Riau, SF Hariyanto di Gedung Kemendagri, Jakarta (foto/Mg1)Resmi Jabat Pj Gubernur Riau, SF Hariyanto Siap Emban Amanah dan Berikan Contoh Baik
Karhutla.(ilustrasi/int)BPBD Pekanbaru Ingatkan Masyarakat Bahaya Karhutla
Bupati Pelalawan H Zukri bersama Apindo berdiskusi mengenai upaya pencegahan stunting (foto/Andy)Diskusi Penanganan Stunting, Bupati Pelalawan Ajak Apindo Bersinergi
Telkomsel dan ZTE menandatangani sebuah Strategic Partnership Agreement di Mobile World Conference 2024 Barcelona, Selasa (27/2/2024). Foto IstTelkomsel dan ZTE Perkuat Kolaborasi Strategis di MWC 2024 Barcelona
  Baznas Provinsi Riau borong 3 kategori penghargaan di Baznas Award 2024 (foto/Mg1)Baznas Riau Borong 3 Penghargaan di Baznas Award 2024
BBPOM Pekanbaru sita 4.007 pcs produk kosmetik ilegal yang mengandung bahan berbahaya dan kedaluwarsa (foto/Mg2)BPOM Pekanbaru Sita 4.007 Kosmetik Ilegal Berbahaya Senilai Rp 128 Juta
Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Muhammad Sabarudi soroti anggaran Pemko yang terbatas (foto/int)Dewan Soroti Anggaran Penanganan Jalan Rusak dan Banjir Pekanbaru Selalu Defisit
ICDX Group Journalist Class untuk edukasi masyarakat (foto/ist)ICDX Gandeng Media Massa Edukasi ke Masyarakat Soal Perdagangan Berjangka Komoditi
Mendagri Tito Karnavian melantik Pj Gubernur Riau, SF Hariyanto (foto/ist)Mendagri Ingatkan Kinerja Pj Gubernur Riau SF Hariyanto Dievaluasi Tiap 3 Bulan
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
SF Hariyanto Resmi Jabat Pj Gubernur Riau
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2022 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved