www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Polres Bengkalis Gagalkan “Penyelundupan” 43 Warga Bangladesh ke Malaysia
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
LPG 3 Kg Bakal Diganti Kompor Listrik, DPR: Jangan Menambah Beban Warga Miskin
Kamis, 22 September 2022 - 07:35:29 WIB
Gas melon alias LPG 3 kg rencananya bakal digantikan dengan kompor induksi 1.000 watt atau kompor listrik. Terkait hal itu, DPR memberikan wanti-wanti kepada pemerintah. Foto/Dok
Gas melon alias LPG 3 kg rencananya bakal digantikan dengan kompor induksi 1.000 watt atau kompor listrik. Terkait hal itu, DPR memberikan wanti-wanti kepada pemerintah. Foto/Dok

JAKARTA - Pemerintah berencana menggantikan gas melon alias LPG 3 kg dengan kompor induksi 1.000 watt. Selaras dengan hal tersebut, pemerintah juga telah melakukan uji coba konversi kompor LPG menjadi kompor listrik di tiga kota.

Di sisi lain, hal ini menuai berbagai kritik dari kalangan masyarakat apalagi para pengguna yang mayoritas berasal dari keluarga dengan tingkat ekonomi rendah.

Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto menekankan, pemerintah perlu melakukan kajian mendalam terlebih dahulu sebelum mengambil langkah uji coba tersebut.

" Kompor induksi itu memerlukan kajian-kajian yang mendalam, satu yang perlu dipastikan yang jauh lebih penting namanya rasio elektrifikasi," kata Sugeng saat di temui dalam acara Indonesia Petroleum Association (IPA) di Jakarta Convention Center, Rabu (21/9/2022).

Menurut dia, saat ini pemerintah baru saja melakukan pendekatan pada level desa. Sedangkan untuk menjalankan program ini, perlu adanya pendekatan pada unit yang lebih kecil yakni rumah tangga.

"Kalau sudah tercukupi seluruh warga, sudah teraliri listrik, baru kita bicara yang kedua, kehandalannya. Apakah dari sisi dayanya turun naik atau enggak. Karena ini menyangkut barang elektronik loh," tambahnya, seperti yang dilansir dari sindonews.

Menurut dia, masih banyak hal yang perlu dipertimbangkan dan dikaji perkara konversi kompor LPG. Salah satu aspek teknis lainnya di luar yang telah disebutkan di atas yakni, apakah kompor tersebut kompatible dengan penggunanya.

"Ingat, kompatible atau nggak kompor listrik itu dengan rata-rata alat masak rumah tangga. Itu kan penting juga. Kompornya ada, ingat, kompornya ceper. Bagaimana dengan wajannya, bisa nggak? Nah ini," katanya.

Selain perkara listrik, kata Sugeng, akan ada permasalahan-permasalahan kecil lainnya yang perlu diselesaikan oleh masyarakat. Oleh sebab itu, pihaknya telah menyarankan study lanjutan.

"Akhirnya kita menyarankan dibikin semacam study yang comprehensive menyangkut beberapa hal tadi, kedua juga harus ada yang namanya uji coba di daerah-daerah tertentu. Jangan dulu dilakukan uji coba nasional, karena apa? satu menambah beban masyarakat miskin atau tidak," kata Sugeng.

Dia menambahkan, pemerintah tetap perlu memberikan subsidi lanjutan bagi masyarakat miskin nantinya dengan harapan program tidak akan membebani.

"Artinya apa kenaikan daya untuk masyarakat miskin tidak boleh mengeluarkan jadi beban baik itu perubahan data maupun nantinya ketika dipasangi dengan kompor listrik. Tetap ada subsidi masyarakat tidak mampu," katanya. *

  Berita Terkait

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA LAINNYA    
Polres Bengkalis Gagalkan “Penyelundupan” 43 Warga Bangladesh ke Malaysia
Pj Walikota Pekanbaru Muflihun menandatangani KUA-PPAS APBD Perubahan Pekanabru tahun anggaran 2022.(foto: int)Tak Ingin Tunda Bayar, APBD Perubahan Pekanbaru 2022 Turun Rp60 Miliar
Kondisi rumah korban sudah dipasangi garis polisi oleh Polres Kuansing.(foto: ultra/halloriau.com)Breaking News: Honorer Kantor Camat Pangean dan Ibunya Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
Bupati Meranti, H M Adil melakukan MoU PPID Meranti.(foto: istimewa)Bupati dan OPD Pemkab Meranti MoU Dorong Keterbukaan Informasi Publik
Pembukaan sosialisasi PMK di Kabupaten Kepulauan MerantiSosialisasi Cegah PMK dibuka Kalaksa BPBD Riau, Meranti masih Zero Case
  Jasad honorer Camat Pangean dan ibunya yang ditemukan tewas.(foto: ultra/halloriau.com)Ayah Honorer Kantor Camat Pangean Masih Dirawat di Arab Saudi
Bupati Bengkalis Kasmarni membuka MTQ ke-27 Kecamatan Bantan.(foto: zulkarnaen/halloriau.com)Sempat Hujan, Bupati Kasmarni Buka MTQ ke-27 Kecamatan Bantan
Syafrudin IputSyafrudin Iput Nyatakan Siap Maju Jadi Calon Bupati Rohil
Ketua DPC Gerindra Rohil Syafrudin IputSyafrudin Iput Ungkap Dua Syarat Utama Caleg yang Diusung Gerindra
Ketua PWI Riau Zulmansyah SekedangKetua PWI Riau: Anggota Muda yang Tak Ikut UKW Kartunya Tak Bisa Diperpanjang
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Kontraktor IPAL Mulai Rekondisi Jalan
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2022 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved