www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Kolaborasi Telkomsel Bersama Bank BNI dan MCAS Group, Perkuat Transformasi Ekosistem Digital Perbankan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Persemaian Rumpin, Contoh Nyata Kolaborasi Pemerintah-Swasta Atasi Perubahan Iklim
Minggu, 12 Juni 2022 - 14:01:42 WIB
Peresmian kompleks pembibitan Rumpin oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat (10/06/2022)
Peresmian kompleks pembibitan Rumpin oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat (10/06/2022)

PEKANBARU - Pusat persemaian bibit modern Rumpin menjadi contoh nyata sinergi dan kolaborasi antara pemerintah dan swasta untuk memitigasi dampak perubahan iklim, yang menjadi prioritas dunia saat ini.

Diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat (10/06/2022), kompleks pembibitan Rumpin dibangun dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) antara Kementerian LHK, Kementerian PUPR dan APRIL Group.

Adanya pembangunan ini menjadi salah satu solusi dalam mendukung upaya reforestasi dan restorasi nasional untuk memitigasi perubahan iklim dan memperbaiki lingkungan yang rusak.

"Seperti yang kita lihat ini adalah kerja sama antara Kementerian LHK, Kementerian PU dan APRIL Group yang hasilnya bisa kita lihat sebuah persemaian yang kelihatan tertata manajemennya," kata Presiden RI Jokowi saat menyampaikan sambutannya pada Peresmian Persemaian Rumpin, Peluncuran Rehabilitasi Mangrove, dan World Mangrove Center di Bogor, Provinsi Jabar.

Dalam tiga tahun kedepan, Pemerintah menargetkan akan ada 30 pusat persemaian dengan kapasitas produksi 10-12 juta bibit per tahun. Dengan begitu, dalam setahun dapat menghasilkan kurang lebih 360 juta bibit atau benih siap tanam yang berkualitas.



Presiden Jokowi menyampaikan, bibit tersebut akan ditanam di lahan-lahan kritis, di kabupaten atau provinsi yang rawan longsor, di Daerah Aliran Sungai (DAS) terutama di hulunya. Proses ini pun sudah dimulai, dengan didistribusikannya bibit ke kabupaten/kota untuk mengembalikan fungsi lahan kritis.

"Inilah proses merehabilitasi lingkungan kita, memperbaiki lingkungan kita dengan sebuah aksi yang jelas, konkret dan bisa dihitung," tuturnya.

Dalam sambutannya, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar mengatakan, anggaran pembangunan kompleks persemaian Rumpin mencapai hampir Rp70miliar. Rumpin yang dibangun pada Maret 2021 dan selesai pada Oktober 2021 ini telah mulai menyalurkan produksi bibit sebesar 1,747 juta ton, meliputi bibit kayu jati, sengon, nangka, alpukat, sirsak dan sebagainya.

Siti mengatakan, model persemaian berskala besar di Rumpin diadaptasi dari referensi sistem persemaian yang dijalankan APRIL Group, produsen pulp dan kertas yang berbasis di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

"Model persemaian skala besar ini diambil dari referensi sistem persemaian dari desain APRIL Group, yang dengan demikian juga akan menjadi referensi dalam pembangunan persemaian skala besar di seluruh Indonesia. Sesuai arahan Presiden, saat ini juga tengah dibangun persemaian serupa di Sumut, Sulut, NTT, Kaltim dan lain sebagainya," kata Siti.

Adapun, Siti menyampaikan peresmian Rumpin yang bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia atau World Environment Day tahun 2022 ini menjadi langkah nyata pemerintah dan arahan Presiden Jokowi dalam upaya pemulihan lahan di Indonesia.

"Langkah yang nyata dimaksud sebagaimana keberadaan Pusat Persemaian skala besar di Rumpin ini, merupakan dorongan keras Bapak Presiden, dalam upaya pemulihan lahan terdegradasi. Yaitu melalui penyediaan bibit secara besar- besaran, untuk penanaman yang terus menerus dan terkontrol tumbuh menjadi pepohonan yang akan memperbaiki alam," katanya.