www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Laga Perdana Piala AFF U-19 2022, Indonesia Ditahan Imbang Vietnam 0-0
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Begini Ragam Cara Teroris di Indonesia Kumpulkan Dana untuk ISIS
Kamis, 26 Mei 2022 - 14:51:10 WIB
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan.
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan.

JAKARTA - Polri memaparkan beragam cara teroris di Indonesia mengumpulkan dana untuk Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Diketahui, baru-baru ini, seorang mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) berinisial IA ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri karena diduga menggalang dana untuk ISIS.

"Berdasarkan hasil penyelidikan, penyidikan tindak pidana terorisme, ditemukan berbagai fenomena modus pengumpulan dana yang dilakukan oleh berbagai kelompok terorisme di Indonesia," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan, dikutip dari Kompas.com, Kamis (26/5/2022).

Ramadhan mengatakan, dinamika perkembangan teknologi secara global mempengaruhi modus pencarian dana yang dilakukan kelompok terorisme, terutama kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) dan AD selaku pendukung ISIS.

Para teroris mencari dana untuk ISIS baik melalui metode online maupun offline.

Untuk metode offline, Ramadhan menjelaskan salah satu cara pengumpulan dananya adalah dengan meminta sumbangan atau donasi.

Sumbangan atau donasi dilakukan dengan menyumbangkan atau memberikan uang serta aset yang dimiliki secara langsung kepada sesama anggota kelompok untuk melaksanakan aksi teror.

"Kemudian, menjual aset pribadi. Aset pribadi merupakan salah satu cara untuk mendanai diri sendiri sebagai modal untuk melaksanakan kegiatan tindak pidana terorisme. Pada aspek ini cenderung digunakan untuk biaya hijrah pergi ke luar negeri baik ke Suriah maupun Filipina untuk bergabung dengan kelompok ISIS yang ada di sana," tuturnya.

Selain itu, Ramadhan menjelaskan kelompok JAD dan AD juga pernah melakukan perampokan untuk mengumpulkan dana. Mereka menyebut perampokan dengan istilah fa'i.

Contohnya adalah pada 2013 lalu. Saat itu, kelompok Abu Roban melakukan berbagai perampokan di bank BRI, kantor pos, dan toko bangunan.

Kemudian, tahun 2016, ada juga yang melakukan perampokan toko emas untuk biaya hijrah ke Suriah.

"Kelompok MIT (Mujahidin Indonesia Timur) cenderung melakukan pencurian roda dua dan dijual. Uangnya dikirimkan ke kelompok MIT yang berada di gunung," kata Ramadhan.

Selanjutnya, Ramadhan membeberkan metode pengumpulan dana yang dilakukan teroris secara online.

Menurutnya, perkembangan teknologi seyogyanya bermanfaat positif bagi kehidupan manusia. Namun, ada pula yang memanfaatkan secara negatif.

Ramadhan mengatakan kelompok pendukung ISIS cenderung memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk melaksanakan tindak pidana pendanaan terorisme.

"Satu, crowdfunding. Mereka memanfaatkan media sosial untuk mencari sumbangan dari kelompoknya maupun orang umum, dengan mengatasnamakan sosial, agama dan pendidikan, dengan mudah mendapatkan dana yang tidak sedikit dan cepat," ucapnya.

Ramadhan menyebut para teroris kerap menerima sumbangan dari luar negeri. Pada 2016 lalu, kelompok teroris di Solo mendapatkan kiriman dana dari Bahrunnaim (teroris ISIS asal Solo) yang sedang berada di Suriah untuk melaksanakan bom bunuh diri di Polres Surakarta.

Bahkan, kata Ramadhan, teroris memanfaatkan pinjaman online (pinjol) demi mendapat dana.

"Tahun 2019 kelompok AD Jawa Barat melakukan berbagai pinjaman online melalui berbagai jasa pinjol untuk mengumpulkan dana. Mereka mampu mendapatkan belasan juta dari pinjol," jelas Ramadhan.

Ramadhan pun mengimbau masyarakat agar berhati-hati dalam beramal. Dia meminta masyarakat memahami bahwa ada penggalangan dana yang berkedok kemanusiaan yang juga merupakan afiliasi dari kelompok teroris.

"Penggalangan dana tersebut akan didukung untuk kegiatan yang mendukung kegiatan teroris seperti pemberangkatan para jihad ke medan pertempuran, pelatihan teroris, dan juga untuk mendukung penyembunyian para DPO, pembelian senjata, dan lain-lain," imbuhnya. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Timnas Indonesia menjamu Vietnam dalam laga perdana Piala AFF U-19 2022Laga Perdana Piala AFF U-19 2022, Indonesia Ditahan Imbang Vietnam 0-0
PT PHE Kampar bersama sejumlah kader posyandu Desa Talang Sungai LimauCegah Stunting, PHE Kampar Gelar Pelatihan Olah MPASI di Desa Talang Sungai Limau Inhu
Head of Sales XL Axiata Greater Medan, Horas Lubis (tengah) bersama dengan KMI Pondok Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, Muhammad Ilyas (ketiga dari kanan) pada saat acara penyerahan donasi laptop di Medan, Sumatera Utara, belum lama ini.Dukung Digitalisasi di Pedesaan, XL Axiata Donasi Laptop ke Puluhan Ponpes di 7 Provinsi
IlustrasiKeterbatasan Anggaran, Dishub Pekanbaru Tetap Lakukan Peremajaan PJU
Plt Kadisdik Riau M Job KurniawanUsai PPDB Online, Disdik Riau Bakal Lantik 40 Kepsek SMA/SMK se-Riau
  IlustrasiCapai 625 Kasus, Ini Langkah Pemprov Riau Atasi Wabah PMK
Pasangan tim ganda putri Indonesia Apriyani dan FadiaKandaskan Korsel, Ganda Putri Indonesia Apriyani-Fadia Rebut Tiket ke Final Malaysia Open 2022
Sejumlah owner Coffee shop, barista, dan penggiat kopi di Kepulauan Meranti saat mengikuti Coffee Talk yang ditayangkan oleh Dikopi Coffee shop selatpanjang.Coffee Talk Bersama Dikopi Selatpanjang, Mengangkat Cita Rasa Kopi Liberika Meranti
IlustrasiPemprov Riau Kembali Buka Seleksi Beasiswa Prestasi dan Bidikmisi 2022, Ini Caranya
Kaban Kesbangpol Pekanbaru, Zulfahmi AdrianPilkada 2024 di Pekanbaru Bakal Habiskan Anggaran Rp100 Miliar
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Penandatanganan MoU dan Penghargaan Desa Bebas Api Asian Agri
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2022 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved