www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Berangkat Awal Juni, Kemenag Riau Minta Daerah Beri Layanan Terbaik dan Manasik untuk JCH
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Hadapi Perubahan Iklim, RI Butuh Tambahan Anggaran Rp200 Triliun/Tahun
Kamis, 12 Mei 2022 - 14:10:41 WIB
Aksi kampanye Greenpeace (foto: Greenpeace)
Aksi kampanye Greenpeace (foto: Greenpeace)

JAKARTA – Indonesia setidaknya membutuhkan pendanaan sekitar Rp200-an triliun per tahun untuk bisa memenuhi target Nationally Determined Contribution (NDC) dalam upaya pengendalian perubahan iklim.

Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi/BKPM, Indra Darmawan, mengatakan Indonesia berkomitmen untuk bisa mencapai net zero emission (netral karbon) pada tahun 2060 atau lebih awal.

"Tapi ini perlu pendanaan. Komitmen atau target yang tinggi tersebut ternyata memang memerlukan financing yang sangat besar. Tidak kurang dari Rp340 triliun per tahun selama 10 tahun ke depan. Itu yang kita butuhkan untuk capai NDC. Sementara kita baru bisa upayakan 29-30%-nya," kata Indra, dikutip dari Okezone.com, Kamis (12/5/2022).

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, kebutuhan ideal anggaran pengendalian iklim (berdasarkan NDC Indonesia) pada 2020-2030 yaitu sebesar Rp343,6 triliun per tahun. Sementara rata-rata anggaran perubahan iklim pada APBN baru sekitar Rp102,56 triliun per tahun atau 29,9% dari kebutuhan anggaran ideal.

"Ada gap-nya Rp200-an triliun per tahun financing yang kita perlukan untuk bisa memenuhi target-target yang kita setting (dalam NDC) itu tadi," katanya.

Indra mengatakan investasi adalah salah satu strategi yang diandalkan untuk bisa meraih pendanaan tersebut. Sayangnya, Kementerian Investasi/BKPM tidak mengukur lebih rinci investasi hijau yang masuk dan ditanamkan di Indonesia.

"Aspek hijau tidak terkategorikan per proyek tapi kita bisa tangkap di perizinan. Kalau pelaku usaha atau bisnis usaha mencemari lingkungan, sudah pasti dicabut izinnya," katanya.

Data lain yang bisa dilihat untuk melihat investasi hijau adalah dari Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang dikeluarkan PT PLN (Persero).

"Sampai 2030 nanti, tidak kurang dari setengahnya akan dibuat pembangkit listrik yang ramah lingkungan. Sekitar 40,6 GW itu akan berasal dari sumber yang hijau," katanya.

Oleh karena itu, untuk bisa menarik investasi berkelanjutan, Kementerian Investasi/BKPM telah meluncurkan 47 proyek investasi berkelanjutan yang telah dilengkapi dengan prastudi kelayakan (pra feasibility study/pra FS).

"Jadi ada 47 proyek dihitung sampai level pra FS, itu sudah ada warna SDGs-nya. Satu proyek akan menuju ke tujuan SDG nomor berapa. Ini akan kita teruskan ke depan agar proyek-proyek investasi harus selalu ramah lingkungan," katanya.

Indra menuturkan, upaya mewujudkan target NDC tidaklah mudah. Pasalnya, komitmen itu merupakan janji di masa yang panjang di masa depan. Selain memerlukan pendanaan yang besar, biaya tersebut pun akan jadi biaya yang harus dikeluarkan di muka. Sementara manfaatnya baru akan dirasakan jauh di masa depan.

"Jadi ongkosnya langsung terasa, tapi manfaatnya belum kelihatan," kata Indra. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
IlustrasiBerangkat Awal Juni, Kemenag Riau Minta Daerah Beri Layanan Terbaik dan Manasik untuk JCH
Suasana cerah di Kota Pekanbaru.Bisa Healing di Akhir Pekan, Cuaca Riau Diprediksi Cerah Hari Ini
Kulkas Belleza Varia.Kulkas Cantik Terinspirasi dari Alam, Belleza Varia Jadikan Dapur Pusat Perhatian
ilustrasiBSI Rombak Direksi dan Komisaris, Ini Susunan Terbarunya!
ekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Muhammad Jamil - Pemko Pekanbaru Segera Bayarkan Insentif Bagi Ketua RT dan Ketua RW untuk April 2022
  Pekerja PT PGN Tbk.PGN Menjamin Layanan Gas Bumi Medan Terjaga Pasca Insiden
Director & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, menunjukkan perangkat Temptrax 2501.Jawab Kebutuhan Industri Cold Chain Tanah air, XL Axiata Bangun Solusi IoT Temptrax 2501
Gajah liar ditemukan mati di Bengkalis, RiauGajah Hamil Ditemukan Mati di Bengkalis, Polisi Duga Diracun
Kepala Badan Kesbangpol Kota Pekanbaru Zulfahmi Adrian Kesbangpol Pekanbaru Pasang 11 CCTV di Tempat Penampungan Pengungsi Rohingya
ilustrasiDiskes: Belum Ada Kasus Hepatitis Misterius di Pekanbaru
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Paguyuban Balai PPW Riau Anjangsana ke Panti Asuhan di Pekanbaru
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved