www.halloriau.com
HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
BKKBN Minta Tunda Kehamilan di Masa Pandemi Covid-19
 
Pemerintah Tanggung Biaya Penyuntikan Vaksin Covid-19 Senilai Rp 65,9 Triliun
Sabtu, 08 Agustus 2020 - 10:00:02 WIB
Estimasi biaya pengadaan vaksin hingga imunisasi untuk 160 hingga 190 juta masyarakat Indonesia ialah sekitar Rp 65,9 triliun.
Estimasi biaya pengadaan vaksin hingga imunisasi untuk 160 hingga 190 juta masyarakat Indonesia ialah sekitar Rp 65,9 triliun.

JAKARTA - Ketua Tim Komite Pemulihan Ekonomi dan Penanganan Corona, Erick Thohir, memastikan proses pengadaan dan imunisasi vaksin Covid-19 akan menjadi program pemerintah. Dengan demikian, biaya imunisasi juga akan menjadi tanggungan pemerintah.

Menurutnya, jika masyarakat harus membayar untuk vaksin, maka akan terjadi celah antara golongan atas dan golongan bawah. 

"Saya takutnya kalau nanti dibebaskan, kaya dan miskin ada lagi dong. Nanti yang kaya duluan yang disuntik karena pada bayar duluan. Kan tidak bisa seperti itu," katanya melalui tayangan virtual, Jumat (7/8/2020), dikutip merdeka.com.

Nantinya jika vaksin sudah siap, pihaknya akan memetakan terlebih dahulu daerah mana yang diprioritaskan untuk dilakukan penyuntikan. Menurut dia, penyuntikan vaksin akan dilakukan terhadap daerah yang sudah rawan terlebih dahulu, misalnya Jawa Timur, Sulawesi Selatan atau Sumatera Utara.

"Selama ini sudah digaungkan ada 8 daerah yang terus tinggi. Nah apakah daerah seperti Labuan Bajo, NTT tidak perlu diimunisasi? Ya harus tapi mungkin tidak di bulan pertama. Mungkin bulan pertama mungkin Jatim, Sulsel, atau Sumut yang pada saat ini masih tinggi," katanya.

Saat ini, BUMN melalui PT Bio Farma tengah menyelesaikan uji klinis tahap 3 vaksin Sinovac asal China. Jika pelaksanaannya lancar dan tidak ada hambatan, pihaknya optimis bisa segera memproduksi vaksin dan menyuntikkan 30 hingga 40 juta dosis vaksin di awal tahun 2021 ke masyarakat Indonesia.

"Kalau ini benar semua, Januari-Februari kita bisa menyuntikkan sampai kurang lebih 30-40 juta vaksin," ujar Menteri Erick.

Sementara, estimasi biaya yang diperlukan untuk pengadaan vaksin hingga imunisasi untuk 160 hingga 190 juta masyarakat Indonesia ialah sekitar USD 4,5 miliar atau Rp 65,9 triliun (asumsi kurs Rp 14.671), dengan catatan harga vaksin berkisar USD 15 per dosis. Untuk imunisasi, setidaknya diperlukan 2 suntikan per orangnya.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiTotal Warga RI Positif Corona sudah 266.845 Orang, Sembuh 196.196 & Meninggal 10.218
IlustrasiTambah 4.634, Kasus Corona di RI Pecah Rekor Lagi, Total 262.022 !
IlustrasiIndonesia Berpotensi Jadi Episentrum Covid-19, Epidemiolog: Mobilitas Penduduk Harus Dibatasi
  IlustrasiKabar Gembira, Desember atau Januari Masyarakat Indonesia Mulai Disuntik Vaksin Corona
IlustrasiKasus Baru Covid-19 di Indonesia Lagi-lagi Pecah Rekor! Bertambah 4.465 Hari Ini
IlustrasiRiau Urutan 4 Nasional Tertinggi Kasus Baru Covid-19 Hari Ini

 
Berita Lainnya :
  • BKKBN Minta Tunda Kehamilan di Masa Pandemi Covid-19
  • Bentuk Satgas, Pemko Pekanbaru Resmi Bubarkan Gugus Tugas Covid-19
  • Pesawat Militer Ukraina Jatuh, 22 Orang Tewas
  • Telkomsel Dukung Program Bantuan Kuota Data Internet dari Kemendikbud RI untuk Belajar Jarak Jauh
  • Koordinasi dengan Kejari dan Kejati Riau, Pemko Pekanbaru Segera Bangun Lab Biomolekuler
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Potret Lensa
    AFFCO Riau Lepas Finalis KBANNOVATION 2109
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved