www.halloriau.com
HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
Kapolres Meranti Imbau Warga Tunda Acara Hajatan Libatkan Banyak Orang
 
Viral Warga Surabaya Diteror Orderan Fiktif 3 Makanan, yang Bayar...
Jumat, 07 Agustus 2020 - 09:48:37 WIB
Tangkap layar keterangan order makanan fiktif di Surabaya.
Tangkap layar keterangan order makanan fiktif di Surabaya.

SURABAYA - Seorang warga Ngagel Mulyo, Surabaya menjadi korban teror makanan yang tidak ia pesan. Karena merasa kasihan dengan ojek online yang mengantar, akhirnya warga membayar makanan tersebut.

Teror tersebut terjadi pada Rabu (5/8/2020) siang. Tiga driver ojek online tiba-tida mengantarkan makanan ke rumah nomor 18 secara berturut-turut. Makanan yang dikirim mulai pizza hingga nasi bebek.

Menurut driver ojek online yang mengantar, tiga makanan itu dipesan akun Hariadi Lukito untuk diantar ke rumah nomor 18 tersebut. Sementara penghuni rumah tersebut tidak merasa memesan makanan dan tidak ada nama Hariadi Lukito di daerah tersebut.

Mengutip detik, karena kasihan pada pemilik rumah yang menjadi korban teror makanan, dan pada driver ojek online yang telah membeli dan mengantar, akhirnya warga membantu meringankan beban korban dengan ikut membayar makanan tersebut.

"Padahal mereka gak pesan tapi akhirnya ada warga yang mau membayar tiga order itu. Ada nasi bebek, terus makanan dari warung Mapan dan Pizza yang senilai Rp 250 ribu," tutur Rachmad, tetangga korban, Kamis (6/8/2020).

"Tetangga saya yang alamatnya rumah nomor 18 yang alamatnya dituju juga ikut bayar order itu. Kalau gak salah yang nasi bebek senilai Rp 60 ribu," tambahnya.

Rachmad menjelaskan, kasus makanan orderan fiktif seperti itu baru pertama kali terjadi di lingkungannya. Ia juga heran karena dalam sehari ada tiga kali order fiktif yang dialamatkan ke tetangganya.

"Baru pertama ini. Tapi kok sampai tiga kali dalam satu hari. Kan kasihan ojeknya. Saya berharap hanya sekali ini saja ada kejadian ini," lanjut Rachmad.

Rachmad juga mem-posting cerita itu di media sosial. Ia berharap hal itu tak terjadi lagi. Sebab, hal itu merugikan ojek online dan warga yang alamatnya tertera dalam orderan.

"Tujuan awal saya memang agar tak terulang. Makanya saya posting. Kan kasihan juga ojeknya," pungkasnya.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Warga keracunan dibawa ke Puskesmas.Puluhan Orang Keracunan Nasi Kotak Syukuran Kelahiran Anak
Ilustrasi42 Warga Diduga Keracunan Ikan Pindang, Polisi Periksa Pedagangnya
  Petugas kesehatan memeriksa salah satu korban diduga mengalami keracunan makanan. Foto: Antara Akibat Keracunan Makanan Seorang Ibu di Sumbar Meninggal dan Puluhan Lainnya Dirawat
Puluhan Santri di Garut Keracunan Diduga Usai Santap Seblak    Keracunan massal di Garut. FOTO: detikHabis Makan Seblak, Puluhan Santri Dilarikan ke Rumah Sakit karena Keracunan

 
Berita Lainnya :
  • Kapolres Meranti Imbau Warga Tunda Acara Hajatan Libatkan Banyak Orang
  • Tak Mampu Menangkan Skawan di Pilkada Rohul, Kader Demokrat Siap Terima Surat Pemecatan
  • Satu Lagi Pasien Covid-19 di Dumai Meninggal Dunia, Total Sudah 15 Orang
  • Bertambah 202 Kasus, Total Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Riau Makin Mendekati 7.000
  • Paslon Said Hasyim - Abdul Rauf Belum Bisa Gunakan Nomor Urut dan Kampanye
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Potret Lensa
    AFFCO Riau Lepas Finalis KBANNOVATION 2109
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved