www.halloriau.com
HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
Masuk Kategori OTG, Dua Pasien Covid-19 di Dumai ‎Isolasi Mandiri
 
Tolak Kedatangan TKA China, Massa Ancam Blokade Bandara Haluoleo Kendari
Jumat, 10 Juli 2020 - 20:18:00 WIB
Aksi unjuk rasa di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menolak kedatangan TKA China. Foto: Detik
Aksi unjuk rasa di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menolak kedatangan TKA China. Foto: Detik

KENDARI  - Aksi unjuk rasa menolak kedatangan tenaga kerja asing (TKA) asal China di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali digelar. Massa mengancam akan memblokade Bandara Haluoleo Kendari jika TKA China gelombang ketiga tetap diizinkan masuk.

Pantauan detikcom, unjuk rasa digelar di gerbang perbatasan Kota Kendari dan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Jumat (10/7/2020). Massa, yang salah satunya berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kendari, melakukan aksi bakar ban sekitar pukul 16.00 Wita.

Ketua HMI Kendari, Zulkarnain menegaskan pihaknya tetap konsisten menolak kedatangan TKA China masuk ke Sultra. Mereka mengancam akan memblokade Bandara Haluoleo jika TKA China tetap diizinkan masuk Sultra.

"Sampai hari ini, tidak ada kata untuk mundur. Kalau pemerintah tetap memaksa maka kita blokade saja Bandara Haluoleo," kata Zulkarnain di lokasi aksi saat berorasi.

Zulkarnain menyebut massa aksi juga akan melakukan inspeksi ke perusahaan di Sultra tempat TKA China bekerja. Dia menegaskan para TKA China itu akan diusir dari Sultra jika keberadaan mereka melanggar peraturan.

"Kita juga minta visa mereka. Tapi nanti kita akan masuk sendiri ke perusahaan PT VDNI dan melihat langsung apa yang mereka lakukan. Kalau tidak sesuai, maka dengan perundangan maka wajib kita usir dari Sultra," tegas Zulkarnain.

Sebelumnya, sebanyak 500 TKA China mendapatkan izin Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) untuk membangun pabrik smelter di Konawe, Sultra.

Plt Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker Aris Wahyudi menjelaskan yang sudah masuk pada tahap pertama ada sekitar 156 orang dan yang terbaru ada tambahan 105 orang, sehingga totalnya adalah 261 orang.

"Yang tahap pertama itu 156. Terus yang kemarin itu 102 atau 105, baru dua tahap," kata dia saat dihubungi detikcom, Jumat (10/7/2020). (*)





Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiTes Swab Massal Warga Binaan, Separuh Penghuni LP Perempuan Positif Corona
 Cuplikan video kedatangan TKA di Bandara Kendari. FOTO: Merdeka.comDPR Heran Pemerintah Masih Buka Pintu Bagi WNA dari Negara Terpapar Covid-19
Ilustrasi.Mahasiswa Siang Ini Unjuk Rasa di Istana, 1.500 Personel Gabungan TNI-Polri Disiagakan
  IlustrasiTak Semua Bisa Jalani Screening Massal Corona, Ini Kelompok yang Harus Ditest
Massa Ormas cekcok dengan aparat kepolisian.Gara-gara Kendaraan Bersenggolan, Massa Ormas dan Polisi Ricuh
Ilustrasi aksi demonstrasi mahasiswa. Tuntaskan Reformasi, Besok Mahasiswa Akan Unjuk Rasa Depan Istana Bertepatan Berlakunya UU KPK

 
Berita Lainnya :
  • Masuk Kategori OTG, Dua Pasien Covid-19 di Dumai ‎Isolasi Mandiri
  • Optimalisasi APBD dan Disiplin Protokol Kesehatan, Dua Roda Penggerak Stabilitas Pertumbuhan Ekonomi Siak di Tengah Pandemi
  • Gedung di Area Plasa Telkom Pekanbaru Terbakar, Jaringan Terganggu
  • Kesaksian Persidangan Sebut BBM di SPBU PT BLJ Dioplos, Direktur PT BLJ: Kita Merasa Dirugikan
  • Satpol PP Diminta Tindak Pasar Ilegal di Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Potret Lensa
    AFFCO Riau Lepas Finalis KBANNOVATION 2109
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved