www.halloriau.com

HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
BMKG Deteksi Kemunculan Enam Hotspot di Riau
 
Lempar Alquran ke Depan Warga, Wanita Ini Diamankan Polisi
Jumat, 10 Juli 2020 - 14:08:56 WIB
Pelaku ditangkap polisi.
Pelaku ditangkap polisi.

MAKASSAR - Ince Ni'matullah (40), warga Jalan Tentara Pelajar, Kecamatan Wajo, Makassar diamankan polisi. Dia diproses di Polres Pelabuhan dengan sangkaan kasus penistaan agama, lantaran melempar dan nyaris merobek Alquran di depan warga, Kamis (9/7/2020).

Videonya viral sehingga menuai protes. Warga mendatangi Mapolres Pelabuhan menuntut pelaku diproses dengan tegas.

"Pelaku sudah diamankan dan diproses di Polres Pelabuhan Makassar. Insya Allah kasus ini kita proses sampai tuntas. Akan dikenakan pasal 156 huruf (a) KUHPidana soal penistaan agama. Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," kata Kapolda Sulsel Irjen Polisi Mas Guntur Laupe di Mapolres Pelabuhan, Jumat (10/7/2020).

Kata Guntur, pemicu tindakan pelaku karena terusik dengan warga setempat yang kerap berkumpul di lorong depan rumahnya. Warga kerap berkumpul main gaplek, domino sehingga membuat pelaku emosi.

"Terkadang jika orang emosi, marah, barang di sekitarnya jadi pelampiasan. Dengan amarah inilah, akhirnya dia (pelaku) mengambil kitab Alquran dan melemparkan ke arah warga yang ada di sekitar atau di depan rumahnya itu. Soal kitab Alquran jadi pelampiasan emosinya, di situlah kekeliruannya, khilafnya yang bersangkutan. Makanya karena pelaku ditangkap dan diproses pidana," terang Guntur, dikutip merdeka.com.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, dipastikan kondisi kejiwaan pelaku tidak bermasalah. Tujuan pelaku melempar Alquran agar warga yang kerap mengganggu itu tidak lagi berkerumun main gaplek.

"Tapi mungkin ini karena kedua belah pihak ada ketidakcocokan sebelumnya sehingga mungkin ada pihak lain memancing-mancing amarahnya sehingga timbul emosi. Jadi apapun diambilnya karena emosi dan salahnya dia karena mengambil Alquran dan melemparkan ke orang-orang itu sambil berteriak bahwa dia adalah Yahudi padahal dia Islam murni," terang Guntur.

Adapun Ince yang juga dihadirkan dalam konferensi pers itu menyampaikan permohonan maaf. "Saya mohon maaf, saya khilaf. Saya tidak sengaja, spontan ambil Alquran. Tidak ada maksud menghina agama Islam. Tidak ada maksud apapun," ujar Ince.

Ditanya soal Alquran jadi sasaran dan berteriak dirinya Yahudi, Ince mengaku bingung mau bicara apa lagi, semuanya serba lepas kontrol.

Kejadian tersebut berlangsung pada Kamis kemarin pukul 12.00 WITA. Dia dalam perjalanan pulang melalui lorong. Di depan rumahnya, ada warga main gaplek.

Di antara warga itu ada yang yang berkata 'jangan bilang, jangan lapor ada main domino karena ini hanya duduk-duduk.'

Tidak terima dia dituduh suka melapor, Ince membantah dan kemudian mengambil Alquran dan dilemparkan ke arah warga sambil berkata tidak takut dosa. Alquran dijadikan pelampiasan karena merasa dituduh.

"Saya khilaf, tidak tahu mau bicara apa. Saya lepas kontrol," ujarnya terisak. (*)




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Foto : DetikSoal Pria Ngamuk di Kafe, Vokalis Band: Ngakunya Bupati Monokwari
Universitas Negeri Makassar.Dosen Muda Universitas Negeri Makassar Berhasil Raih Dua Penghargaan Sinta Awards 2018
Kacau! Polisi dan Satpol PP Bentrok di Balai Kota Makassar. 1 Orang Tewas
  Korban dalam perawatan medis.Lagi Asuh Adik, Bocah Perempuan 10 Tahun Malah Dibakar 3 Temannya
Polisi Makassar Musnahkan 3 Ton Ikan Berformalin

 
Berita Lainnya :
  • BMKG Deteksi Kemunculan Enam Hotspot di Riau
  • Pengakuan Pasien Sembuh Covid-19 yang Awalnya Tak Percaya Virus Corona
  • Ternyata dr Fransiskus Wafat Setelah Dinyatakan Negatif Covid-19
  • Hujan Disertai Petir akan Mengguyur Sebagian Riau Hari Ini
  • BPJS Diminta Percepat Pencairan Klaim Biaya Pasien Covid-19 ke RS
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Potret Lensa
    AFFCO Riau Lepas Finalis KBANNOVATION 2109
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved