www.halloriau.com

HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
BNN Riau Ciduk Dua Mahasiswa Sindikat Pengedar Narkoba Internasional, Modusnya Manfaatkan Last Call Pesawat
 
Larangan Mudik, Jelang Lebaran Pengawasan Diperketat
Rabu, 20 Mei 2020 - 06:12:31 WIB
Ilustrasi. Foto: Detik
Ilustrasi. Foto: Detik

JAKARTA - Perayaan Lebaran di Indonesia identik dengan tradisi mudik ke kampung halaman. Namun, di tahun ini tradisi tersebut tidak akan bisa dilakukan karena adanya larangan mudik demi mencegah penyebaran virus Corona.

Bahkan, akan ada pengetatan antisipasi arus mudik Lebaran tahun 2020. Kementerian Perhubungan mengatakan pengetatan akan dilakukan pada penjagaan di titik-titik checkpoint di ujung-ujung perbatasan Jabodetabek.

Hal ini dilakukan agar mendekati Lebaran masyarakat tidak ada yang mudik. Ada tiga fase yang dilakukan, pertama adalah pengetatan checkpoint dimulai dari sekarang hingga 23 Mei.

"Kami akan lakukan pengetatan jelang Lebaran. Ada tiga fase antisipasi arus transportasi yang akan dikendalikan, fase pertama itu sampai 23 Mei akan ada penguatan tim posko di jalan tol dan non tol," jelas Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati dalam video conference bersama wartawan, Selasa (19/5/2020) dikutip dari detik.

Adita menjelaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan TNI, Polri, hingga Satpol PP untuk menambah personel pada checkpoint di perbatasan. Di checkpoint semua kendaraan akan dicek oleh petugas. Dia menjelaskan bagi yang masih nekat mudik akan tetap diminta putar balik ke daerah asal.

"Jadi ada penambahan personel TNI-Polri, Dishub, Pol PP di setiap posko checkpoint. Aturannya tetap tegas masyarakat yang bandel akan diputarbalikkan ke daerah asal," ujar Adita.

Sementara itu bagi travel pelat hitam yang kedapatan menyembunyikan pemudik dan beranjak keluar kota akan terancam ditilang. Paling berat hukuman untuk travel gelap, kendaraannya akan dikandangkan.

Sementara itu, jalan tikus juga akan dijaga ketat. Tiap checkpoint juga akan mengecek stiker tanda pengenal pada bus-bus yang beroperasi ke luar daerah.

"Kemudian, bagi travel pelat hitam yang bawa pemudik akan ditilang. Paling berat akan dikandangkan. Kemudian jalan tikus akan dijaga ketat. Untuk bus yang boleh jalan itu sesuai dengan Surat Edaran harus ada stiker penanda tanda pengenal," jelas Adita.

Selanjutnya pada tanggal 24-25 Mei alias saat Lebaran, konsentrasi penyekatan akan bergeser lebih ke dalam Jabodetabek. Terutama pengetatan keluar masuk orang untuk perjalanan jarak pendek.

"Fase selanjutnya 24-25 Mei, fase satu tetap dilakukan, konsentrasi penyekatan bergeser di dalam Jabodetabek, DKI Jakarta terutama pengetatan keluar masuk orang dan pelarangan mudik, serta penjagaan ketat untuk perjalanan pendek yang disebut mudik lokal," papar Adita.

Lebih lanjut, tindakan tegas pun dilakukan dalam penyekatan di dalam tol bagi pemudik jarak pendek, untuk jarak Jakarta ke Cirebon, Kuningan, hingga Bandung. Para pemudik akan dikeluarkan di KM 31 tol Jakarta-Cikampek.

Kemudian fase setelah Lebaran, penguatan personel akan tetap dilakukan khususnya dalam mencegah kekhawatiran gelombang arus masuk kendaraan ke Jakarta. Semua kendaraan pun akan disemprot disinfektan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sendiri menegaskan bahwa mudik tidak boleh dilakukan. Namun, menurutnya transportasi di lapangan tetap diberikan izin untuk berjalan ke luar daerah dengan syarat yang ketat. 

"Perlu diingat juga bahwa yang kita larang itu mudiknya, bukan transportasinya," kata Jokowi mengawali rapat terbatas yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (18/5/2020). (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiBerkurang 2.085 Orang, Kini Ada 84.139 Warga Indonesia Suspek Corona
Ilustrasi. Foto: CNNIndonesiaBertambah 1.815, Pasien Covid-19 di Indonesia Naik Jadi 116.871
IlustrasiMakin Banyak Dosen USU Positif Covid-19, Kampus Ditutup Sementara
  IlustrasiPositif Covid-19 di Indonesia Hari Ini Tambah 2.473, Total Jadi 121.226 Kasus
IlustrasiTambah 1.922 Positif, Pasien Covid-19 di Indonesia Naik Hari Ini Jadi 115.056 Kasus
IlustrasiBertambah 1.752, Pasien Positif Covid-19 di Indonesia, Total 84.882 Kasus, Sembuh 43.268

 
Berita Lainnya :
  • BNN Riau Ciduk Dua Mahasiswa Sindikat Pengedar Narkoba Internasional, Modusnya Manfaatkan Last Call Pesawat
  • Tidak Bayar Pajak, Bapenda Ancam Segel Sarang Walet di Dumai
  • Tak Adil Sebagian Warga Pekanbaru Jalani PSBM, Sementara Hiburan Malam Jalan Terus
  • Satlantas Polres Rohil Pasang Stiker Himbauan Pakai Masker di Kendaraan Umum
  • Periode Ini, Harga TBS Sawit Riau Turun Jadi Rp2.048,4 per Kg
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Potret Lensa
    AFFCO Riau Lepas Finalis KBANNOVATION 2109
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved