www.halloriau.com
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
14:00 - Kecelakaan Maut Terjadi Lagi di Tol Pekanbaru-Dumai, 5 Orang Tewas 2 Luka Berat | 13:28 - Riau Akan Distribusikan 15.240 Vaksin Covid-19 untuk 3 Daerah Ini | 12:32 - Abaikan Prokes Covid-19, Kerumunan Warga Penerima BLT Dibubarkan | 18:21 - Kadiskes Riau: Rapid Test Antigen Swab Syarat Perjalanan Keluar Daerah | 18:21 - Penahanan Yan Prana, Kejati Beralasan Tersangka Menghilangkan Barang Bukti | 16:00 - Setdaprov Riau, Yan Prana Jaya ditahan Jaksa Penyidik Pidsus Kejati Riau
 
Berkat Oseltamivir, Bayi 4 Bulan di Sumsel Sembuh dari Corona
Selasa, 05 Mei 2020 - 08:01:26 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PALEMBANG - Seorang bayi berusia empat bulan warga Muara Enim, Sumatera Selatan, dinyatakan sembuh setelah sebelumnya dinyatakan positif Covid-19. Antivirus Oseltamivir disertakan dalam perawatannya.

Bayi tersebut merupakan satu dari tujuh pasien sembuh pada Senin (4/5). Saat ini, totalnya ada 43 pasien sembuh positif Covid-19 di Sumsel.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel Covid-19 Yusri mengatakan tujuh pasien sembuh tesebut terdiri dari tiga warga Prabumulih, dua warga Ogan Komering Ulu, satu warga Banyuasin, dan satu orang warga Muara Enim.

"Yang warga Muara Enim itu adalah bayi usia empat bulan," ujar dia dikutip dari cnnindonesia.

Dirinya berujar upaya penyembuhan para pasien positif Covid-19 semakin progresif dan terus bertambah setiap harinya dengan metode penyembuhan menggunakan obat antivirus Oseltamivir. Obat tersebut bekerja dengan cara memperlambat pertumbuhan virus dan meningkatkan imunitas tubuh.

"Covid-19 ini adalah penyakit self limiting disease, bisa sembuh sendiri dengan seiring meningkatnya imun tubuh. Biasanya perlu waktu sekitar tiga minggu hingga virus benar-benar hilang dari tubuh," jelas dia.

"Tapi pakai antivirus itu proses penyembuhan lebih cepat. Tim dokter di sini masih pakai Oseltamivir, belum pakai metode plasma darah untuk menyembuhkan pasien," ujar Yusri.

Diketahui, Oseltamivir merupakan obat yang digunakan dalam melawan infeksi virus influenza tipe A (seperti flu burung) atau virus influenza tipe B. Obat ini masuk panduan praktek klinik (PPK) Covid-19. Salah satu jenis obatnya adalah Tamiflu.

Pasien, lanjutnya, dinyatakan sembuh setelah melakukan tes swab yang menyatakan mereka negatif terpapar Covid-19. Mereka kemudian masih diminta untuk melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari. Tujuannya, memastikan daya tahan tubuh mereka kembali pulih dan tidak tertular kembali.

Selain itu, dirinya pun mengonfirmasi terdapat penambahan satu orang pasien terkonfirmasi Covid-19 yang meninggal dunia. Pasien tersebut merupakan nomor kasus 177 laki-laki (44) warga Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. Pasien tersebut sebelumnya merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) dan meninggal satu pekan yang lalu.

"Pasien yang bersangkutan meninggal satu minggu lalu namun baru terkonfirmasi positif hari ini. Jadi kita umumkan kasus yang meninggal setelah tes positif Covid-19 berdasarkan hasil laboratorium. Sehingga kasus yang meninggal sebelum ada hasil lab tidak kita umumkan karena itu mekanisme pusat," kata Yusri.

Berdasarkan update data per Senin (4/5), terdapat 4.210 orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 di Sumsel. Sebanyak 3.236 diantaranya selesai dipantau dan 974 masih dalam pemantauan.

Sementara, pasien dalam pengawasan terdapat 253 orang, 133 diantaranya selesai dan dinyatakan negatif, sementara 120 orang lainnya masih dirawat. Terdapat penambahan 10 PDP per Senin (4/5).

Sampel yang telah diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang sebanyak 1.150 sampel. Itu terdiri dari 796 sampel dari orang tanpa gejala (OTG), 285 PDP, dan 70 orang ODP.

Dari 1.150 sampel tersebut pun dinyatakan positif 185 orang di Sumsel, 192 negatif dan 774 lainnya masih dalam proses pemeriksaan. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiNaik Lagi, Hari Ini Riau Tambah 170 Kasus Positif Corona Baru, 186 Pasien Sembuh
Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir24.171 Pasien Corona di Riau Sembuh, Ini Sebarannya
Kadiskes Riau, Mimi Yuliani NazirPositif Corona Riau Bertambah 110 Kasus, 96 Orang Pasien Sembuh
  Kadiskes Riau, Mimi Yuliani NazirCovid-19 Riau Bertambah 93 Kasus, 119 Pasien Dinyatakan Sembuh
Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir23.669 Pasien Covid-19 Riau Telah Dinyatakan Sembuh
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani NazirAwal 2021, Kasus Positif Covid-19 di Riau Capai 25.079 dan Sembuh 23.227 Orang

BERITA LAINNYA    
Tampilan Super Win didalam Duofu Duocai game Higgs Domino yang membuat para pemainnya ketagihan (Int)Dianggap Judi, Seluruh Penjual Chip Higgs Domino di Kepulauan Meranti Akan Dibasmi
Ilustrasi sabuPolda Riau Gagalkan 20 Kg Sabu Asal Malaysia
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku AdisasmitoBeredar Kabar Ada Chip di Vaksin Covid-19, Satgas: Hoaks!
  Rapat koordinasi tentang pengelolaan perhutanan sosial di Kabupaten Kepulauan MerantiPemkab dan Polres Meranti Rapat Terkait Pengelolaan Perhutanan Sosial
Kepala Bappeda Siak, Wan YunusPersingkat Jarak Pelayanan, Verifikasi RAPBKampung di Kecamatan
Suasana pertemuan rombongan DPRD Sumut dengan Pemprov RiauDPRD Sumut-Pemprov Riau Bahas Strategi Pembangunan di Masa Pandemi
Komentar Anda :

 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved