www.halloriau.com
HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
Kemendikbud Bantah Klaster Sekolah Penularan Covid-19
 
Menungu Insentif Kartu Pra Kerja yang Belum Cair-cair
Kamis, 30 April 2020 - 10:10:35 WIB
Kartu pra kerja.
Kartu pra kerja.

JAKARTA - Pemerintah telah mendata peserta program Kartu Pra Kerja gelombang kedua ada 288.154 orang. Angka tersebut naik sekitar 70% jika dibandingkan pada periode pertama yang sebanyak 168.111 orang.

Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Pra Kerja, Denni Puspa Purbasari mengatakan hingga saat ini sudah ada 8,6 juta orang berhasil registrasi di laman www.prakerja.go.id. Seluruh peserta ini berasal dari Sabang sampai Merauke.

"Sampai tadi malam itu jumlah pendaftar 8,6 juta orang yang register, saya besar hati karena ini luar biasa dan ini program diketahui karena akses terbuka dengan mudah, dari jumlah itu gelombang pertama 168.111 orang. Gelombang kedua tadi malam, jumlahnya 288.154 orang," kata Denni dalam video conference, Jakarta, Rabu (29/4/2020).

Denni mengatakan, jumlah peserta gelombang pertama ada sebanyak 168.111 orang. Setiap peserta mendapat dana sebesar Rp 3.550.000 per orang. Di mana Rp 1.000.000 merupakan biaya pelatihan, lalu Rp 2.400.000 merupakan insentif pelatihan yang dicairkan setiap bulan selama empat bulan ke depan. Sisanya Rp 150.000 merupakan insentif survei kebekerjaan pasca pelatihan.

Hanya saja peserta gelombang pertama belum menerima pencairan insentif sebesar Rp 2.400.000 per orang.

Insentif itu bisa dicairkan setelah peserta menyelesaikan satu pelatihan yang diambil. Setiap peserta mendapat jatah Rp 1.000.000 untuk membeli paket pelatihan, pembelian bisa lebih dari satu paket asal sesuai dengan jumlah biaya pelatihan yang disediakan.

"Kloter pertama masih belum selesai satu siklus, mereka sudah menyelesaikan training tapi belum menerima benefit, biasanya lima hari," kata Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Pra Kerja, Denni Puspa Purbasari dalam video conference, Jakarta, Rabu (29/4/2020).

Para peserta diberikan biaya pelatihan sebesar Rp 1.000.000 yang dimanfaatkan untuk membeli 2.000 jenis paket pelatihan. Semua paket pelatihan itu berasal dari 233 lembaga pelatihan yang terkoneksi di delapan platform digital, yaitu Tokopedia, Ruangguru, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Pijar Mahir, dan Kemnaker.go.id.

Denni menjelaskan, peserta yang sudah menyelesaikan paket pelatihan yang diambil, maka bisa menerima insentif sebesar Rp 600.000. Pencairan akan ditransfer ke rekening yang tersedia bisa ke BNI, Link Aja, OVO, dan GoPay.

"Jumat nanti yang akan mendapat insentif pasca pelatihan sebesar Rp 600.000. Mereka akan kita e-mail untuk evaluasi efektivitas Kartu Pra Kerja sebagai feedback pengguna dan juga feedback pengguna terhadap lembaga pelatihan," jelasnya.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Presiden Joko WidodoJokowi Terbitkan PP Alih Status Pegawai KPK Jadi ASN
Presiden Joko Widodo (Jokowi).Survei Sebut Responden Puas dengan Kinerja Jokowi Atasi Pandemi
BIN kini langsung dibawahi presiden.Jokowi Keluarkan Perpres, BIN Kini Lapor Langsung ke Presiden
  Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto disumpah saat dilantik di Istana. Foto: TribunpekanbaruUsai Dilantik Presiden Jokowi Gubernur Kepri Positif Covid-19, Istana Beri Tanggapan
Presiden Joko WidodoSempat Bertemu Wakil Walikota Solo yang Positif Covid-19, Jokowi Segera Uji Swab
Presiden Joko Widodo.Fakta di Balik Penyetopan Penerimaan CPNS Pemerintahan Jokowi

 
Berita Lainnya :
  • Kemendikbud Bantah Klaster Sekolah Penularan Covid-19
  • Sempat Terganggu, OJK: Layanan ATM Pekanbaru sudah Normal Kembali
  • Kabupaten Kepulauan Meranti Targetkan 1000 Warga yang Beresiko Ikut Swab Test
  • Kasus Terkonfirmasi Covid-19 Riau Bertambah 68, Siak Penyumbang Terbanyak
  • Soal Pemerasan oleh Oknum Jaksa, KPK Periksa Kepala SMP di Inhu
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Potret Lensa
    AFFCO Riau Lepas Finalis KBANNOVATION 2109
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved