www.halloriau.com
HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
Warga Desa Dedap Temukan Ikan Toman Berlafadz Allah di Tasik Putripuyu
 
BPJS Kesehatan Diminta Tanggung Pasien Corona
Rabu, 18 Maret 2020 - 15:50:18 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani
Menteri Keuangan Sri Mulyani

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta BPJS Kesehatan ikut menanggung penanganan pasien virus corona. Meski, saat ini pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah menganggarkan dana penanganan di rumah-sakit rujukan.

Agar BPJS Kesehatan bisa ikut menanggung penanganan pasien corona tersebut, pemerintah saat ini sedang menyusun sebuah peraturan presiden. Peraturan presiden tersebut sekaligus dibuat untuk melaksanakan putusan pembatalan aturan kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang dilakukan oleh MA beberapa waktu lalu.

"Kami susun perpres untuk memberikan kepastian kepada rumah sakit dan BPJS Kesehatan untuk mendukung langkah penanganan Covid-19," katanya Rabu (18/3/2020) dikutip dari cnnindonesia.com.

Sri Mulyani mengatakan saat ini pemerintah melalui Kementerian kesehatan memang sudah memiliki pos anggaran penanganan virus corona. Namun, kecukupan dana tersebut bergantung dari jumlah kasus dan penanganan wabah tersebut.

"Kemenkes sudah ada pos anggaran, namun bergantung berapa jumlah kasusnya dan bagaimana penanganannya, serta BPJS untuk ikut cover, sehingga akuntabilitasnya dapat dipertanggungjawabkan," tambahnya.

Sebelumnya, BPJS Kesehatan mengatakan biaya penanganan pasien virus corona akan langsung ditanggung rumah sakit rujukan Kemenkes sesuai Keputusan Menkes Nomor HK.01.07/MENKES/104/2020 mengenai Penetapan Infeksi Novel Coronavirus sebagai penyakit yang menimbulkan wabah dan upaya penanggulangannya.

Upaya lain, sambung Sri Mulyani, yakni realokasi anggaran dari Kementerian/Lembaga, termasuk APBD untuk membantu penanganan covid-19.

"Saya sudah keluarkan surat edarannya, tetapi lebih kuat di keputusan presiden berisi penyederhanaan proses realokasi, termasuk penggunaan anggarannya," katanya.

Misalnya, anggaran untuk alat medis, baik alat pelindung diri maupun alat untuk tenaga medis. "Ini menjadi suatu hal yang penting disegerakan. Kami perlu realokasi anggaran pendidikan dan informasi kepada masyarakat," jelasnya. (*)






Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiPecah Rekor, Pasien Corona di Indonesa Hari Ini Tambah 1.863, Total Jadi 68.079 Kasus
IlustrasiRiau Kembali Tambah Satu Pasien Positif, Berikut Sebaran 1.268 Kasus Baru Covid 19 di RI
IlustrasiRiau Ada Tambahan 1 Pasien Positif, Berikut Sebaran 1.209 Kasus Baru Corona di Indonesia
  IlustrasiSurat Edaran dari Kemenkes Keluar, Tarif Tertinggi Rapid Test Rp150 Ribu
IlustrasiPositif Corona di RI Hari Ini Bertambah 1.268, Total 66.226 Kasus
IlustrasiPositif Corona Hari Ini di RI Capai 64.958 Kasus, Sembuh 29.919 Orang

 
Berita Lainnya :
  • Warga Desa Dedap Temukan Ikan Toman Berlafadz Allah di Tasik Putripuyu
  • Dugaan Korupsi Dana KKPA PTPN V Bergulir di Kejati Riau
  • Kemenag Pekanbaru akan Lakukan Gerakan Wakaf Rp1.000 per Hari untuk Bantu Umat
  • 87 Ribu PNS Pensiun Tahun Ini tapi Tak Ada Rekrutmen CPNS
  • Mitsubishi Xpander Diganjar Promo, Tawarkan Bunga Nol Persen
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Potret Lensa
    AFFCO Riau Lepas Finalis KBANNOVATION 2109
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved