www.halloriau.com
HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
Bracket Masker Ramai Dijual Online, Gunanya untuk Apa?
 
Polling: PNS Pilih Pindah ke Ibu Kota Dibanding Pensiun Dini
Selasa, 21 Januari 2020 - 15:49:18 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - Polling pilihan Aparatur Sipil Negara (ASN) alias PNS mengenai pilihan pindah ke ibu kota baru atau pensiun dini telah berakhir. Hasilnya mereka lebih banyak memilih untuk ikut pindah ke ibu kota.

Polling ini sudah dibuka sejak pukul 18.00 WIB kemarin, 20 Januari 2020. Polling berakhir hari ini pukul 14.00 WIB.

Hasilnya sebanyak 13 peserta polling memilih ikut pindah ibu kota. Sementara ada 10 peserta polling yang memilih pensiun dini.

"Pindah dong, bangun kota dari awal, ngerasain tinggal di tempat baru yang semoga ke depannya bener2 jadi smart city. Bakal jadi cerita menarik ke anak cucu nanti," kata salah satu peserta polling Salvator714 yang memilih pindah ibu kota.

Seperti diketahui para PNS pusat harus menyiapkan diri mulai dari sekarang. Sebab, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan seluruh abdi negara khususnya yang bekerja di pemerintahan pusat akan hijrah ke ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur (Kaltim) 2024.

Ibu kota yang baru berlokasi di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kaltim. Luas wilayah yang disediakan pemerintah sekitar 410.000 hektar, dan yang akan digunakan sekitar 56.000 hektar, dan awal pembangunan akan berada di atas lahan seluas 5.000 hektar.

Jokowi bilang, seluruh PNS pusat akan pindah ke Kaltim karena empat tahun ke depan pembangunan kluster pemerintah sudah selesai.

"Pindah semuanya langsung," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (17/1/2020).

Ibu kota negara di Kalimantan Timur akan terdiri dari beberapa kluster, mulai dari pemerintahan, pendidikan, kesehatan, keuangan, hingga riset dan pengembangan. Khusus kluster pemerintah, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan akan selesai pada tahun 2024.

Nah, pada tahun tersebut juga seluruh PNS pusat akan dipindahkan ke ibu kota baru. Kementerian PAN-RB mencatat jumlah PNS pusat yang pindah ke Kaltim ada 118.000 orang.

Ditulis detik, para abdi negara ini punya dua pilihan. Pertama, ikut pindah ke ibu kota baru dan diberi rumah dinas selama mengabdi di sana. Kedua, tidak pindah ke ibu kota baru dan mengambil opsi pensiun dini.

"Memang ditanya dulu, kan nggak mungkin dia ngantor di Jakarta, orang semuanya pindah. Kalau tidak mau kan bisa program pensiun dipercepat," kata Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo di ruang rapat Komisi XI DPR RI, Jakarta, Senin (20/1/2020).(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiAsyiik...Gaji ke-13 PNS Cair Tanggal 10 Agustus Nanti
IlustrasiBKN Laporkan 760 PNS Positif Virus Corona
Ilustrasi.87 Ribu PNS Pensiun Tahun Ini tapi Tak Ada Rekrutmen CPNS
  Kemenkeu.Seleksi CPNS Kemenkeu Berlanjut, Cetak Kartu 8 Agustus
Presiden Joko Widodo.Fakta di Balik Penyetopan Penerimaan CPNS Pemerintahan Jokowi
IlustrasiCatat! Dua Tahun Ini, Tidak Ada Penerimaan CPNS

 
Berita Lainnya :
  • Bracket Masker Ramai Dijual Online, Gunanya untuk Apa?
  • Lurah Rimba Melintang Bentuk Posko Covid-19 di Setiap RT
  • Jika Ditahan, Tersangka Ancam Bongkar Siapa Saja yang Makan Uang Hasil Korupsi Video Wall Pekanbaru
  • Wajib Pajak Kucing-kucingan, Pemkab Kepulauan Meranti Harus Rela Kehilangan Rp 300 Juta Lebih
  • Kota Dumai akan Uji Coba Belajar Tatap Muka, Sekolah Wajib Ajukan Proposal Protokol Kesehatan Covid-19
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Potret Lensa
    AFFCO Riau Lepas Finalis KBANNOVATION 2109
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved