www.halloriau.com
HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
Soal Seleksi PTP, Pemprov Riau Masih Tunggu Eblvaluasi dari KASN
 
Genset Dinyalakan dalam Rumah, Satu Keluarga Tewas Terpapar Gas Beracun
Jumat, 03 Januari 2020 - 13:35:26 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

JAKARTA - Empat orang yang merupakan satu keluarga ditemukan meninggal dunia dalam rumah di Jalan Kayu Mas Selatan, Pulogadung, Jakarta Timur, pada Kamis (2/1) malam, akibat paparan gas beracun dari genset.

"Karena ada asap [genset] masuk ke dalam rumah, meninggal suami istri dan dua orang anak," tutur Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Arie Ardian ketika dikonfirmasi, Jumat (3/1/2019) dikutip dari CNNIndonesia.

Hal itu berdasarkan kesaksian Imam (47), kakak ipar dari korban. Ketika menyambangi rumah korban pada Kamis (2/1) pukul 07.00 WIB, ia mengaku melihat genset dalam keadaan menyala.

Dalam rumah tersebut terdapat empat orang anggota keluarga yang terdiri dari pasangan suami istri M (35) dan AM (29), serta kedua anaknya SA (9) dan MK (5).

Korban memakai genset karena listrik di wilayah tempatnya tinggal sedang dipadamkan karena banjir. Namun, genset diletakkan di dalam rumah dengan pintu rumah tertutup.

Sekitar pukul 13.00 WIB, Imam kembali datang ke rumah korban untuk membawakan makanan. Mesin genset saat itu dikatakan sudah mati.

Tapi ketika Imam kembali berkunjung sekitar pukul 23.30 WIB, korban bersama istri dan kedua anaknya sudah ditemukan tergeletak di atas kasur. Kondisinya, darah sudah keluar dari hidung dan badan korban memerah.

"Harusnya [genset] di luar. Kan asapnya biar keluar," ujar Arie.

Mendapati hal tersebut Imam langsung melaporkan ke Polsek Pulogadung, Jakarta Timur. Setelah dilakukan olah TKP, jasad kemudian dibawa ke RS Polri Sukamto untuk dilakukan otopsi. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Tumpukan sampah akibat banjir di Cipinang Melayu. Banjir Jakarta Sisakan 50 Ribu Ton Sampah
Region Group Head XL Axiata Regional Jabodetabek dan Kalimantan, Francky Rinaldo Pakpahan (kedua kiri) menyerahkan bantuan darurat berupa barang-barang kebutuhan pokok sehari-hari secara langsung kepada korban banjir di Kebon Pala, Jatinegara, Jakarta Timur.Peduli Bencana Banjir di Jabodetabek, XL Axiata Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir
Banjir Jakarta.Alami Banjir Paling Parah, Jakarta Terancam bakal Tenggelam
  Penyerahan bantuan pada warga korban banjir.PMRJ Salurkan Bantuan pada Korban Banjir di Raya Buaya Cengkareng
Pengungsi korban banjir.Banjir Surut Hampir di Seluruh Jakarta, Jumlah Pengungsi Masih Ribuan
Tim gabungan Koramil, Unsur Muspika, BPBD, TAGANA membantu melakukan pencarian terhadap remaja yang hilang terbawa arus. Foto: KompasKorban Meninggal Akibat Banjir Jabodetabek Jadi 53 Orang, Terbanyak Kabupaten Bogor

 
Berita Lainnya :
  • Soal Seleksi PTP, Pemprov Riau Masih Tunggu Eblvaluasi dari KASN
  • Iuran BPJS Naik Bikin Bahaya, Banyak yang Turun Kelas
  • Apapun Kebijakan Pemerintah, Tiga Poin Ini sangat Penting Hadapi Pandemi Covid-19
  • Perseteruan Memuncak, AS Putus Hubungan dengan WHO
  • Kisah Hidup Hasanudin, Penjual Es Cincau yang Dulunya Seorang Manajer Bergaji Rp100 Juta per Bulan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Potret Lensa
    AFFCO Riau Lepas Finalis KBANNOVATION 2109
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved