www.halloriau.com
HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
KBI Catat Pendapatan Rp81,4 Miliar Semester I 2020
 
Polemik Anggaran Tak Masuk Akal RAPBD DKI Berujung Mundurnya Para Kepala Dinas
Sabtu, 02 November 2019 - 10:57:46 WIB
 Anggaran lem aibon yang dinilai tak masuk akal.
Anggaran lem aibon yang dinilai tak masuk akal.

JAKARTA - Publik tengah ramai menyoroti usulan RAPBD Daerah Khusus Ibukota 2020 atau KUA-PPAS APBD 2020. Sebab, beberapa usulan anggaran dinilai tak masuk akal.

Misalnya, mulai dari anggaran pengadaan ballpoint Rp124 miliar, anggaran komputer Rp121 miliar, hingga pembelian lem aibon senilai Rp82 miliar. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun sudah menegur para beberapa kepala dinas terkait anggaran fantastis tersebut.

Meski begitu, Anies juga menyalahkan sistem e-budgeting atau penganggaran elektronik warisan dari pemerintahan sebelumnya yang menurutnya tidak pintar atau 'smart', sehingga tak bisa mendeteksi anggaran janggal.

Setelah anggaran-anggaran janggal itu mencuat ke publik, sejumlah pejabat di Pemprov DKI pun memilih mundur. Berikut ulasannya dikutip dari
merdekacom :

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Mundur


Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Edy Junaedi mengundurkan diri dari jabatannya. Hal tersebut dibenarkan Sekretaris Dispar Asiantoro.

"Tadi ya ngomong gitu (mundur) sama saya," katanya saat dihubungi, Jumat (1/11/2019).

Asiantoro mengaku belum mengetahui pasti alasan Edy mundur dari jabatannya. "Enggak tahu alasannya," ucapnya.

Asiantoro menyebut penjelasan mundurnya Edy dapat dikonfirmasi pada pekan depan. "Senin nanti saja," katanya.

Terkait siapa pengganti Edy, Asianto menyebut belum mengetahui penggantinya. "Belum tahu," singkatnya.

Sebelum Edy mundur dari jabatannya, Dinas Pariwisata tengah mendapat sorotan publik. Tepatnya terkait usulan anggaran sebesar Rp5 miliar hanya untuk membayar lima influencer pada tahun 2020.

Kelima influencer itu akan diminta mempromosikan pariwisata dan kebudayaan DKI Jakarta kepada warganet yang menjadi pengikutnya (followersnya) di media sosial.

Belakangan, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, sudah mencoret anggaran tersebut.

Kepala Bappeda Mengundurkan Diri Karena Polemik APBD DKI

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Sri Mahendra Satria Wirawan mengundurkan diri dari jabatannya. Kabar itu diumumkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Kepala Bappeda Bapak Mahendra mundur per hari ini," ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Jumat (1/11).

Anies menerima pengunduran diri Mahendra. Anies menyebut Mahendra akan menjadi widyaiswara di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) DKI Jakarta.

"Pak Mahendra akan kembali jadi widyaiswara seperti posisi beliau sebelumnya. Pelaksana Tugas Kepala Bappeda dipegang oleh Ibu Suharti, Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Penduduk dan Permukiman," ucap Anies.

Sementara itu, Mahendra menyebut alasan mundur dirinya karena melihat situasi penyusunan anggaran DKI saat ini.

"Seperti kita ketahui, situasi dan kondisi yang terjadi saat ini yang membutuhkan tentunya kinerja Bappeda yang lebih baik lagi, saya mengajukan permohonan untuk mengundurkan diri," ujar Mahendra.

Mahendra berharap kinerja Bappeda lebih baik lagi setelah dia mengundurkan diri.

"Harapan agar akselerasi Bappeda dapat lebih ditingkatkan di masa-masa yang akan datang," kata dia.

Sebelum mengundurkan diri, rancangan KUAPPAS tengah disorot karena adanya berbagai kejanggalan anggaran aneh. Bappeda merupakan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang menyatukan seluruh anggaran di Jakarta.

Berbagai kejanggalan itu seperti anggaran influencer Rp5 miliar, pembangunan jalur sepeda Rp73,7 miliar, pembelian lem Aibon Rp82,8 miliar, pembelian bolpoin Rp124 miliar, hingga pembelian komputer Rp121 miliar. (*)





Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
 Anggaran lem aibon yang dinilai tak masuk akal.Polemik Anggaran Tak Masuk Akal RAPBD DKI Berujung Mundurnya Para Kepala Dinas
Menteri Keuangan Sri MulyaniBegini Penjelasan Sri Mulyani soal Anggaran Pindah Ibu Kota ke Kaltim
Puan Maharani.Ajukan Anggaran 2020 Sebesar Rp 226 Miliar, Menko Puan Ingin Fasilitasi Kenaikan Gaji PNS
  Lem Aibon.Heboh DKI Gelontorkan Rp82 Miliar Lebih untuk Beli Lem Aibon
DPRD DKI Jakarta.Pin Emas DPRD DKI Rp1,3 Miliar, Pengamat: Pemborosan
 Menteri Dalam Negeri Tjahjo KumoloUntuk Tahun 2020, Kemendagri Minta Tambahan Anggaran Rp 1,9 Triliun ke Dewan

 
Berita Lainnya :
  • KBI Catat Pendapatan Rp81,4 Miliar Semester I 2020
  • Razia Protokol Kesehatan Depan STC, Warga Tak Gunakan Masker Kena Sanksi
  • Korsleting Listrik, Rumah Nelayan di Desa Alai Ludes Terbakar, Tersisa Baju di Badan
  • Mahasiswa STIT Al-Kifayah Riau Salurkan Bantuan Bibik Ikan Lele pada Masyarakat
  • Gubri Kembali Akan Evaluasi Pejabat Eselon II Pemprov Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Potret Lensa
    AFFCO Riau Lepas Finalis KBANNOVATION 2109
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved