www.halloriau.com
HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
Mahasiswa STIT Al-Kifayah Riau Salurkan Bantuan Bibik Ikan Lele pada Masyarakat
 
Ongkos Umrah dan Haji Naik Rp 2 Juta Akibat Arab Saudi Beri Tambahan Pajak
Jumat, 13 September 2019 - 07:04:00 WIB
Ilustrasi jemaah haji.
Ilustrasi jemaah haji.

JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi baru saja memberlakukan kebijakan pajak terhadap semua jamaah umrah dan haji. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap biaya umrah dan haji.

Ini dikeluhkan oleh Ketua Penyelenggara Haji dan Umrah (Himpuh) Baluki Ahmad yang mengatakan kebijakan tersebut kurang bijaksana. Menurutnya, pemerintah Saudi awalnya hanya mengenakan pajak progresif pada jamaah yang beribadah umrah lebih dari satu kali dalam kurun waktu 3 tahun.

Namun kini pemerintah Saudi juga mengubah sistem visa yang berdampak pada tarif tambahan yang dikenakan kepada jemaah. Untuk perubahan sistem tarif ini setiap anggota jemaah dikenakan 300 real dan belom komponen lainnya.

"Pengaruh cukup tinggi kasihan teman-teman penyelenggara dengan paket yang sudah ada dan ditentukan. Enggak pantas ini dilakukan oleh pemerintah Saudi object visa diberlakukan kalau mau menghimpun dana dari devisa juga cukup," kata Baluki Ahmad kepada dikutip CNNndonesia, Rabu (12/9/2019).

Dia menuturkan bahwa terkait dengan tambahan biaya tersebut, Kementerian Agama juga sudah mengomentari.

"Kemenag sudah mengomentari dan kita ketemu tim Saudi yang datang tapi tetap bilang negara lain juga visa-nya berbayar. Namun ini kan urusan ibadah kalau yang lain mereka holiday," papar nya.

Dia menuturkan bahwa pihaknya juga sudah membahas hal ini ke pemerintah dan seluruh penyelenggara di negara Asia. Keluhan ini diharapkan dapat didengarkan dan perhatian pemerinta Arab Saudi agar meniadakan kebijakan ini.

Menurutnya, ada penambahan yang cukup besar, yakni sekitar SAR 500 atau setara dengan Rp 1,8 juta. "Komponen visa akan mencapai minimal SAR 500 sudah termasuk di dalamnya subjek visa yang SAR 300 (Rp 1,1 juta). Jadi, jika dijumlah bisa mencapai Rp 2 jutaan atau lebih.

Terkait hal ini Baluki juga meminta seluruh jajaran untuk menyampaikan kebijakan baru ini kepada calon jamaah. Meski begitu, menurutnya tidak akan mengurangi jumlah jemaah yang ingin umrah dan berangkat haji.

Artikel asli berita ini dapat dilihat di CNBCIndonesia dengan judul artikel Arab Saudi Kenakan Pajak Baru, Ongkos Umroh Naik Rp 2 Jutaan. (*)




Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiMuncul Agama Baru di Solok, Tak Wajibkan Salat dan Naik Haji Cukup di Padang
Ilustrasi.Batal Berangkat, Perlengkapan Haji 2020 yang Diterima Bisa Disimpan
HajiHaji 2020 Bisa Diikuti Ekspatriat yang Bermukim di Arab Saudi
  Haji tahun ini dibatasi untuk beberapa kalangan saja.Arab Saudi Mulai Buka Pendaftaran Haji, 70% Diisi Ekspatriat
IlustrasiSepeda Akan Dikenai Pajak? Pegowes: Lucu, di Luar Negeri Malah Dibayar
IlustrasiJemaah Haji Batal Berangkat Diminta Hati-hati Penipuan Modus Pengembalian Biaya

 
Berita Lainnya :
  • Mahasiswa STIT Al-Kifayah Riau Salurkan Bantuan Bibik Ikan Lele pada Masyarakat
  • Gubri Kembali Akan Evaluasi Pejabat Eselon II Pemprov Riau
  • Gubri Sebut Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Riau Kebanyakan OTG
  • Marc Marquez Dipastikan Absen di MotoGP Australia
  • Riau Deteksi 88 Hotspot Hari Ini, Terbanyak di Inhil 20 Titik
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Potret Lensa
    AFFCO Riau Lepas Finalis KBANNOVATION 2109
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved