www.halloriau.com  
HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
KLHK Segel 52 Perusahaan Terkait Karhutla, 9 Berada di Riau
 
Kebakaran Lahan di Riau Makin Parah, DPR RI Minta Pemerintah Berantas Mafia Karhutla
Kamis, 12/09/2019 - 07:24:34 WIB
Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Riau.
Kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Riau.
TERKAIT:

JAKARTA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) semakin parah di Riau, bahkan telah mengganggu dan dikeluhkan negara tetangga Malaysia. 

Menyikapi hali ini, kalangan DPR mendesak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan instansi terkait untuk segera menyelesaikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Riau. Pemerintah juga diminta untuk menegakkan hukum secara tegas pada mafia Karhutla.

Anggota Komisi VII DPR Abdul Kadir Karding juga mendorong KLHK dan pihak-pihak terkait agar terus melakukan langkah-langkah untuk memadamkan atau memperkecil bahkan menyelesaikan kasus karhutla di Riau.

”Karena selain itu menjadi riskan bagi keberadaan ekosistem lingkungan, karhutla ini juga berbahaya bagi masyarakat dan tidak baik dari sisi (hubungan-red) terutama dengan negara tetangga seperti Malaysia,” tutur politikus PKB ini dikutip dari Sindonews.

Karena itu, Karding meminta segala upaya harus dilakukan untuk melakukan pemadaman. Di sisi lain, pemerintah juga harus melakukan penegakan hukum jika ternyata karhutla yang terjadi bukan semata-mata karena terik panas di musim kemarau, tapi karena adanya oknum yang memicu kebakaran.

”Harus ada penegakan hukum karena beberapa kasus (karhutla) yang lama kan enggak murni karena faktor alam saja. Jadi harus dilakukan secara komprehensif. Saya kira mafianya harus segera diberantas, diurai dan kita berharap pihak kepolisian melakukan identifikasi segera dan menyelesaikan mereka tanpa pandang bulu,” tuturnya.

Rencananya, Kamis 12 September 2019 besok, Komisi VII DPR juga akan melakukan rapat dengar pendapat dengan KLHK. Salah satu yang akan dibahas mengenai kasus karhutla yang terjadi di Riau.

Senada dengan Karding, Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari mengatakan, Pemerintah Indonesia harus segera mengatasi kebakaran dan kepulan asap yang telah menyebar hingga ke Malaysia.

”Kita harus terus berusaha untuk segera mengatasi kepulan asap ini. Enggak ada cara yang lain,” tuturnya.

Kharis masih meyakini kepulan asap yang menyebar hingga ke Malaysia tidak sampai mengganggu hubungan baik kedua negara yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Bahkan, sebagai bentuk hubungan baik itu, Malaysia telah menawarkan bantuan untuk ikut serta melakukan pemadaman kebakaran di Riau. ”Insya Allah enggak sampai mengganggu hubungan baik. Tapi intinya harus ada respons cepat. Jelas kalau ada tentangga yang terganghu karena asap dari negara kita maka kita harus segera diatasi, nggak ad acara lain. Mudah-mudahan enggak mengganggu,” kata politikus PKS ini. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • KLHK Segel 52 Perusahaan Terkait Karhutla, 9 Berada di Riau
  • Tak Ada Sumber Air, Relawan Rumah Zakat Harus Gali Parit Padamkan Lahan Terbakar
  • Hadiri Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional XXI, Bupati Bengkalis Imbau Posyantek Proaktif
  • Hutan Lindung Bukit Betabuh Terbakar, Dinas Kehutanan Provinsi Riau Terkesan Diam
  • Dompet Dhuafa Riau dan Komunitas Tangan di Atas Beri Layanan Kesehatan Gratis
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
    Potret Lensa
    Studi Jurnalistik to Vietnam PWI Riau
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved