www.halloriau.com
HalloIndonesia
BREAKING NEWS :
XL Axiata Gelar DigiRace 2020, Buktikan Kehandalan Jaringan Data di Pekanbaru
 
Peserta yang Terbebani Kenaikan Iuran, BPJS Sebut Lebih Baik Turun Kelas
Senin, 02/09/2019 - 21:27:57 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA - BPJS Kesehatan menyatakan peserta yang merasa terbebani jika iuran kepesertaan dinaikkan bisa memilih turun kelas. Untuk memilih penurunan kelas tersebut mereka tinggal mengajukan perubahan status kepesertaan ke BPJS Kesehatan.

"Kalau memang dia mau pindah kelas yang lebih rendah ya mengajukan surat saja, di mobile JKN juga ada," ujar Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari, Senin (2/9) dikutip dari CNNIndonesia. 

Namun, ia mengingatkan penurunan kelas juga bakal diikuti dengan pengurangan fasilitas yang diterima oleh peserta. Ia mengaku tak mempermasalahkan jika peserta memutuskan turun kelas lantaran keberatan dengan kenaikan iuran. 

Pilihan tersebut ada di tangan peserta. Ia menyatakan tidak diperlukan peraturan menteri kesehatan khusus guna mengatur penurunan kelas tersebut. Masalah penurunan kelas telah diatur dalam Undang-undang (UU) No. 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

"Kalau kelasnya tinggi biayanya jadi mahal, biaya kesehatannya juga lebih mahal. Memang seharusnya kalau social insurance (asuransi sosial) itu satu kelas. Jadi tidak masalah," katanya.

Untuk diketahui, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan pemerintah akan menaikkan iuran BPJS Kesehatan untuk kelas mandiri I dan II mulai awal tahun mendatang. Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo menuturkan besaran kenaikan sesuai dengan usulan Kementerian Keuangan sebesar 100 persen dari iuran semula. 

Dengan kepastian tersebut berarti, iuran kepesertaan BPJS Kesehatan untuk golongan mandiri I naik dari Rp80 ribu menjadi Rp160 ribu per orang per bulan dan kelas mandiri naik dari Rp51 ribu per bulan menjadi Rp110 ribu.

"Yang kelas I dan kelas II mulai 1 Januari 2020 jadi Rp160 ribu dan Rp110 ribu, sehingga kami bisa sosialisasi untuk masyarakat," kata Mardismo. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.Dalam Pembahasan, Iuran BPJS Kesehatan Kelas III Bakal Disubsidi
Ilustrasi.Buruh Minta Iuran BPJS Kesehatan Hanya Naik 25 Persen
BPJS Kesehatan..Pemerintah Naikkan Iuran BPJS Kesehatan, Solusi Mudah yang Membebani Rakyat
  BPJS.Layanan BPJS Kesehatan Lebih Dinikmati Orang Kaya Dibanding yang Miskin
Layanan BPJSADUH! Tak Bayar Iuran, Peserta BPJS Dipersulit Urus SIM, Paspor dan Ajukan Kredit
Demo buruh di Malang menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan. FOTO: OkezoneDikawal TNI dan Polri, Ratusan Buruh di Malang Demo Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

 
Berita Lainnya :
  • XL Axiata Gelar DigiRace 2020, Buktikan Kehandalan Jaringan Data di Pekanbaru
  • 188 WNI asal Kapal Dream World Berhasil Dievakuasi dan Mulai Diobservasi di Pulau Sebaru
  • Polres Inhu Amankan Seorang Tersangka Pengedar Narkoba
  • Musda Golkar Riau Digelar Besok, Masnur: Kita Siap, Tak Ada Masalah Lagi
  • Pertama Kali Manggung Setelah Ditinggal Ashraf, BCL Tak Kuasa Tahan Air Mata
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Potret Lensa
    AFFCO Riau Lepas Finalis KBANNOVATION 2109
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved